Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Achmad Fauzi

Kamis, 30 April 2026 | 13:23 WIB
Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat
Ilustrasi kereta api jarak jauh. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • PT KAI menyatakan seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh telah beroperasi normal tanpa pembatalan sejak Kamis, 30 April 2026.
  • Proses pemulihan layanan di berbagai wilayah masih berpotensi menyebabkan keterlambatan perjalanan kereta demi mengutamakan aspek keselamatan penumpang.
  • KAI telah mengamankan 85 barang penumpang di Stasiun Bekasi Timur dan meminta pemilik segera melakukan proses pengambilan.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengungkapkan seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) telah beroperasi normal tanpa adanya pembatalan. Proses pemulihan layanan terus berjalan.

Dalam masa penyesuaian operasional, perjalanan kereta api masih berpotensi mengalami sedikit keterlambatan.

KAI terus melakukan pengaturan operasional secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI terus memastikan layanan dapat kembali berjalan dengan baik sekaligus memenuhi hak pelanggan.

"Dalam proses pemulihan ini, kami memohon pengertian apabila perjalanan masih mengalami keterlambatan. KAI terus berupaya agar layanan kembali berjalan lancar dan hak pelanggan tetap terpenuhi," ujar Anne di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terpaksa melakukan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api akibat proses normalisasi selepas banjir di wilayah Pekalongan pada Senin (19/1/2026). (Foto dok. PT KAI)
Ilustrasi kereta api jarak jauh. (Foto dok. PT KAI)

Sejalan dengan proses penanganan di lapangan, KAI juga menyampaikan perkembangan penanganan barang bawaan pelanggan yang tertinggal.

Hingga 30 April 2026 pukul 08.30 WIB, tercatat sebanyak 85 barang ditemukan. Dari jumlah tersebut, 38 barang telah diserahkan kepada pemilik, sementara 47 lainnya masih dalam proses penyerahan.

Barang-barang yang ditemukan oleh petugas evakuasi di rangkaian Commuter Line No. 5568A telah diserahkan kepada petugas Passenger Service di Stasiun Bekasi Timur untuk didata dan diamankan.

KAI mengimbau kepada pengguna, keluarga, atau kerabat yang merasa kehilangan barang untuk datang langsung ke Stasiun Bekasi Timur dan menghubungi layanan Lost and Found guna proses pengambilan.

baca juga

KAI memastikan setiap tahapan pemulihan dilakukan secara hati-hati dan terukur agar perjalanan kereta api dapat berjalan dengan aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:35 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:12 WIB

Terkini

Diteken di Bandung, IndonesiaMalaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, IndonesiaMalaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:54 WIB

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:52 WIB

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Cara Menghentikan SMS Penawaran dan Spam Judi Online di HP, Ikuti Tips Ini

Cara Menghentikan SMS Penawaran dan Spam Judi Online di HP, Ikuti Tips Ini

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

×