Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:52 WIB
Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya
Ilustrasi dana pensiun [AI]

Suara.com - Banyak orang masih menunda untuk memikirkan dana pensiun karena merasa hal tersebut masih jauh dari kehidupan mereka saat ini. Padahal, semakin cepat direncanakan, semakin ringan beban yang harus dipersiapkan.

Ketika masa kerja berakhir, sumber penghasilan utama seperti gaji bulanan akan berhenti.

Di saat yang sama, kebutuhan hidup tetap berjalan bahkan sering kali meningkat karena faktor kesehatan dan biaya hidup yang terus naik dari tahun ke tahun.

Tanpa perencanaan yang matang, masa pensiun bisa menjadi periode yang penuh tekanan finansial.

Itulah mengapa penting untuk memahami berapa sebenarnya dana pensiun yang aman di Indonesia. Simak penjelasan berikut ini.

Cara Menghitung Dana Pensiun yang Ideal

Ilustrasi dana pensiun [freepik]
Ilustrasi dana pensiun [freepik]

Kenapa Dana Pensiun Sangat Penting?

Dalam kehidupan produktif, gaji biasanya menjadi andalan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, saat memasuki usia pensiun, kondisi ini berubah total.

Tidak hanya kehilangan pendapatan rutin, seseorang juga harus menghadapi tantangan inflasi.

Harga barang dan jasa yang terus meningkat membuat nilai uang semakin berkurang seiring waktu. Artinya, uang yang terasa cukup hari ini bisa jadi tidak lagi mencukupi 20- 30 tahun ke depan.

baca juga

Jika tidak dipersiapkan sejak dini, risiko yang muncul adalah harus tetap bekerja di usia lanjut atau bergantung pada keluarga.

Kondisi ini tentu tidak ideal bagi banyak orang yang ingin menikmati masa tua dengan tenang.

Cara Menghitung Dana Pensiun yang Ideal

Salah satu pendekatan sederhana yang sering digunakan dalam perencanaan keuangan adalah mengalokasikan sekitar 70% hingga 80% dari pengeluaran tahunan saat ini sebagai kebutuhan di masa pensiun.

Simulasi sederhana misalnya:

- Usia saat ini: 30 tahun
- Pengeluaran bulanan: Rp10 juta
- Rencana pensiun: usia 55 tahun
- Perkiraan masa hidup: hingga 75 tahun
Artinya, masa pensiun berlangsung sekitar 20 tahun.

Jika pengeluaran saat ini Rp10 juta per bulan, maka:
- Pengeluaran tahunan = Rp120 juta
- Kebutuhan pensiun (80%) = Rp96 juta per tahun

Selama 20 tahun masa pensiun:
- Rp96 juta x 20 tahun = Rp1,92 miliar

Namun angka ini belum memasukkan inflasi.

Dampak Inflasi: Kenapa Angka Bisa Berlipat Ganda?

Inflasi adalah faktor penting yang sering diabaikan dalam perencanaan pensiun. Dengan asumsi inflasi rata-rata sekitar 5% per tahun, biaya hidup bisa meningkat dua kali lipat dalam kurun waktu 14–15 tahun.

Jika dihitung lebih realistis, kebutuhan dana pensiun yang awalnya sekitar Rp1,9 miliar bisa meningkat menjadi sekitar Rp3–4 miliar agar tetap nyaman di masa tua.

Berapa Dana Pensiun yang Aman di Indonesia?

Ilustrasi dana pensiun [AI]
Ilustrasi dana pensiun [AI]

Tidak ada angka tunggal yang berlaku untuk semua orang. Namun, berdasarkan perhitungan biaya hidup di kota besar Indonesia, banyak perencana keuangan menyarankan:

- Rp2–3 miliar untuk gaya hidup sederhana
- Rp3–5 miliar untuk hidup nyaman dan stabil
- Di atas Rp5 miliar untuk gaya hidup fleksibel + dana kesehatan dan traveling

Angka tersebut bisa berbeda tergantung lokasi tinggal, gaya hidup, dan kondisi finansial masing-masing individu.

Kesalahan Umum dalam Perencanaan Dana Pensiun

Banyak orang gagal mencapai target dana pensiun karena beberapa kesalahan berikut:

- Menunda menabung hingga usia matang
- Menganggap anak sebagai “jaminan hari tua”
- Tidak memperhitungkan inflasi
- Tidak memiliki strategi investasi yang jelas
- Tidak disiplin dalam menabung

Kesalahan kecil di awal bisa berdampak besar di masa depan. Perencanaan pensiun bukan soal seberapa besar penghasilan, tetapi seberapa konsisten kamu mempersiapkannya.

Semakin cepat dimulai, semakin ringan beban yang harus ditanggung. Bahkan selisih waktu beberapa tahun saja bisa sangat berpengaruh terhadap hasil akhir dana yang terkumpul.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Gaji Double Digit? Ini 5 Jurusan Kuliah yang Bikin Perempuan Mandiri Finansial

Mau Gaji Double Digit? Ini 5 Jurusan Kuliah yang Bikin Perempuan Mandiri Finansial

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:10 WIB

QRIS wondr by BNI Bisa Dipakai di China, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah

QRIS wondr by BNI Bisa Dipakai di China, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:45 WIB

Problematika Finansial Generasi Muda dalam Kami Bukan Jongos Berdasi

Problematika Finansial Generasi Muda dalam Kami Bukan Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 12:00 WIB

Terkini

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×