Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Tips Atur Properti, Mulai dari Desain Interior Ruang Terkoneksi Elektrik

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:00 WIB
Tips Atur Properti, Mulai dari Desain Interior Ruang Terkoneksi Elektrik
Ilustrasi stop kontak Schneider Vivace E [Suara.com/Nhd]
  • Schneider Electric meluncurkan Vivace E untuk memenuhi kebutuhan estetika dan keamanan pada hunian serta ruang komersial modern.
  • Produk ini mengusung desain minimalis, ramping, dan frameless dengan berbagai pilihan warna untuk mendukung keselarasan visual interior ruang.
  • Vivace E telah memenuhi standar SNI dan sertifikasi IEC guna memitigasi risiko kelistrikan serta menjamin keselamatan pengguna properti.

Suara.com - Estetika kelistrikan kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai pelengkap teknis, melainkan telah menjadi elemen krusial yang menunjang nilai visual sebuah ruang bisnis sekaligus menjadi garda terdepan dalam sistem keamanan properti.

Dalam dunia arsitektur dan desain interior, detail kecil seperti perangkat kendali lampu dan titik daya listrik berfungsi untuk menjaga kesinambungan tema desain agar tetap bersih dan profesional.

Keselarasan visual ini memberikan impresi positif bagi operasional bisnis, sementara dari sisi fungsional, perangkat tersebut harus mampu memitigasi risiko kegagalan elektrikal yang dapat mengancam aset fisik maupun keselamatan pengguna.

Sebagai langkah untuk merespons kebutuhan pasar terhadap perangkat kelistrikan yang lebih terintegrasi, Schneider Electric menghadirkan Vivace E.

Peluncuran produk ini dilatarbelakangi oleh pergeseran cara masyarakat dalam mengelola ruang tinggal atau ruang kerja, di mana saat ini properti dipandang sebagai representasi gaya hidup, kebutuhan emosional, hingga nilai-nilai personal penghuninya.

Tren ini semakin kuat di Indonesia, di mana integrasi antara estetika material dan keamanan menjadi standar baru dalam meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.

Dari Minimalisme ke Fungsi

Konsep desain interior global saat ini sedang bergeser dari sekadar gaya "Less is More" menuju pendekatan "Less but Better".

Minimalisme tidak lagi diartikan sebagai penciptaan ruang kosong yang hambar, melainkan sebuah proses kurasi elemen ruang yang lebih mendalam.

Setiap komponen yang diletakkan dalam ruangan dituntut memiliki nilai fungsional, kualitas material yang tinggi, serta mampu memberikan kontribusi terhadap pengalaman emosional bagi pengguna ruang tersebut.

Pergeseran ini melahirkan tren warm minimalism, di mana hunian modern sering kali difungsikan secara multifungsi sebagai tempat bekerja sekaligus area pemulihan energi.

Dalam konteks ini, perangkat kelistrikan seperti sakelar harus mampu menyatu dengan dinding atau panel interior secara natural agar tidak merusak harmoni desain yang telah disusun.

Vivace e
Vivace e

Ariya Sradha, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta, menekankan pentingnya integrasi elemen teknis tersebut.

“Dalam merancang sebuah hunian, detail kecil seperti sakelar dan stopkontak memiliki peran besar dalam menjaga kesatuan visual ruang. Desain yang terlalu menonjol atau tidak selaras dapat mengganggu keseluruhan komposisi. Karena itu, pendekatan desain yang clean, slim, dan frameless menjadi pilihan utama karena memungkinkan elemen tersebut menyatu secara natural dengan berbagai konsep interior,” jelasnya.

Selain faktor keindahan, aspek perlindungan tetap menjadi prioritas yang tidak dapat dikompromi. Risiko korsleting listrik yang berpotensi memicu kebakaran serta ancaman sengatan listrik menjadi perhatian utama bagi pemilik properti saat ini. 

Kristo Immanuel, seorang sutradara film dan pemerhati gaya hidup, berbagi sudut pandang mengenai kebutuhan pemilik rumah modern.

“Bagi keluarga modern, rumah bukan hanya soal tampilan, tetapi juga rasa aman. Ketika kita tahu bahwa perangkat yang digunakan aman dan andal, itu memberikan rasa tenang dalam aktivitas sehari-hari di rumah,” tuturnya.

Seri Vivace E hadir dengan fitur safety shutter bisa jadi pilihan karena sudah memenuhi standar nasional SNI serta mengantongi sertifikasi dari International Electrotechnical Commission (IEC).

Produk ini juga dilengkapi dengan sistem grounding yang konsisten guna memberikan perlindungan maksimal saat penggunaan rutin. Dari sisi desain, Vivace E mengusung bentuk yang ramping (slim) dan panel tanpa bingkai (frameless). 

Implementasi perangkat kelistrikan berkualitas tinggi kini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembang properti yang ingin menawarkan standar hunian yang lebih tinggi.

Dengan kemudahan instalasi dan durabilitas material yang baik, produk ini dianggap relevan untuk mendukung efisiensi pembangunan proyek skala besar maupun renovasi mandiri. 

Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, menyampaikan bahwa tuntutan pasar di Indonesia saat ini mengarah pada solusi yang menyeluruh.

“Kami melihat kebutuhan hunian modern di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran akan kualitas, keamanan, dan estetika ruang. Konsumen tidak lagi memilih antara desain atau keamanan, mereka menginginkan keduanya dalam satu solusi yang seimbang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:55 WIB

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:01 WIB

Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti

Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti

Video | Senin, 27 April 2026 | 21:45 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:13 WIB

Terkini

Cara Daftar TKM Pemula 2026 di Bizhub Kemnaker, Lengkap dengan Syarat dan Alurnya

Cara Daftar TKM Pemula 2026 di Bizhub Kemnaker, Lengkap dengan Syarat dan Alurnya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:01 WIB

Bocoran Revisi Royalti Tambang: Emas, Tembaga, hingga Timah Kena Tarif Baru?

Bocoran Revisi Royalti Tambang: Emas, Tembaga, hingga Timah Kena Tarif Baru?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:56 WIB

Dirjen Anggaran Dicopot Gegara Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG? Ini Kata Purbaya

Dirjen Anggaran Dicopot Gegara Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG? Ini Kata Purbaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:47 WIB

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Pangan Kian Mencekik, Cabai dan Bawang Naik di Awal Pekan

Harga Pangan Kian Mencekik, Cabai dan Bawang Naik di Awal Pekan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:17 WIB

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB