Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB
Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa
Ilustrasi Kelapa. (Pixabay/nipananlifestyle)
baca 10 detik
  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong pengusaha muda melakukan hilirisasi industri kelapa guna meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.
  • Pemerintah menargetkan perluasan kawasan hilirisasi kelapa mencapai 154.000 hektare pada tahun 2026 demi memperkuat posisi di pasar global.
  • Program hilirisasi ini diproyeksikan mampu menyerap 1,6 juta tenaga kerja hingga tahun 2027 melalui transformasi produk olahan kelapa.

Suara.com - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mendorong kalangan pengusaha, terutama generasi muda, mengambil peran lebih besar dalam pengembangan industri kelapa nasional melalui penguatan hilirisasi. 

Hal ini dianggapnya perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tersebut di pasar global.

Menurutnya, Industri kelapa nasional memiliki peluang besar yang masih belum digarap secara optimal dari sisi pengolahan.

Amran mengatakan, Indonesia memiliki sumber daya kelapa melimpah yang dapat memberikan nilai ekonomi lebih tinggi apabila tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, melainkan diolah menjadi produk turunan bernilai tambah.

“Kelapa kita sangat melimpah dan nilainya bisa meningkat berkali-kali lipat jika diolah. Tapi industri pengolahannya masih terbatas. Ini peluang besar yang harus segera diambil,” ujar Amran kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).

Ia menjelaskan, Kementerian Pertanian saat ini mempercepat pengembangan hilirisasi kelapa secara nasional sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor perkebunan sekaligus memperluas basis industri dalam negeri.

Pada 2026, pemerintah menargetkan pengembangan kawasan hilirisasi kelapa mencapai 150.000 hingga 154.000 hektare, meningkat tajam dibandingkan realisasi sekitar 11.515 hektare pada 2025.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. [Bakom RI]
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. [Bakom RI]

Program tersebut masuk dalam agenda hilirisasi perkebunan nasional yang ditargetkan mampu menyerap hingga 1,6 juta tenaga kerja sampai 2027. 

Langkah ini sekaligus mendorong transformasi komoditas kelapa dari dominasi ekspor mentah menuju produk olahan.

baca juga

Amran menilai, keberanian mengambil langkah usaha menjadi faktor penting bagi pelaku bisnis yang ingin masuk ke sektor strategis tersebut.

“Kalau jadi pengusaha, jangan terlalu banyak berpikir tanpa aksi. Harus berani. Mulai saja dulu, bangun pabrik, kembangkan usaha. Peluang itu tidak datang dua kali,” ucapnya.

Selain keberanian, ia juga menekankan pentingnya pola pikir yang berorientasi pada solusi dan konsistensi dalam membangun usaha jangka panjang.

“Sukses itu ada di pikiran. Kalau kita fokus pada solusi dan terus bergerak, insya Allah berhasil,” katanya.

Amran menambahkan, karakter, integritas, serta kemampuan menjaga konsistensi menjadi fondasi utama agar pelaku usaha mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan industri global.

“Pengusaha harus punya mimpi besar, tidak cepat puas, dan tidak merasa paling hebat. Itu kunci agar tidak gagal,” tuturnya.

Di tengah meningkatnya kebutuhan dunia terhadap berbagai produk turunan kelapa, pemerintah melihat peluang Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama jika pembangunan sektor ini dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Kalau kita serius membangun dari hulu ke hilir, Indonesia bisa menjadi pemain utama dunia. Kita punya semua: lahan, iklim, dan sumber daya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:46 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:36 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Terkini

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:20 WIB

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 17:12 WIB

Penyelam TNI AL Temukan Kotak Hitam Heli Mi-17 yang Jatuh di Laut Kalteng

Penyelam TNI AL Temukan Kotak Hitam Heli Mi-17 yang Jatuh di Laut Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:07 WIB

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:00 WIB

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:52 WIB

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:45 WIB

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

×