Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?

M Nurhadi

Senin, 04 Mei 2026 | 08:16 WIB
Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?
Bahlil Lahadalia di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/4/2026). [Suara.com/Novian Ardiansyah]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas potensi penyesuaian harga BBM RON 92 bersama penyedia swasta pada Sabtu, 2 Mei 2026.
  • Kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti mekanisme fluktuasi pasar global sesuai regulasi Kementerian ESDM yang berlaku saat ini.
  • Kenaikan harga BBM RON 92 berpotensi memicu inflasi, peningkatan biaya logistik, serta pergeseran konsumsi masyarakat ke BBM bersubsidi.

Suara.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis RON 92. Peluang penyesuaian harga tersebut tengah menjadi pembahasan serius antara pemerintah dan para penyedia bahan bakar swasta pada Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, jika berdasarkan perhitungan teknis dan kondisi pasar saat ini RON 92 memerlukan penyesuaian harga, maka hal tersebut merupakan sebuah kewajaran dalam mekanisme bisnis energi nonsubsidi.

"Saya berkomunikasi terus dengan teman-teman swasta ya, dan saya pikir mereka juga mempunyai hati yang baik ya untuk melihat kondisi yang ada, tapi kalau pada akhirnya kemudian penyesuaiannya sudah bisa dilakukan, saya pikir nggak ada masalah," kata Bahlil pada Sabtu (2/5/2026).

Bahlil menjelaskan bahwa kebijakan harga BBM umum atau nonsubsidi telah diatur agar senantiasa mengikuti fluktuasi harga pasar global.

Hal ini merujuk pada regulasi yang diterbitkan oleh Kementerian ESDM pada beberapa tahun lalu yang memisahkan skema harga BBM subsidi dengan BBM komersial.

Sejauh ini, harga BBM RON 92 tercatat relatif stabil dan belum mengalami kenaikan sejak Maret 2026. Kondisi ini berbanding terbalik dengan jenis BBM nonsubsidi lainnya, terutama varian diesel, yang telah mengalami lonjakan harga cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Harga BBM Pertamina dan Swasta

Hingga saat ini, pantauan di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan harga yang mencolok antara jenis RON 92 dengan varian bahan bakar nonsubsidi lainnya. Di gerai SPBU VIVO, misalnya, produk Revvo 92 masih dibanderol di angka Rp12.390 per liter.

Padahal, bahan bakar jenis Diesel Primus di jaringan yang sama sudah melonjak drastis dari Rp14.610 per liter menjadi Rp30.890 per liter.

baca juga

Tren serupa terjadi di SPBU BP. Harga BP 92 masih bertahan di level Rp12.390 per liter dan varian Ultimate di angka Rp12.930 per liter.

Namun, untuk varian Ultimate Diesel, harganya sudah dipatok sama dengan harga diesel kompetitor yakni di level Rp30.890 per liter dari sebelumnya Rp25.560 per liter.

Di sisi lain, Pertamina sebagai operator pelat merah terpantau masih mempertahankan harga Pertamax di level Rp12.300 per liter.

Meski demikian, produk nonsubsidi Pertamina lainnya sudah lebih dulu "terbang". Pertamax Turbo kini berada di angka Rp19.400 per liter, Pertamax Green Rp12.800 per liter, serta lini produk Dexlite dan Pertamina Dex yang masing-masing mencapai Rp23.600 dan Rp23.900 per liter.

Dampak Ekonomi dan Efek Domino

Rencana kenaikan harga RON 92 ini memicu kekhawatiran terkait munculnya efek domino pada perekonomian masyarakat. Berdasarkan kajian dalam Jurnal JIKB, penyesuaian harga pada segmen bahan bakar ini berpotensi menekan daya beli masyarakat secara riil.

Meskipun target konsumen RON 92 mayoritas adalah kelas menengah ke atas, kenaikan ini diprediksi akan menyumbang angka inflasi melalui peningkatan biaya logistik dan operasional usaha.

Beberapa poin krusial yang patut diantisipasi akibat kenaikan harga ini antara lain:

  1. Lonjakan Biaya Distribusi: Sektor industri yang mengandalkan transportasi akan menghadapi pembengkakan biaya produksi, yang ujungnya berpotensi menaikkan harga barang kebutuhan pokok di pasar.
  2. Pergeseran Konsumsi: Ada risiko besar terjadinya migrasi konsumen dari BBM nonsubsidi (seperti Pertamax) ke BBM subsidi (Pertalite). Jika hal ini terjadi secara masif, beban kompensasi dan subsidi yang harus ditanggung negara justru akan semakin membengkak.
  3. Penurunan Daya Beli: Masyarakat kelas menengah akan cenderung mengerem konsumsi di sektor lain untuk menutupi kenaikan biaya transportasi harian.

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah biasanya menyiapkan bantalan sosial seperti BLT Plus guna melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak.

Namun, solusi tersebut hanya sementara. Stabilitas harga barang kebutuhan di pasar tetap menjadi kunci utama agar inflasi tidak bergerak liar pasca-penyesuaian harga energi ini dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Mei 2026: Ada yang Naik Diam-Diam, Ada yang Stabil

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Mei 2026: Ada yang Naik Diam-Diam, Ada yang Stabil

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:05 WIB

5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin

5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:21 WIB

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:52 WIB

Harga Solar Vivo Melonjak! Diesel Primus Kini Rp30.890 per Liter Mulai Mei 2026

Harga Solar Vivo Melonjak! Diesel Primus Kini Rp30.890 per Liter Mulai Mei 2026

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:33 WIB

Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg

Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:18 WIB

Terkini

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:55 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49 WIB

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia

Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok

Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi

Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×