Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?

M Nurhadi

Senin, 04 Mei 2026 | 08:16 WIB
Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?
Bahlil Lahadalia di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/4/2026). [Suara.com/Novian Ardiansyah]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas potensi penyesuaian harga BBM RON 92 bersama penyedia swasta pada Sabtu, 2 Mei 2026.
  • Kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti mekanisme fluktuasi pasar global sesuai regulasi Kementerian ESDM yang berlaku saat ini.
  • Kenaikan harga BBM RON 92 berpotensi memicu inflasi, peningkatan biaya logistik, serta pergeseran konsumsi masyarakat ke BBM bersubsidi.

Suara.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis RON 92. Peluang penyesuaian harga tersebut tengah menjadi pembahasan serius antara pemerintah dan para penyedia bahan bakar swasta pada Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, jika berdasarkan perhitungan teknis dan kondisi pasar saat ini RON 92 memerlukan penyesuaian harga, maka hal tersebut merupakan sebuah kewajaran dalam mekanisme bisnis energi nonsubsidi.

"Saya berkomunikasi terus dengan teman-teman swasta ya, dan saya pikir mereka juga mempunyai hati yang baik ya untuk melihat kondisi yang ada, tapi kalau pada akhirnya kemudian penyesuaiannya sudah bisa dilakukan, saya pikir nggak ada masalah," kata Bahlil pada Sabtu (2/5/2026).

Bahlil menjelaskan bahwa kebijakan harga BBM umum atau nonsubsidi telah diatur agar senantiasa mengikuti fluktuasi harga pasar global.

Hal ini merujuk pada regulasi yang diterbitkan oleh Kementerian ESDM pada beberapa tahun lalu yang memisahkan skema harga BBM subsidi dengan BBM komersial.

Sejauh ini, harga BBM RON 92 tercatat relatif stabil dan belum mengalami kenaikan sejak Maret 2026. Kondisi ini berbanding terbalik dengan jenis BBM nonsubsidi lainnya, terutama varian diesel, yang telah mengalami lonjakan harga cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Harga BBM Pertamina dan Swasta

Hingga saat ini, pantauan di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan harga yang mencolok antara jenis RON 92 dengan varian bahan bakar nonsubsidi lainnya. Di gerai SPBU VIVO, misalnya, produk Revvo 92 masih dibanderol di angka Rp12.390 per liter.

Padahal, bahan bakar jenis Diesel Primus di jaringan yang sama sudah melonjak drastis dari Rp14.610 per liter menjadi Rp30.890 per liter.

baca juga

Tren serupa terjadi di SPBU BP. Harga BP 92 masih bertahan di level Rp12.390 per liter dan varian Ultimate di angka Rp12.930 per liter.

Namun, untuk varian Ultimate Diesel, harganya sudah dipatok sama dengan harga diesel kompetitor yakni di level Rp30.890 per liter dari sebelumnya Rp25.560 per liter.

Di sisi lain, Pertamina sebagai operator pelat merah terpantau masih mempertahankan harga Pertamax di level Rp12.300 per liter.

Meski demikian, produk nonsubsidi Pertamina lainnya sudah lebih dulu "terbang". Pertamax Turbo kini berada di angka Rp19.400 per liter, Pertamax Green Rp12.800 per liter, serta lini produk Dexlite dan Pertamina Dex yang masing-masing mencapai Rp23.600 dan Rp23.900 per liter.

Dampak Ekonomi dan Efek Domino

Rencana kenaikan harga RON 92 ini memicu kekhawatiran terkait munculnya efek domino pada perekonomian masyarakat. Berdasarkan kajian dalam Jurnal JIKB, penyesuaian harga pada segmen bahan bakar ini berpotensi menekan daya beli masyarakat secara riil.

Meskipun target konsumen RON 92 mayoritas adalah kelas menengah ke atas, kenaikan ini diprediksi akan menyumbang angka inflasi melalui peningkatan biaya logistik dan operasional usaha.

Beberapa poin krusial yang patut diantisipasi akibat kenaikan harga ini antara lain:

  1. Lonjakan Biaya Distribusi: Sektor industri yang mengandalkan transportasi akan menghadapi pembengkakan biaya produksi, yang ujungnya berpotensi menaikkan harga barang kebutuhan pokok di pasar.
  2. Pergeseran Konsumsi: Ada risiko besar terjadinya migrasi konsumen dari BBM nonsubsidi (seperti Pertamax) ke BBM subsidi (Pertalite). Jika hal ini terjadi secara masif, beban kompensasi dan subsidi yang harus ditanggung negara justru akan semakin membengkak.
  3. Penurunan Daya Beli: Masyarakat kelas menengah akan cenderung mengerem konsumsi di sektor lain untuk menutupi kenaikan biaya transportasi harian.

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah biasanya menyiapkan bantalan sosial seperti BLT Plus guna melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak.

Namun, solusi tersebut hanya sementara. Stabilitas harga barang kebutuhan di pasar tetap menjadi kunci utama agar inflasi tidak bergerak liar pasca-penyesuaian harga energi ini dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Mei 2026: Ada yang Naik Diam-Diam, Ada yang Stabil

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Mei 2026: Ada yang Naik Diam-Diam, Ada yang Stabil

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:05 WIB

5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin

5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:21 WIB

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:52 WIB

Harga Solar Vivo Melonjak! Diesel Primus Kini Rp30.890 per Liter Mulai Mei 2026

Harga Solar Vivo Melonjak! Diesel Primus Kini Rp30.890 per Liter Mulai Mei 2026

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:33 WIB

Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg

Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:18 WIB

Terkini

Destiny Unchain Online Tayang 2027, Ikumi Hasegawa Isi Suara Karakter Crim

Destiny Unchain Online Tayang 2027, Ikumi Hasegawa Isi Suara Karakter Crim

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:50 WIB

Harga Minyak Sentuh US$118 per Barel, OPEC+ Sepakat Tahan Target Produksi Desember

Harga Minyak Sentuh US$118 per Barel, OPEC+ Sepakat Tahan Target Produksi Desember

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:49 WIB

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

×