Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris

Irwan Febri | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 06:30 WIB
Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris
Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, ketika ditemui di galerinya, Jl Potorono, Banguntapan, Bantul. (Suara.com/Irwan Febri)
  • Erna Suseno mendirikan UMKM batik tulis Ethnic Gendhis di Yogyakarta pada tahun 2018 menggunakan ruang tamu rumahnya.
  • Produk batik Ethnic Gendhis kini telah dipasarkan secara luas hingga menembus pasar internasional seperti Malaysia, Kanada, dan Inggris.
  • Bank BRI mendukung pengembangan usaha Ethnic Gendhis melalui program pendampingan, pelatihan, serta fasilitasi akses penjualan ke pasar lebih luas.

Suara.com - Tidak semua usaha langsung dimulai dari hal besar. Ada kalanya semua bermula dari ruang seadanya, seperti yang terjadi pada UMKM batik tulis asal Yogyakarta, yakni Ethnic Gendhis.

Ethnic Gendhis didirikan oleh Erna Suseno pada 2018. Alih-alih memiliki toko yang memadai, alumni Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini memulai usaha tersebut di ruang tamu rumahnya.

"Dulu saya memang di Kotagede, jadi saya hanya mengambil space ruang tamu saya. Ruang tamunya agak luas, agak lumayan, saya pakai untuk batik. Berjalan bagus dan orang-orang kota kalau ke tempat saya kan enggak jauh," kata Erna kepada Suara.com.

"Kalau buka di rumah itu, ada plus minusnya. Plusnya saya bisa 24 jam, misal malam ada yang minta difotoin saya masih bisa," imbuhnya.

Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, mengecek proses pembuatan batik tulis. (Dok. Pribadi)
Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, mengecek proses pembuatan batik tulis. (Dok. Pribadi)

"Tapi minusnya kalau ada tamu di luar batik, misal tamu suami saya. Saya sudah tidak punya ruang tamu lagi, terus tiba-tiba customer sudah di depan, saya bingung. Kemudian saya pindah ke sini dengan harapan, dipakai untuk kerja di sini," tuturnya menambahkan.

Kini, Ethnic Gendhis sudah memiliki galeri di Jl. Potorono No.18, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selain itu, dirinya juga bekerja sama dengan beberapa store, sehingga produknya bisa dipasarkan di Malioboro hingga Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Produk Sudah Go Internasional

Proses pembuatan batik tulis Ethnic Gendhis. (Dok. Pribadi)
Proses pembuatan batik tulis Ethnic Gendhis. (Dok. Pribadi)

Walau dimulai dengan langkah sederhana, Ethnic Gendhis akhirnya mampu memasarkan produknya hingga kosumen luar negeri. Ini berkat ketekunan, keinginan kuat untuk terus belajar, serta tak lelah menjalin relasi baru dari Erna selaku owner.

Ethnic Gendhis pun sudah mengirimkan berbagai produknya ke berbagai negara, seperti Malaysia, Kanada, hingga Inggris.

"Pertama kalinya, waktu masih produksi kain. Itu ke Malaysia. Dia hubungi lewat Instagram. Beberapa kali kirim," ujar Erna.

"Terakhir ini UK tapi kustom, seperti scraf, tapi motifnya tak kunci ya. Mereka kirim desain, saya buatkan. Terus sarung-sarung bantal batik, itu ke UK juga. Jadi sudah pernah ke Malaysia sama UK. Ke Kanada juga pernah, itu beberapa kali. Pernah dibawa ke Korea Selatan," imbuhnya.

BRI Menjadi Jembatan untuk Berkembang

Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, ketika mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2025. (Dok. BRI)
Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, ketika mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2025. (Dok. BRI)

Apa yang dicapai Erna Suseso tidak diraih dalam satu kedipan mata. Ada proses panjang yang dilalui. Salah satunya adalah ketika mengikuti program-program Bank BRI.

Wanita 55 tahun itu masih ingat betul program pertama yang dirinya ikuti, yakni Indonesia Mall. Acara itu membuat dirinya berkesempatan menjual produknya ke konsumen secara luas.

Erna benar-benar merasakan dampaknya karena mekanisme program yang praktis. Dirinya hanya mengirim produk ke BRI Cabang, kemudian akan diurus pihak BRI ke Jakarta hingga penjualan.

"Sebetulnya kalau boleh dibilang, BRI ini paling banyak memberikan saya kesempatan. Dulu ada namanya Indonesia Mall, di mana kami kirim barang lewat cabang-cabang" kata Erna.

"Misalnya Jogja, lalu barangnya lari ke Jakarta, lalu BRI yang menjualkan. Nanti kalau barangnya habis, lalu kami restock lagi dari Jogja. Itu sangat membantu sekali saat itu," imbuhnya.

Selain itu, dirinya terus mengikuti program lainnya, seperti pelatihan-pelatihan di Rumah BUMN BRI di Sagan, Yogyakarta hingga kegiatan BRILian Preneur.

"Saya bertemu Rumah BUMN, kebetulan yang mengelola BRI. Di situ saya belajar, saya dapat sertifikat pertaama untuk desainer dari situ. Sampai dua kali, basic dan kemudian advance," ungkap Erna.

"Kemudian ada BRILian Prenuer. Kalau sekarang namanya BRI Export ya. Kemarin ikut BRI Export itu, ini aku mau ikut lagi BRIncubator di rumah BUMN BRI. Saya lihat ada program yang cocok, saya masuk lagi," lanjut wanita yang meraih penghargaan UMKM Terbaik Level Up 2024 itu.

Terus Belajar meski Sudah Besar

Meski pencapaian Ethnic Gendhis sudah mengesankan Erna Suseso enggan cepat puas. Dirinya masih ingin terus belajar, apa yang perlu diperbaiki dan ditambah dari produknya sekarang.

Ia mengikuti beberapa pelatih. Selain berencana mengikuti BRIncubator 2026, dirinya saat ini sedang belajar bersama Dinas Perdagangan untuk mencari produk khas Ethnic Gendhis.

Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, di galerinya, Jl Potorono, Banguntapan, Bantul. (Suara.com/Irwan Febri Rialdi)
Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, di galerinya, Jl Potorono, Banguntapan, Bantul. (Suara.com/Irwan Febri)

"Saya ini kan masih belajar terus, saya ingin segera menemukan DNA saya. Ibarat rel saya terkadang masih suka belok-belok, ternyata itu tidak bisa. Kita harus punya DNA sendiri, supaya orang lihat tahu kalau Ethnic Gendhis," tegas Erna.

Harapannya, dengan terus belajar, Erna Suseso bisa membuat Ethnic Gendhis semakin mengepakkan sayapnya lebih luas.

Dari ruang tamu hingga menembus pasar internasional, perjalanan Ethnic Gendhis menjadi bukti bahwa usaha yang dimulai dengan ketulusan, konsistensi, dan kemauan belajar, tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Langkah kecil yang dijaga dengan tekun pada akhirnya mampu membawa mimpi melintasi batas dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Kudus Perkuat Ekosistem UMKM, Pastikan Debitur KUR Terlindungi Jaminan

BRI Kudus Perkuat Ekosistem UMKM, Pastikan Debitur KUR Terlindungi Jaminan

Bri | Kamis, 23 April 2026 | 21:21 WIB

Peringati Hari Bumi, Keraton Yogyakarta Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal

Peringati Hari Bumi, Keraton Yogyakarta Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 16:19 WIB

Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!

Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 20:45 WIB

Peluang Juara Persija Semakin Kecil, Mauricio Souza Beberkan Masalah Tim

Peluang Juara Persija Semakin Kecil, Mauricio Souza Beberkan Masalah Tim

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:28 WIB

PSIM Tahan Persija 1-1, c Sebut Hasil Sudah Maksimal di Tengah Tren Negatif

PSIM Tahan Persija 1-1, c Sebut Hasil Sudah Maksimal di Tengah Tren Negatif

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 14:16 WIB

Kocak! Momen Ibu-ibu Core, Tak Kenal Rizky Ridho dan Suruh Jadi Tukang Foto

Kocak! Momen Ibu-ibu Core, Tak Kenal Rizky Ridho dan Suruh Jadi Tukang Foto

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 13:56 WIB

Terkini

Rupiah Makin Anjlok Parah saat Mata Uang Asia Lain Menguat, Kenapa?

Rupiah Makin Anjlok Parah saat Mata Uang Asia Lain Menguat, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:26 WIB

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi Jelang Musim Tanam

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi Jelang Musim Tanam

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:21 WIB

Harga Barang Elektronik Naik Tajam, Penjualan Pedagang Turun 50 Persen

Harga Barang Elektronik Naik Tajam, Penjualan Pedagang Turun 50 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:19 WIB

Pelemahan Rupiah Bikin Emas Meroket, Harga Antam Hingga UBS Kompak Meroket!

Pelemahan Rupiah Bikin Emas Meroket, Harga Antam Hingga UBS Kompak Meroket!

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:17 WIB

Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen

Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg

Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:30 WIB

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43 WIB

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:40 WIB