Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 23 April 2026 | 08:34 WIB
Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman
Ilustrasi Bank Indonesia. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, memastikan nilai tukar Rupiah tetap stabil di bawah pengawasan ketat meskipun menghadapi tekanan global.
  • Bank Indonesia mengoptimalkan cadangan devisa sebesar 148,2 miliar dolar AS untuk melakukan intervensi serta menjaga stabilitas kurs nasional.
  • Strategi penguatan kebijakan moneter melalui instrumen SRBI diterapkan untuk menarik modal asing dan mendukung pertumbuhan ekonomi domestik tetap positif.

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar Rupiah saat ini masih berada dalam pantauan ketat meskipun tengah mengalami tekanan global.

Bank Indonesia terus berkomitmen melakukan berbagai langkah intervensi dan stabilisasi agar kurs Rupiah hari ini tetap terjaga serta mencerminkan fundamental ekonomi nasional di tengah
ketidakpastian pasar keuangan internasional.

Perry menjelaskan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia yang mencapai 148,2 miliar dolar AS menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar.

Menurutnya, jumlah cadangan devisa tersebut jauh lebih dari cukup untuk melakukan intervensi pasar dan memastikan ketahanan eksternal Indonesia terhadap dampak geopolitik yang sedang bergejolak.

"Kami terus melakukan stabilisasi nilai tukar Rupiah. Cadangan devisa kami sebesar 148,2 miliar dolar AS masih lebih dari cukup untuk memastikan stabilisasi ini," ujar Perry Warjiyo dalam paparan RDG secara virtual, Rabu (22/4/2026).

Selain mengandalkan cadangan devisa, BI juga memperkuat kebijakan moneter melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Dalam sebulan terakhir, BI telah meningkatkan struktur imbal hasil instrumen tersebut guna menarik aliran modal asing (portfolio inflow) kembali masuk ke pasar domestik, baik melalui SRBI maupun Surat Berharga Negara (SBN).

Perry menekankan bahwa secara teknis, posisi Rupiah saat ini sudah berada di bawah nilai wajarnya atau undervalued.

Ia meyakini bahwa ke depannya, nilai tukar akan cenderung bergerak stabil dan menguat didukung oleh kondisi
fundamental ekonomi yang sangat solid.

baca juga

"Secara fundamental, nilai tukar Rupiah kita akan stabil dan cenderung menguat. Hal ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inflasi yang tetap rendah, daya tarik investasi yang terjaga, serta komitmen penuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas," tambahnya.

Lebih lanjut, Perry meminta masyarakat dan pelaku pasar untuk tetap optimis. Pasalnya, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia, khususnya dalam koordinasi kebijakan moneter dan fiskal, terjalin sangat erat untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional dari guncangan eksternal.

Dengan penguatan sinergi tersebut, proyeksi ekonomi Indonesia tetap positif meskipun dihadapkan pada tantangan berat akibat kondisi geopolitik dunia.

Langkah strategis Bank Indonesia dalam mengoptimalkan instrumen moneter diharapkan mampu terus menarik minat investor asing dan memperkokoh posisi Rupiah sebagai mata uang yang resilien di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124

BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB

Mata Uang Negara Lain Menguat, Rupiah Amblas ke Rp17.124 per Dolar AS

Mata Uang Negara Lain Menguat, Rupiah Amblas ke Rp17.124 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:50 WIB

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:13 WIB

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:59 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×