Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Irwan Febri

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
Joglo Tea, Coffee, and Cacao Learning Center di Fakultas Pertanian UGM. (Suara.com/Irwan Febri)
baca 10 detik
  • PT Bank Rakyat Indonesia mendirikan pusat pembelajaran di Fakultas Pertanian UGM pada 27 September 2024 melalui program CSR.
  • Fasilitas berbentuk joglo tersebut menjadi wadah edukasi, penelitian, serta promosi produk perbankan bagi mahasiswa dan para dosen.
  • Kedua pihak berencana memperluas kolaborasi strategis melalui penyediaan beasiswa serta dukungan riset akademis di masa mendatang.

Suara.com - Di dalam Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), berdiri sebuah bangunan yang tampak berbeda dibanding sekitarnya. Bentuknya joglo, dengan halaman yang dipenuhi tumbuh-tumbuhan hijau yang meneduhkan.

Bangunan itu rupanya adalah Joglo Tea, Coffee, and Cocoa Learning Center, yang didirikan untuk mendukung pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat, terutama dalam mengembangkan komoditas kakao, teh, dan kopi.

Learning center atau pusat pembelajaran ini didirikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pada 27 September 2024, melalui program BRI Peduli TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) sebagai wujud CSR.

Subejo, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, menjelaskan bahwa keberadaan fasilitas ini telah berjalan selama dua tahun dan memberikan manfaat nyata bagi kampus.

Menurutnya, kehadiran pusat pembelajaran juga menjadi bentuk kerja sama yang saling menguntungkan antara kampus dan BRI.

Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Fakultas Pertanian UGM, Subejo, ketika ditemui di ruangannya. (Suara.com/Irwan Febri)
Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Fakultas Pertanian UGM, Subejo, ketika ditemui di ruangannya. (Suara.com/Irwan Febri)

"Kerja sama sudah dua tahun ini ya, kerja sama yang saling menguntungkan. BRI memfasilitasi UGM dalam bentuk CSR, menyediakan kayak learning center untuk kopi, kakau, dan teh," kata Subejo kepada Suara.com.

"Intinya untuk pusat pembelajaran bagi berbagai pihak, tempat bertemu mitra-muitra, kemudian data-data ada di situ. Harapannya bisa berdikusi dengan tamu, mengembangkan kerja sama, dan seterusnya," lanjutnya.

"Yang diperoleh BRI, mereka bisa memprosikan produk-produknya. Jadi, misalnya mereka bisa pasang tulisan-tulisan, secara berkala menampilkan produk ke para dosen, hingga diadakan semacam pertemuan produk mereka ditawarkan," tuturnya menambahkan.

"Ini ya saling menguntungnya ya, kami tidak cuma menerima barang, mereka tidak menerima apa-apa. Tentu tidak langsung ada feedback, dalam bentuk mereka promosi produk, sebagian dana kami taruh di BRI. Ini kan munculnya menguntungkan keduanya, termasuk edukasi perbaankan ke mahasiswa dan dosen," ujar dosen lulusan Universitas Tokyo itu.

baca juga

Selama dua tahun terakhir, pusat pembelajaran tersebut hampir tidak pernah sepi aktivitas. Berbagai kegiatan rutin digelar, mulai dari seminar, riset, hingga penyambutan tamu dari dalam maupun luar negeri.

Suasana rapat di Joglo Tea, Coffee, and Cacao Learning Center Fakultas Pertanian UGM. (Suara.com/Irwan Febri)
Suasana rapat di Joglo Tea, Coffee, and Cacao Learning Center Fakultas Pertanian UGM. (Suara.com/Irwan Febri)

"Bagi kami juga sangat bermanfaat karena terfasilitasi, setidaknya dengan bangunan itu," kata Subejo.

"Hampir setiap hari ada kegiatan, banyak tamu, banyak seminar-seminar, diskusi-diskusi, mitra-mitra asing datang. Itu sangat membantu bagi kami, dengan cara menyediakan fasilitas mendukung kegiatan kampus," lanjutnya.

Peluang Kerja Sama Lebih Luas

Subejo menilai, kerja sama antara BRI dan Fakultas Pertanian UGM masih memiliki peluang untuk dikembangkan lebih jauh, terutama dalam bidang beasiswa dan riset.

Dengan jaringan BRI yang menjangkau hingga ke desa-desa, peluang pemberian beasiswa bagi mahasiswa berlatar belakang keluarga petani dinilai sangat terbuka.

"Jadi harapannya bisa bekerja sama denhgan lebih luas lagi. Kalau infrastrkktur fisik kan sudah ada, mungkin dalam bentuk yang lain. Apakah dalam bentuk beasiswa misalnya, karena BRI punya konsen ke desa pertanian. Unitnya saja kan sampai ke desa-desa," ujar Subejo.

"Saya bayangkan kalau dikembangkan kerja sama untuk beasiswa. Misalnya para mahasiswa yang berasal dari desa atau orangtuanya petani, kemudian dibiayai BRI. Tentu dengan berbagai skema ya, apakah bantuan atau beasiswa," imbuhnya.

"Bahkan bisa saja mungkin lebih simpel, bantuan pengerjaan tugas akhir sepanjang topikya berhubungan dengan BRI. Misalnya analisis kredit, pertanian, dan lain-lain," tutur pria yang pernah menjadi dosen tamu di Universitas Tokyo tersebut.

Selain beasiswa, dukungan terhadap riset dosen juga dinilai potensial untuk dikembangkan, dengan topik yang disesuaikan dengan kebutuhan BRI.

"Termasuk riset-riset dosen, tapi topiknya harus kebutuhan BRI misalnya. Dosennya dapat riset dan dapat publikasi. BRI dapat informasi, kalau mau mengembangkan bisnis seperti apa," kata Subejo.

"Sekarang kan belum ada, baru fasilitas dipakai lalu memberi BRI kesempatan BRI promosi. Tapi yang seperti itu belum dan saya yakin kalau itu dilakukan akan bermanfaat bagi BRI," lanjutnya.

Dukungan BRI untuk Dunia Pendidikan

Momen Area Head BRI Yogyakarta, Lutfi Anggriawan, saat memberi pembekalan di FEB UGM. (Dok. UGM)
Momen Area Head BRI Yogyakarta, Lutfi Anggriawan, saat memberi pembekalan di FEB UGM. (Dok. UGM)

Pembangunan Joglo Tea, Coffee, and Cocoa Learning Center di Fakultas Pertanian UGM merupakan salah satu bentuk kepedulian BRI terhadap sektor pendidikan.

Area Head BRI Yogyakarta, Lutfi Anggriawan, berharap pusat pembelajaran itu terus memberi manfaat bagi mahasiswa di lingkungan Fakultas Pertanian UGM, terutama untuk riset dan ruang pembelajaran.

Learning center di Fakultas Pertanian UGM, diharapkan bisa menjadi ruang pembelajaran yang mana mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktek dan juga pemecahan masalah nyata di lapangan,” kata Lutfi.

“Fasilitas ini juga diharapkan mampu menjadi pusat riset yang menjawab kebutuhan sektor pertanian sesuai dengan jurusan fakultas tersebut,” lanjutnya.

“Kami juga mengharap learning center tersebut sebagai jembatan kolaborasi strategis antara kampus, petani, industri, dan pemerintahan,” imbuh alumni manajemen UGM tersebut.

BRI pun membuka peluang untuk memperluas kerja sama, seperti dukungan penelitian bagi para dosen atau peneliti di Fakultas Pertanian UGM. Skema produk khusus bisa diupayakan dengan syarat tertentu.

“BRI selalu mendukung kegiatan yang ada di kampus, dengan menyiapkan produk khusus pembiayaan penelitian bagi dosen yang payroll-nya BRI. Jadi, kami bisa membiayai per dosennya,” beber Lutfi.

Kolaborasi antara BRI dan Fakultas Pertanian UGM menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia industri dan pendidikan mampu menghadirkan manfaat nyata, tidak hanya dalam bentuk fasilitas, tetapi juga dalam membuka ruang pembelajaran, riset, dan peluang yang lebih luas bagi generasi muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit

Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 14:23 WIB

BRI Youth Champion League 2026 Digelar, Eks Pemain Timnas Indonesia Beri Apresiasi

BRI Youth Champion League 2026 Digelar, Eks Pemain Timnas Indonesia Beri Apresiasi

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 14:08 WIB

BRI Consumer Expo 2026 di Surabaya Hadir untuk Semua Kebutuhan Lifestyle Anda, Yuk Cek di Sini!

BRI Consumer Expo 2026 di Surabaya Hadir untuk Semua Kebutuhan Lifestyle Anda, Yuk Cek di Sini!

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 12:45 WIB

Program 'Desa Wisata' BRI, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal

Program 'Desa Wisata' BRI, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal

Bri | Minggu, 26 April 2026 | 12:13 WIB

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA

Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 09:13 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×