- BRI menyelenggarakan BRI Youth Champions League kategori U-14 di Yogyakarta pada 25-26 April 2026 untuk membina bakat muda.
- Pemenang kompetisi berkesempatan bertanding di Jakarta dan mendapatkan pelatihan dari pelatih FC Barcelona di Indonesia.
- Ajang ini sekaligus menjadi sarana akuisisi nasabah melalui program promosi kolaborasi BRI dengan klub sepak bola Barcelona.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini di Tanah Air. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penyelenggaraan BRI Youth Champion League yang berlangsung di Yogyakarta pada pada 25-26 April 2026.
Melalui BRI Region 11 Yogyakarta, ajang ini menghadirkan enam tim dari berbagai sekolah sepak bola (SSB) dan akademi, yakni SSB MAS, SSB HW UMY, Insan Prima Sleman, Gukiti FC, SSV IM Naturindo, serta Mataram Utama. Seluruh peserta bersaing dalam kategori usia U-14.
Daffa Sultansyah selaku Ketua Panitia BRI Youth Champion League menjelaskan bahwa kompetisi mini soccer usia muda ini dirancang sebagai wujud kepedulian BRI terhadap bakat-bakat muda di Indonesia.

"Acara ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap sepak bola di Indonesia, terutama untuk anak-anak U-14 ini. Acaranya sudah berlangsung dua hari, setiap region office juga mengadakan, termasuk Yogyakarta," kata Sultansyah kepada Suara.com, Minggu (26/4/2026).
"Nanti yang menang di sini, selisih gol terbanyak nanti ditandingkan ke Jakarta. Kemudian, empat tim yang menang berkesempatan dididik oleh pelatihnya Barcelona. Nanti Hansi Flick ke Indonesia," imbuhnya.
Seperti diketahui, BRI sedang menjalin kerja sama dengan Barcelona. Momen ini juga dimanfaatkan untuk menawarkan kepada nasabah atau calon nasabah untuk memenangkan tiket VIP menyaksikan pertandingan di Barcelona.
"Acara ini sekaligus untuk akuisisi nasabah baru. Saat ini BRI berkolaborasi dengan Barcelona. Itu bisa menangkan satu kursi VIP. Nasabah bisa daftar sekalian, top up 10 juta dapat poin untuk berkesempatan menang. Event ini untuk memeriahkan itu juga, karena kolaborasi dengan Barca," tuturnya menambahkan.
Diapresiasi Eks Pemain Timnas Indonesia
Entah kebetulan, ada eks pemain Timnas Indonesia era 2012, yakni Aditya Putra Dewa turut hadir dalam acara itu. Ia bahkan turut mendampingi SSV IM Naturindo di pinggir lapangan.
Eks pemain PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta ini menjelaskan bahwa dirinya tidak berstatus sebagai pelatih tim. Namun, turut membantu tim pelatih karena kebetulan dirinya kini sudah berlisensi A AFC dan anaknya juga ikut bermain di dalam tim itu.

"Sudah mulai pelan-pelan beralih ke pelatih. Sekarang di Malut United sudah menjadi asisten pelatih, karena sudah punya lisensi A," ujar Aditya.
"Kebetulan anak saya ada di sini, si Benzema. Selebihnya coach Akar, teman juga. Ya sudah sekalian ada waktu luang, kebetulan. Di IM ini ikut dampingi saja. Kadang kalau senggang saya juga bantu melatih di sini," imbuhnya.
Mantan pemain PSM Makassar ini juga turut mengapresiasi gelaran BRI Youth Champion League. Ia berharap acara ini bisa lebih sering diadakan karena bermanfaat bagi pemain muda untuk melihat progres latihan.
"Acara ini menurut saya bagus, untuk bagaimana memberi wadah untuk anak-anak. Karena anak-anak setiap progres latihan butuh tempat mereka untuk bagaimana melihat progres. Ini bagus untuk anak-anak," kata Aditya.
"Ini harus lebih sering, karena kita di Indonesia butuh seperti ini. Apalagi buat perkembangan adik-adik kami yang muda ini, mereka butuh tempat dan wadah yang nyaman," tuturnya menutup.