Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 11 Mei 2026 | 12:39 WIB
IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok
IHSG semakin terpuruk pada sesi I dengan turun 1 persen. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG melemah 1,14 persen ke level 6.890 pada perdagangan Senin, 11 Mei 2026 akibat tekanan sentimen global dan domestik.
  • Konflik Timur Tengah dan rencana kebijakan pajak pemerintah Indonesia memicu aksi jual serta kekhawatiran investor di pasar saham.
  • Keyakinan konsumen Indonesia yang tetap terjaga menjadi sentimen positif di tengah ketidakpastian ekonomi global dan rencana pertemuan AS-China.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona merah pada perdagangan Senin, 11 Mei 2026. IHSG turun sebesar 79 poin atau melemah 1,14 persen ke level 6.890 pada sesi I perdagangan hari ini.

Mengutip riset Pilarmas Investindo Sekuritas, IHSG pada hari ini tertekansentimen global terkait konflik Timur Tengah hingga aksi wait and see investor menjelang rebalancing MSCI Indonesia.

"Bursa regional Asia bergerak mixed setelah Presiden AS Trump menolak tanggapan Iran terhadap proposal perundingan perdamaian, sehingga meredupkan harapan akan berakhirnya konflik yang telah mendorong kenaikan biaya energi global," tulis Pilarmas dalam risetnya.

Pilarmas menjelaskan, penolakan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan berkepanjangan di jalur pelayaran Selat Hormuz. Kondisi itu memicu lonjakan harga minyak dunia sekaligus menekan selera risiko investor di kawasan Asia.

Pengunjung melintas layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
IHSG semakin terpuruk pada sesi I dengan turun 1 persen. [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu, pelaku pasar juga menaruh perhatian pada agenda pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung pada 14-15 Mei 2026 di Beijing, China.

Pasar berharap pertemuan kedua pemimpin negara tersebut dapat memberikan kepastian terhadap hubungan dagang AS-China sekaligus membantu meredakan konflik di Timur Tengah.

Dari dalam negeri, tekanan terhadap IHSG dipicu aksi jual investor yang cenderung bersikap hati-hati menjelang rebalancing MSCI Indonesia.

Selain itu, rencana pemerintah mengenakan windfall tax terhadap keuntungan sektor pertambangan nikel serta penerapan bea keluar komoditas nikel dan batu bara turut membebani sentimen pasar.

"Hal ini tentunya akan membebani pelaku usaha dan berdampak pada tekanan margin laba di tengah situasi fluktuatif harga global," lanjut Pilarmas.

Meski begitu, sentimen positif datang dari data keyakinan konsumen Indonesia yang tetap terjaga. Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berada di level 123,0 pada April 2026, sedikit meningkat dibanding Maret 2026 sebesar 122,9.

Data tersebut menunjukkan optimisme rumah tangga masih cukup kuat meskipun kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi global tetap membayangi.

Pilarmas Investindo Sekuritas juga merekomendasikan saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) dengan rating buy.

"BUY dengan support dan resistance 925 – 1.250," tulis Pilarmas.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan sesi I, sebanyak 22,83 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,43 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,68 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 242 saham bergerak naik, sedangkan 462 saham mengalami penurunan, dan 255 saham tidak mengalami pergerakan.

Pada sesi pertama perdagangan hari ini, saham-saham yang mencatat kenaikan terbesar antara lain LABS, MEDS, IKPM, DPUM, dan FIRE.

Sementara saham dengan pelemahan terdalam ditempati oleh NIKL, ASPR, SHIP, MGNA, dan HRME.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:17 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:41 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB