Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Dicky Prastya

Senin, 18 Mei 2026 | 12:55 WIB
Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026). [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pelemahan Rupiah ke Rp17.660 per Dolar AS dipicu sentimen negatif krisis 1998.
  • Pemerintah akan memperkuat nilai tukar Rupiah dengan melakukan intervensi signifikan pada pasar obligasi mulai Senin, 18 Mei 2026.
  • Menkeu menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih tumbuh positif sehingga berbeda dengan situasi krisis tahun 1997-1998.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau nilai tukar Rupiah yang kini melemah ke Rp 17.660 per 1 Dolar AS karena banyaknya sentimen negatif, salah satunya 1998.

Mulanya Menkeu Purbaya mengaku tak masalah jika nilai tukar Rupiah lemah saat ini. Ia menjamin Pemerintah bakal memperbaiki, terlebih fondasi ekonomi RI sedang membaik.

"Enggak apa-apa nanti kita perbaiki. Kan fondasi ekonominya kan bagus. Itu masalah sentimen jangka pendek," katanya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Senin (18/5/2026).

Untuk saat ini Bendahara Negara akan fokus menjaga fondasi ekonomi dengan memastikan pertumbuhan tidak terganggu. Pemerintah juga bakal kembali masuk ke pasar obligasi mulai hari ini.

"Minggu lalu sudah masuk tapi hanya sedikit. Mulai hari ini akan kita masuk dengan lebih signifikan lagi sehingga pasar obligasinya terkendali," lanjutnya.

Ilustrasi uang rupiah (pexels/Defrino Maasy)
Ilustrasi uang rupiah (pexels/Defrino Maasy)

Purbaya menilai kalau kebijakan itu membuat investor asing tak lagi takut capital loss (kerugian dari nilai beli) akibat harga obligasi turun. Menurutnya, itu bisa membantu memperkuat nilai tukar Rupiah.

Lebih lanjut Purbaya menyebut kalau Rupiah lemah karena adanya sentimen kalau ekonomi Indonesia mirip seperti 1997-1998. Ia menegaskan kalau saat itu memang banyak kebijakan yang salah, termasuk stabilisasi sosial dan politik.

Sedangkan di saat ini, Purbaya menilai kalau kondisi ekonomi sedang tumbuh, bukan resesi. Walhasil Pemerintah diklaimnya bisa memperbaiki kondisi tersebut.

"Oh ini kan banyak sentimen, kalau rupiah melemah seolah-olah kita akan bergerak seperti 97-98 lagi. Beda, 97-98 itu kebijakannya salah dan instability sosial politik terjadi setelah setahun kita resesi. 97 pertengahan itu kita sudah resesi. Kita kan sekarang belum resesi, ekonomi masih tumbuh kencang. Jadi masih ada ruang untuk memperbaiki semuanya," jelas Purbaya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:22 WIB

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:14 WIB

Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah

Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:31 WIB

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Ekonomi Lesu Darah! Warga RI Makin Sering Gadai Barang, Transaksinya Rp160 T

Ekonomi Lesu Darah! Warga RI Makin Sering Gadai Barang, Transaksinya Rp160 T

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Kekayaan Tembus Rp5,8 M, Komjen Suyudi Ario Seto Punya Mini Cooper dari Hibah Tanpa Akta

Kekayaan Tembus Rp5,8 M, Komjen Suyudi Ario Seto Punya Mini Cooper dari Hibah Tanpa Akta

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan

Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Rilis Akhir Oktober, Apa yang Ditawarkan Monster Hunter Outlanders?

Rilis Akhir Oktober, Apa yang Ditawarkan Monster Hunter Outlanders?

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Harta Kekayaan Calon Kapolri Suyudi Ario Seto, Capai Rp5,8 Miliar

Harta Kekayaan Calon Kapolri Suyudi Ario Seto, Capai Rp5,8 Miliar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:43 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir

WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:41 WIB

BAIC Tebar Diskon Hingga Rp 91 Juta dan Bonus Mobil Listrik di GIIAS Semarang 2026

BAIC Tebar Diskon Hingga Rp 91 Juta dan Bonus Mobil Listrik di GIIAS Semarang 2026

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Weton Apa yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Weton Apa yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Limit Kartu Kredit Kembali, DANA Pulihkan Dana Pengguna yang Terdampak Transaksi Tak Dikenal

Limit Kartu Kredit Kembali, DANA Pulihkan Dana Pengguna yang Terdampak Transaksi Tak Dikenal

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:40 WIB

[LIVE] Komjen Suyudi Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri di Komisi III DPR RI

[LIVE] Komjen Suyudi Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri di Komisi III DPR RI

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:35 WIB

×