Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!

Yazir F, Tiara Rosana

Senin, 18 Mei 2026 | 15:15 WIB
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
Chef Arnold naikkan harga daging di restorannya (instagram arnold poernomo)
baca 10 detik
  • Chef Arnold dihujat warganet setelah mengeluh terpaksa menaikkan harga menu restoran akibat pelemahan rupiah yang melambungkan biaya impor daging sapi.
  • Warganet ramai-ramai menyindir dan mengungkit jejak digital Chef Arnold sebagai pendukung vokal pasangan pemenang Pemilu 2024 (Prabowo-Gibran) saat mendapati dirinya mengeluhkan kondisi ekonomi.
  • Chef Arnold menegaskan keluhannya murni soal dampak ekonomi riil terhadap pelaku usaha, bukan berniat memicu perdebatan politik.

Suara.com - Chef Arnold Poernomo kembali menjadi sasaran amukan warganet di media sosial. Kali ini, juri ajang pencarian bakat memasak tersebut dihujat setelah curhat mengenai kenaikan harga bahan baku daging yang berdampak pada operasional restorannya.

Dalam unggahan di platform Threads, pria 36 tahun itu menyampaikan permohonan maaf karena harus menaikkan harga menu di restorannya.

Dia berdalih bahwa langkah tersebut terpaksa diambil lantaran pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang membuat biaya impor bahan baku melambung tinggi.

"Mohon maaf saya harus menaikkan harga daging di resto saya. Ini bukan kami overpriced atau mau morotin customer. Karena dolar naik dan karena daging untuk restaurant semuanya impor," tulis Chef Arnold dalam unggahannya pada Minggu, 17 Mei 2026.

Dia pun menjelaskan alasannya tidak menggunakan sapi lokal. Menurutnya, kualitas marbling pada sapi lokal kurang memenuhi standar operasional restoran kelas atas miliknya, dan sapi yang dikembangbiakkan di Indonesia pun mayoritas merupakan bibit impor.

Namun, penjelasan tersebut justru menjadi bumerang. Alih-alih mendapatkan simpati, warganet justru menyoroti jejak digital sang koki.

Mereka mengungkit afiliasi politik sang koki yang merupakan pendukung vokal pasangan presiden dan wakil presiden terpilih pada Pemilu 2024, yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Banyak yang menilai Chef Arnold seharusnya tidak perlu mengeluh jika memang mendukung kebijakan pemerintah saat ini.

"02 voters kok NGELUH," tulis akun @bun*** yang memicu ribuan respon serupa.

baca juga

"Sahabatnya sama wakil presiden, giliran rupiah anjlok karena kinerja pilihan lo, ngadunya ke warganet. Kritik dong orang-orang pilihan lo. Postingan cemen," kata akun @anw***.

"Sobat lu Gibran mana, Chef? Suruh omonginlah. Berguna dikit gitu jadi wapres," ujar akun @ich***.

Sentimen warganet semakin tajam saat mereka mengaitkan kondisi ekonomi yang dikeluhkan sang koki dengan realitas yang dirasakan rakyat kecil.

"Restonya enggak di desa kan? Pantas warga di desa mah enggak kerasa katanya," sindir akun @mic***

Di sisi lain, warganet juga menagih konsistensi Chef Arnold terkait perhitungan food cost.

"Lah MBG (Makan Bergizi Gratis) aja pakai sapi bisa Rp13 ribu biayanya. Kok ini malah naikin? Kan kemarin yang bantu menghitung toh, Chef?" sentil akun @kue***.

Menanggapi berbagai serangan yang mengaitkan bisnisnya dengan ranah politik, Chef Arnold menegaskan bahwa keluhannya murni soal dampak ekonomi yang dia rasakan sebagai pelaku usaha, bukan untuk memicu perdebatan politik.

"Enggak! Saya menyindir dolar dan efeknya ke semua kalangan. Persetan dibilang buzzer kampret atau apa pun. Masih satu negara, urip matek (hidup mati) ya negaranya sama," tegasnya.

Chef Arnold Poernomo diminta jadi Tim BGN. (Instagram/@arnoldpo)
Chef Arnold Poernomo diminta jadi Tim BGN. (Instagram/@arnoldpo)

Sebagaimana diketahui, Chef Arnold memang dikenal aktif di media sosial dan tidak jarang terlibat dalam perdebatan terbuka dengan pengikutnya.

Sebelumnya, dia kerap memberikan edukasi soal perhitungan harga makanan food cost, namun kali ini dia justru terjebak dalam arus kritik tajam dari publik yang menilai dirinya kurang peka dengan situasi ekonomi masyarakat yang lebih luas.

Hingga saat ini, unggahan tersebut masih terus dibanjiri komentar.

Sebagian warganet menganggap sang koki baru merasakan dampak ekonomi yang sebenarnya setelah bisnisnya terkena imbas langsung, sementara yang lain terus menagih janji perubahan yang pernah disuarakan oleh figur-figur publik yang mendukung pasangan calon tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Balik Rp18.000, Warga Mulai Ramai-Ramai Jual Dolar

Rupiah Balik Rp18.000, Warga Mulai Ramai-Ramai Jual Dolar

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:41 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Rupiah Makin Tertekan, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:14 WIB

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:10 WIB

Chef Arnold Pilih Mundur sebagai Juknis MBG: Programnya Sangat Rumit

Chef Arnold Pilih Mundur sebagai Juknis MBG: Programnya Sangat Rumit

Entertainment | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:57 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×