Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Dasco Mendadak ke Gedung BEI saat IHSG Merah Membara, Ucapannya Diharap Injeksi Sinyal Positif

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2026 | 11:55 WIB
Dasco Mendadak ke Gedung BEI saat IHSG Merah Membara, Ucapannya Diharap Injeksi Sinyal Positif
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad secara mendadak mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/5/2026).
  • Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengunjungi gedung Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 19 Mei 2026.
  • Kunjungan dilakukan saat IHSG melemah ke level 6.576 di tengah tren penurunan pasar modal global.
  • Pemerintah memantau kondisi pasar untuk memberikan sinyal stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan sentimen internasional.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad secara mendadak mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG yang terus menunjukkan tren pelemahan dalam beberapa hari terakhir, Selasa (19/5/2026).

Dasco didampingi CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria.

Selain itu, hadir pula Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi yang memang diketahui telah berkantor di area BEI.

Kehadiran para "petinggi" ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, tepat saat layar perdagangan di main hall BEI didominasi oleh warna merah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada direksi bursa maupun OJK yang sudah bekerja keras, susah payah berusaha menghadapi situasi saat ini. Tentu, kondisi sekarang ini disebabkan pasar global serta dinamika di dalam negeri," kata Dasco.

Dasco mengatakan, dirinya sempat banyak berdiskusi dalam sidak kali ini, terutama tentang strategi meyakinkan investor global yang akan masuk ke bursa maupunj yang sudah eksis.

Tak hanya investor asing, Dasco juga berdiskusi tentang pertumbuhan investor ritel domesik yang memang terus meningkat.

Dasco menjelaskan, BEI telah mereformasi beragam regulasi terkait kenyamanan serta meyakinkan investor lokal agar tetap berada di pasar modal Tanah Air.

"Kami juga mendapat paparan dari direktur BEI soal penyempurnaan regulasi-regulasi. Ini penting untuk meyakinkan serta membuat investor lokal nyaman," kata Dasco.

Menurutnya, investor domestik perlu dibuat nyaman karena hal itu penting bagi penguatan pasal modal ke depan.

IHSG Tertekan di Bawah Level 6.600

Kondisi pasar saat kunjungan Dasco berlangsung memang sedang tidak dalam performa terbaiknya.

IHSG terpantau bergerak cenderung melemah, melanjutkan koreksi tajam yang terjadi pada hari sebelumnya.

Berdasarkan data perdagangan pada pukul 09.25 WIB, IHSG sempat merosot 0,35 persen ke level 6.576,07.

Dalam dinamika tersebut, tercatat 261 saham bergerak menguat, sementara 197 saham melemah, dan 501 saham lainnya stagnan.

Pelemahan pada hari Selasa ini merupakan kelanjutan dari hantaman keras yang terjadi pada Senin (18/5/2026).

Saat itu, indeks terkoreksi sangat dalam, yakni sebesar 1,85 persen atau kehilangan 124,07 poin hingga terlempar ke level 6.599,24.

Data RTI Business mencatat, sebanyak 616 saham parkir di zona merah pada penutupan Senin, dengan nilai transaksi mencapai Rp20,70 triliun dan kapitalisasi pasar yang menyusut ke angka Rp11.562,86 triliun.

Kondisi ini menempatkan IHSG pada posisi yang cukup rentan jika dibandingkan dengan bursa regional.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama, Singapore Straits Times Index (STI) justru mampu mencatat penguatan tipis 0,15 persen ke level 4.996,75.

Sementara itu, bursa China (SSE Composite) dan Jepang (Nikkei 225) masing-masing mencatatkan penurunan sebesar 0,09 persen dan 0,97 persen.

Analisis Bursa: Akumulasi Sentimen Global

Menanggapi fluktuasi yang terjadi, Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, memberikan penjelasan mengenai faktor-faktor yang menekan pasar domestik.

Menurutnya, penurunan tajam ini merupakan dampak dari akumulasi berbagai sentimen global yang terjadi saat bursa Indonesia sedang libur.

“Bila diakumulasikan koreksi dua hari terakhir pada pasar global Asia, yakni sewaktu kita libur, ditambah ada sedikit koreksi hari ini, memang sama dengan penurunan yang terjadi saat ini. Karenanya, masih inline dalam tren pasar global," kata dia.

Jeffrey juga menepis kekhawatiran berlebihan dari para investor ritel, yang menyamakan kondisi saat ini dengan era pandemi.

Ia menegaskan, struktur pasar modal Indonesia saat ini telah jauh lebih mapan dan kuat. Hal ini dibuktikan dengan basis investor domestik yang telah mencapai angka 27 juta investor.

Meski ada tantangan dari sisi fluktuasi harga komoditas, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, hingga tekanan nilai tukar rupiah, Jeffrey memastikan otoritas bursa menjaga integritas perdagangan agar tetap berjalan sesuai koridor regulasi.

“Kami tak pernah memprediksi angka indeks, tapi bisa dipastikan semua transaksi perdagangan berjalan teratur, efisien, serta wajar. Lalu, kami serahkan ke mekanisme pasar," kata Jeffrey.

Investor Diminta Tetap Tenang

Volatilitas yang tinggi di pasar saham seringkali memicu kepanikan (panic selling), terutama bagi investor pemula.

Jeffrey Hendrik menekankan, pentingnya menjaga rasionalitas dalam mengambil keputusan investasi.

Fokus pada fundamental perusahaan tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi badai di pasar saham.

Pernyataan ini menjadi relevan mengingat pada pekan perdagangan 11—13 Mei 2026, IHSG sempat mencatatkan performa terburuk di kawasan Asia Tenggara dan Asia Pasifik dengan koreksi sebesar 3,53% ke level 6.723,32.

Padahal, pada periode yang sama, bursa seperti Korea Selatan (KOSPI) mampu melonjak 4,61%, dan Thailand SET Index tumbuh 1,13%.

Kehadiran Sufmi Dasco, Rosan Roeslani, dan Dony Oskaria di BEI hari ini pun diharapkan dapat memberikan sinyal positif bagi pelaku pasar, bahwa pemerintah dan otoritas terkait terus memantau stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan pasar global yang dinamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing

BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:24 WIB

IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok

IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:53 WIB

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:18 WIB

Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini

Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:09 WIB

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:43 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Terkini

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:08 WIB

Pegang Kontrak Hingga 2040, MedcoEnergi Perpanjang Operasional di Oman

Pegang Kontrak Hingga 2040, MedcoEnergi Perpanjang Operasional di Oman

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:41 WIB

realme P4 Series Resmi Diumumkan, Bawa Baterai 10.000mAh dan AI Gaming Canggih

realme P4 Series Resmi Diumumkan, Bawa Baterai 10.000mAh dan AI Gaming Canggih

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:31 WIB

BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing

BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:24 WIB

Prabowo Mau Mobil Transparan Buat Sapa Rakyat, Purbaya Klaim Anggaran Ada

Prabowo Mau Mobil Transparan Buat Sapa Rakyat, Purbaya Klaim Anggaran Ada

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:12 WIB

Kolaborasi Industri dan Gerakan Kreatif Hasilkan Karya Seni Edukatif

Kolaborasi Industri dan Gerakan Kreatif Hasilkan Karya Seni Edukatif

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:08 WIB

Dilema Pertahanan Harga BBM : Rupiah Melemah dan Minyak Anteng di Atas 100 Dolar AS per Barel

Dilema Pertahanan Harga BBM : Rupiah Melemah dan Minyak Anteng di Atas 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:57 WIB

Mengapa Biaya Logistik di Indonesia Mahal? Ternyata Ini Akar Masalahnya

Mengapa Biaya Logistik di Indonesia Mahal? Ternyata Ini Akar Masalahnya

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:48 WIB