Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Liberty Jemadu

Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB
Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos
IHSG anjlok 3,46 persen pada Selasa (19/5/2026) akibat rumor pembentukan badan ekspor komoditas. Investor khawatir rencana itu akan tekan marjin laba perusahaan. [Antara]
baca 10 detik
  • IHSG anjlok 3,46 persen di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (19/5/2026) akibat rumor pembentukan badan ekspor komoditas.
  • Investor khawatir rencana pemerintah mengendalikan ekspor komoditas strategis akan menekan marjin laba perusahaan secara signifikan.
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengumumkan kebijakan tersebut saat pidato di DPR pada Rabu (20/5/2026) di Jakarta.

Suara.com - Rumor pembentukan badan ekspor komoditas strategis oleh pemerintah membuat Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok pada Selasa sore (19/5/2026).

IHSG ditutup melemah 228,56 poin atau 3,46 persen ke posisi 6.370,68. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 16,27 poin atau 2,50 persen ke posisi 634,82.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas atau semua sektor melemah. Sektor barang baku turun paling dalam, minus 7,54 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing turun sebesar 6,89 persen dan 6,60 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DSNG, ELPI, TAPG, ICON dan DFAM. Sementara yang menikmati menguat terbesar yaitu LCKM, RELI, ASPR, UDNG, dan CINT.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.804.569 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 46,07 miliar lembar saham senilai Rp25,80 triliun. Sebanyak 112 saham naik 612 saham menurun, dan 94 tidak bergerak nilainya.

"IHSG melemah akibat tekanan jual setelah beredarnya rumor bahwa pemerintah berencana untuk mengatur ekspor komoditas melalui satu badan khusus bentukan negara," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim dalam kajiannya.

Adapun, sejumlah komoditas strategis yang dirumorkan akan diatur melalui badan khusus tersebut, diantaranya batu bara, Crude Palm Oil (CPO) hingga mineral logam.

"Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran investor bahwa akan ada potensi pengendalian harga jual yang dapat berdampak pada penurunan marjin laba perusahaan," ujar Ratna.

Ratna menjelaskan, rumor ini juga dikaitkan dengan rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR, yang akan menyampaikan pidato tentang Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 pada Rabu (20/5).

baca juga

Rencana ini akan menjadi pertama kalinya kepala negara langsung menyampaikan dokumen KEM-PPKF di hadapan DPR, yang biasanya disampaikan oleh Menteri Keuangan.

Badan ekspor?

Sebelumnya diwartakan pemerintah berencana membentuk badan ekspor. Sejumlah anggota kabinet mengakui rencana itu akan diungkapkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang ditemui di Jakarta, Selasa (19/5/2026) mengatakan Presiden Prabowo yang akan mengumumkan pembentukan badan khusus tersebut.

"Wah saya enggak tahu, nanti presiden ngomongin itu," kata Purbaya.

Sementara CEO Danantara, Rosan Roeslani dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia yang ditemui usai menghadiri rapat di Kementerian ESDM, hanya berkomentar singkat soal badan ekspor.

"Ya, sudah tunggu besok. Entar ada penjelasan besok semua," kata Rosan di Kementerian ESDM.

Serupa dengan Rosan, Bahlil juga enggan berkomentar lebih jauh terkait isu pembentukan badan tersebut.

"Tunggu saja, ya," kata Bahlil.

Pemerintah dirumorkan akan membentuk badan ekspor yang khusus mengelola ekspor komoditas Indonesia. Rumor itu memantik kekhawatiran akan adanya monopoli dan memicu ambruknya Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dua hari terakhir.

Dalam rumor itu disebut badan ekspor komoditas akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Rabu (20/2/2026) besok. Badan itu akan memegang kendali atas ekspor komoditas strategis Indonesia seperti batu bara, minyak kelapa sawit hingga barang tambang.

Nantinya seluruh perusahaan terkait di Indonesia harus menjual produk mereka ke badan ekspor. Belum ditentukan apakah badan ekspor tersebut akan berada di bawah Danantara atau tidak.

Dalam rumor tersebut diterangkan bahwa pembentukan badan ekspor berkaitan dengan upaya pemerintah menekan praktik under invoicing dalam aktivitas ekspor nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%

Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:02 WIB

BBRI Sedang Diskon! Begini Kata Analis Soal Potensi Sahamnya

BBRI Sedang Diskon! Begini Kata Analis Soal Potensi Sahamnya

Bri | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:44 WIB

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:32 WIB

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:44 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

×