Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:30 WIB
Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%
PT Andalan Artha Primanusa (Andalan) memperkuat posisinya sebagai kontraktor jasa pertambangan yang andal di tengah tekanan industri minerba nasional. Foto ist.
  • Armada baru Andalan tekan konsumsi BBM dan tingkatkan efisiensi.
  • EBITDA 2025 tembus Rp145,4 miliar di tengah tekanan industri tambang.
  • Andalan ekspansi ke proyek nikel Halmahera Timur hingga 2028.

Suara.com - PT Andalan Artha Primanusa (Andalan) memperkuat posisinya sebagai kontraktor jasa pertambangan yang andal di tengah tekanan industri minerba nasional. Strategi utama yang ditempuh perseroan adalah investasi peremajaan armada alat berat baru guna meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar dan menjaga produktivitas operasional.

Di tengah ketidakpastian pasar global akibat tensi geopolitik dan lonjakan biaya operasional tambang, Andalan memilih fokus pada operational excellence sebagai fondasi bisnis. Perusahaan yang telah beroperasi selama delapan tahun di sektor kontraktor batu bara itu juga didukung jajaran manajemen dengan pengalaman lebih dari dua dekade di industri pertambangan.

Perseroan menerapkan pendekatan selektif dalam mengambil kontrak baru demi menjaga kualitas portofolio bisnis dan memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Strategi efisiensi tersebut mulai tercermin pada kinerja keuangan perusahaan. Pada 2025, Andalan berhasil mencatatkan margin EBITDA sebesar 39% atau senilai Rp145,4 miliar, meski industri tambang dibayangi tantangan force majeure dan cuaca ekstrem.

Seiring kepastian volume kontrak yang tengah berjalan, Andalan menargetkan pertumbuhan agresif hingga 2028. Pendapatan perusahaan diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 28%, dari Rp949,6 miliar pada 2026 menjadi Rp1,41 triliun pada 2027 dan mencapai Rp1,55 triliun di 2028.

Sementara itu, EBITDA diperkirakan meningkat dengan CAGR 21% hingga menyentuh Rp514,2 miliar pada 2028. Laba bersih juga ditargetkan melonjak dengan CAGR 31% menjadi Rp223,9 miliar.

“Fokus kami ke depan adalah menjaga komitmen pertumbuhan yang solid dan terukur ini demi memberikan nilai jangka panjang yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Direktur Utama PT Andalan Artha Primanusa, Gahari Christine, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Andalan sendiri mengusung model layanan end-to-end mining services yang mencakup perencanaan, eksekusi hingga evaluasi berkala. Sistem operasional terpadu itu diterapkan mulai dari tahap eksplorasi, produksi inti tambang, hingga reklamasi pascatambang.

Pendekatan berbasis keselamatan kerja, keandalan alat berat, dan pemantauan operasional yang ketat menjadi kunci perusahaan dalam meminimalkan hambatan teknis dan memastikan target produksi tercapai secara aman.

Tak hanya fokus di batu bara, Andalan juga mulai melakukan diversifikasi ke sektor nikel. Langkah itu ditandai dengan raihan Letter of Award (LoA) dari Harum Energy melalui PT Position untuk proyek di Halmahera Timur, Maluku Utara.

Menurut Gahari, di tengah kondisi industri yang fluktuatif, kebutuhan terhadap kontraktor tambang yang memiliki sistem operasional andal, pengalaman komprehensif, dan akuntabilitas finansial akan terus meningkat.

Andalan pun optimistis dapat menjaga pertumbuhan bisnis secara konsisten melalui kepastian kontrak dan investasi armada strategis. Perseroan menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas operasional serta mendukung keberlanjutan rantai pasok industri pertambangan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hilirisasi Nikel Indonesia: Antara Ambisi Besar dan Dampak yang Tak Terlihat

Hilirisasi Nikel Indonesia: Antara Ambisi Besar dan Dampak yang Tak Terlihat

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:50 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Terkini

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18 WIB

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:16 WIB

Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%

Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:10 WIB

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:03 WIB

Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!

Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:03 WIB

Krom Bank Tahan Seluruh Laba Rp143 Miliar untuk Ekspansi, Kredit Melonjak 103%

Krom Bank Tahan Seluruh Laba Rp143 Miliar untuk Ekspansi, Kredit Melonjak 103%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:59 WIB

Potongan Driver Ojol Gojek dan Grab Resmi Turun, Ada Penyesuaian Tarif Baru

Potongan Driver Ojol Gojek dan Grab Resmi Turun, Ada Penyesuaian Tarif Baru

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:55 WIB

Wall Street Langsung Meroket Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Meroket Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:54 WIB

SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan

SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:51 WIB