Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB
Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float
Emiten Grup Djarum SUPR memilih untuk delisting, karena tak penuhi aturn free float. [Ist/Antara]
  • PT Solusi Tunas Pratama Tbk milik grup Djarum berencana melakukan go private dan delisting dari Bursa Efek Indonesia.
  • Aksi korporasi ini dilakukan karena perusahaan gagal memenuhi ketentuan minimum free float yang ditetapkan oleh pihak bursa.
  • Protelindo selaku pengendali akan melaksanakan penawaran tender sukarela seharga Rp 45.000 per saham kepada para pemegang saham publik.

Suara.com - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), emiten telekomunikasi milik grup Djarum mengumumkan rencana untuk melakukan go private sekaligus delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Aksi korporasi inidilakukan setelah SUPR gagal memenuhi ketentuan minimum free float bursa.

Mengutip dokumen keterbukaan informasi, Kamis, 21 Mei 2026, manajemen memastukan perseroan akan mengubah status dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup.

"Perseroan memutuskan untuk mengajukan Rencana Go Private dan Delisting," tulis manajemen.

Sebagai informasi, saham SUPR telah disuspensi BEI sejak 30 April 2025 akibat tidak memenuhi ketentuan minimum free float. Bahkan, perdagangan saham SUPR kembali dihentikan sementara efektif mulai 6 April 2026. Adapun, harga saham SUPR saat disuspensi berada di level Rp 43.850.

Djarum Group
Djarum Group

Adapun, kepemilikan saham publik SUPR masih minim yang hanya 0,09 persen. Sementara mayoritas saham atau 97,33 persen saham masih dipegang oleh PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).

Untuk diketahui, Protelindo merupakan anak usaha dari PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) yang merupakan emiten menara telekomunikasi milik Grup Djarum.

Dalam aksi korporasi ini, Protelindo selaku pemegang saham pengendali akan melaksanakan penawaran tender sukarela atau voluntary tender offer (VTO) kepada pemegang saham publik.

Perseroan menawarkan harga VTO mencapai Rp 45.000 per saham, di mana nilai ini lebih tinggi dibanding harga saham terkini.

Manajemen menjelaskan, pemegang saham publik yang tidak menjual sahamnya dalam tender offer tetap akan menjadi pemegang saham perusahaan tertutup setelah proses delisting rampung.

Namun, nasib delisting ini akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang rencananya digelar pada 20 Mei 2026 di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Jika pemegang saham merestui, maka masa tender offer diperkirakan berlangsung mulai 15 Juni hingga 14 Juli 2026. Sementara, delisting dari Bursa Efek Indonesia diproyeksikan efektif pada 10 Maret 2027.

Dari sisi kinerja keuangan, perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 1,32 triliun pada 2025, naik dibanding tahun sebelumnya Rp 974,3 miliar. Total aset perseroan juga mencapai Rp 10,15 triliun.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:54 WIB

Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000

Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:51 WIB

IHSG Anjlok Usai DSI Dibentuk, Purbaya Sebut Investor Belum Paham Badan Ekspor Baru

IHSG Anjlok Usai DSI Dibentuk, Purbaya Sebut Investor Belum Paham Badan Ekspor Baru

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:11 WIB

Terkini

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:04 WIB

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:54 WIB

Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:34 WIB

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026

PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:24 WIB

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:08 WIB

Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara

Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:01 WIB

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:44 WIB

Pertamina Bagikan Strategi Jaga Ketahanan Energi di Hadapan Mahasiswa

Pertamina Bagikan Strategi Jaga Ketahanan Energi di Hadapan Mahasiswa

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:53 WIB

Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000

Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:51 WIB