Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:44 WIB
Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • DSI dibentuk untuk menghentikan kecurangan ekspor komoditas yang merugikan negara hingga Rp15.400 triliun.
  • BUMN ini akan menjadi trader tunggal untuk ekspor batu bara, CPO, dan paduan besi.
  • Dipimpin mantan petinggi Vale Indonesia, DSI sempat mengguncang IHSG sebelum resmi diluncurkan pemerintah.

Suara.com - Lahirnya PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) pada 20 Mei 2026 langsung menjadi sorotan utama di bursa maupun ring satu pemerintahan.

Bukan sekadar anak perusahaan biasa, DSI dibentuk sebagai "kepanjangan tangan" super-power dari pemerintah untuk mengambil alih kendali ekspor komoditas paling strategis di Indonesia.

Berikut adalah deretan fakta menarik di balik profil sang trader tunggal baru ini:

1. Mengguncang Bursa Saham Sebelum Resmi Diumumkan

Kekuatan DSI sudah terasa bahkan sebelum entitas ini resmi diluncurkan. Hanya dari rumor pembentukannya saja yang beredar di kalangan pelaku pasar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung anjlok 3,46% ke level 6.370,68 pada Selasa (19/5/2026).

Investor melakukan aksi jual massal karena menyadari besarnya intervensi yang akan dilakukan badan ini terhadap pasar komoditas.

2. Misi Utama: Menyumbat Kebocoran "Gila"

Selama 34 Tahun DSI lahir bukan tanpa alasan. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa badan ini adalah senjata utama pemerintah untuk menghentikan praktik nakal eksportir (seperti under-invoicing dan manipulasi harga) yang sudah berlangsung selama 34 tahun.

Berdasarkan data PBB, praktik culas ini telah membuat Indonesia kehilangan potensi penerimaan negara hingga USD908 miliar, atau setara dengan Rp15.400 triliun!

baca juga

3. Dinakhodai oleh Para Veteran Korporasi Raksasa

Untuk menjalankan misi raksasa, DSI tidak dipimpin oleh nama sembarangan. Dokumen Kemenkumham mencatat posisi Direktur DSI diduduki oleh Luke Thomas Mahony, seorang profesional kawakan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur di perusahaan tambang nikel raksasa, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO).

Di kursi Komisaris, ada Harold Jonathan Dharma TJ, mantan Direktur PT Mandiri Sekuritas.

4. Status Kepemilikan Unik: Swasta Rasa BUMN

Secara administratif (berdasarkan dokumen AHU Kemenkumham per 19 Mei 2026), DSI terdaftar sebagai perseroan swasta nasional. Sahamnya dikuasai oleh PT Danantara Investment Management (99 lembar) dan PT Danantara Mitra Sinergi (1 lembar). Namun, manajemen Danantara menegaskan DSI berstatus resmi sebagai BUMN karena ada 1% saham krusial yang dimiliki langsung oleh BP BUMN.

5. Evolusi Cepat: Dari "Pengawas" Menjadi "Penguasa Mutlak"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Status Danantara Sumberdaya Indonesia Bukan BUMN

Status Danantara Sumberdaya Indonesia Bukan BUMN

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:29 WIB

Terkini

Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam

Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor

Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:49 WIB

China Mulai Kurangi Insentif Mobil Listrik, Harga EV Terancam Naik

China Mulai Kurangi Insentif Mobil Listrik, Harga EV Terancam Naik

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Yusril Belum Terima Laporan Pesta Sabu di Rutan Depok, Siapkan Penertiban Lapas

Yusril Belum Terima Laporan Pesta Sabu di Rutan Depok, Siapkan Penertiban Lapas

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Perawatan Armada Rampung! 7 Rangkaian KRL SF12 Kembali Beroperasi di Lintas Bogor Mulai Besok

Perawatan Armada Rampung! 7 Rangkaian KRL SF12 Kembali Beroperasi di Lintas Bogor Mulai Besok

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Pakar UGM Usul Badan Independen Kelola Aset Hasil Tindak Pidana

Pakar UGM Usul Badan Independen Kelola Aset Hasil Tindak Pidana

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Pakar Unair Sebut Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Jadi Alat Intimidasi

Pakar Unair Sebut Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Jadi Alat Intimidasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Catatan Kritis HUT ke-81 TNI: Pemekaran 204 Satuan Baru Dinilai Melenceng dari Arah Reformasi

Catatan Kritis HUT ke-81 TNI: Pemekaran 204 Satuan Baru Dinilai Melenceng dari Arah Reformasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Koordinator BEM UI Dianiaya OTK di Tebet Usai Konsolidasi Bersama UGM dan ITB

Koordinator BEM UI Dianiaya OTK di Tebet Usai Konsolidasi Bersama UGM dan ITB

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:22 WIB

Herdman Pakai Formasi 3-4-3 vs Thailand, Statistik Timnas Indonesia: 13 Kemenangan, 43 Gol

Herdman Pakai Formasi 3-4-3 vs Thailand, Statistik Timnas Indonesia: 13 Kemenangan, 43 Gol

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21 WIB

×