Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB
DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya
Wakil Ketua Komisi IV DPR Panggah Susanto mengatakan proyek tersebut merupakan strategi jangka panjang untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan. Foto ist.
  • PSN Wanam dinilai penting cegah ketergantungan impor pangan.
  • Cetak sawah baru ditargetkan dorong swasembada beras nasional.
  • Program diyakini buka lapangan kerja dan naikkan pendapatan petani.

Suara.com - Program Proyek Strategis Nasional (PSN) pengembangan kawasan lumbung pangan atau food estate berupa cetak sawah baru seluas satu juta hektare di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tekanan global.

Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Golkar, Panggah Susanto mengatakan proyek tersebut merupakan strategi jangka panjang untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor dari negara lain.

Menurutnya, program cetak sawah baru di Wanam menjadi bagian penting dari agenda kedaulatan pangan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Cetak sawah baru ini penting untuk ketahanan pangan jangka panjang, untuk antisipasi kebutuhan pangan yang meningkat, dan menghindari ketergantungan pangan dari negara lain,” ujar Panggah, Jumat (21/5/2026).

Ia menambahkan, selain pembangunan sawah baru, pemerintah juga perlu mengoptimalkan lahan pertanian yang sudah ada guna memperkuat ketahanan pangan dalam jangka pendek dan menengah.

Pernyataan tersebut muncul di tengah polemik film dokumenter Pesta Babi yang menyoroti perjuangan masyarakat adat Papua Selatan dalam mempertahankan wilayah adat dari proyek pembangunan skala besar.

Namun, Panggah menegaskan lokasi yang ditampilkan dalam film tersebut bukan bagian dari PSN cetak sawah satu juta hektare di Wanam.

Senada dengan itu, Direktur Indonesia Political Review, Iwan Setiawan menilai program PSN Wanam tetap perlu dilanjutkan mengingat ancaman krisis pangan global yang semakin nyata.

“Kebijakan PSN Wanam ini cukup visioner, karena ke depan negara global pun akan fokus dengan isu pangan mereka masing-masing. Karena kalau Indonesia defisit pangan, itu lebih bahaya lagi,” kata Iwan.

Ia menjelaskan proyek cetak sawah tersebut diproyeksikan mampu mendukung target swasembada beras nasional, menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan, meningkatkan pendapatan petani hingga 20-30 persen, serta mengubah lahan tidur menjadi kawasan produktif.

Iwan juga menilai pemerintah diyakini telah menyiapkan kajian lingkungan sesuai aturan yang berlaku. Di tengah tekanan ekonomi global, ia meminta semua pihak membangun optimisme terhadap program strategis nasional yang dinilai mampu memperkuat fondasi ekonomi dan pangan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Mentan Amran Sulaiman, Sebut Pelemahan Rupiah Justru Untungkan Pertanian

Pendidikan Mentan Amran Sulaiman, Sebut Pelemahan Rupiah Justru Untungkan Pertanian

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:23 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18 WIB

Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:47 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:28 WIB

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:38 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB