Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:47 WIB
Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya
Ketua Umum AJI, Nani Afrida [dok. ist]
  • Aliansi Jurnalis Independen mengungkapkan maraknya intimidasi dan serangan digital terhadap jurnalis Indonesia saat meliput isu sensitif di lapangan.
  • Peliputan kritis terkait program Makan Bergizi Gratis, Proyek Strategis Nasional, dan isu keadilan sosial memicu ancaman bagi jurnalis.
  • Ketua Umum AJI, Nany Afrida, menyatakan bahwa kebebasan pers semakin terancam dengan munculnya tantangan baru seperti Koperasi Merah Putih.

Suara.com - Profesi jurnalis di Indonesia tampaknya sedang tidak baik-baik saja. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) membeberkan sejumlah isu krusial yang kini menjadi 'momok' menakutkan bagi para pemburu berita di lapangan.

Ketua Umum AJI, Nany Afrida, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil riset terbaru dari Jurnalis Aman, setidaknya ada tiga plus satu isu sensitif yang kerap berujung pada intimidasi hingga serangan digital (doxing) terhadap jurnalis yang berani menyuarakannya.

Isu pertama yang belakangan ini sangat menyedot perhatian adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Nany, setiap kali ada jurnalis yang mencoba melakukan liputan kritis atau mendalam terkait MBG, mereka hampir selalu berhadapan dengan masalah hukum maupun non-hukum.

"Kemarin baru-baru yang lalu itu, Suara Surabaya, kemudian juga disambung dari satu media alternatif, itu juga mengalami doxing karena mereka menulis tentang 200 anak-anak terkena keracunan MBG. Langsung di-doxx," ujar Nany saat konferrnsi pers dengan Amnesty Internasional, di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Tak berhenti di serangan digital, Pemimpin Redaksi (Pemred) dari media yang bersangkutan bahkan mengaku mengalami intimidasi nyata setelah berita tersebut mencuat ke publik.

Kemudian isu kedua, mengenai Proyek Strategis Nasional (PSN). Nany mengatakan, jurnalis yang meliput ketimpangan atau konflik agraria di area PSN menjadi investasi ancaman yang besar.

Nany menyebutkan, jurnalis yang berani vokal meliput borok di balik pembangunan PSN kerap mendapatkan stempel negatif yang menyerang personal maupun profesionalisme mereka.

"Jurnalis yang berani meliput itu pasti akan diembel-embeli antek asing, pengkhianat, tidak nasionalis, hingga dituduh tidak mendukung pembangunan dan yang lain-lain," ujarnya.

Momok ketiga yang tidak kalah ngeri merupakan isu keadilan sosial atau social justice. Nany menyoroti bagaimana fakta di lapangan kerap dikaburkan oleh pihak-pihak tertentu demi menggiring opini publik, salah satunya berkaca pada kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus.

Dalam pusaran isu ini, narasi di media sosial sering kali dibolak-balik sedemikian rupa hingga mengaburkan kebenaran yang hakiki.

"Kasus Andrie Yunus ini bisa lihat kan, bagaimana dibolak-balik, bolak-balik sampai orang tidak tahu mana yang benar sebenarnya," tambah Nany.

Selain tiga isu utama di atas, AJI juga memberikan catatan merah pada satu isu baru yang diprediksi akan memukul mundur kebebasan pers di Indonesia, yakni terkait Koperasi Merah Putih.

Nany mewanti-wanti bahwa skema atau dinamika seputar Koperasi Merah Putih berpotensi besar menjadi ujian berat selanjutnya bagi integritas dan keamanan para jurnalis ke depan.

"Koperasi Merah Putih, itu juga bakalan jadi momok berat buat jurnalis," tutupnya mengingatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:49 WIB

Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!

Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:34 WIB

Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar

Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:30 WIB

Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras

Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:16 WIB

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:03 WIB

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya

Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:49 WIB

Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego

Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:46 WIB

KPK Bongkar Modus 'Sandera Jabatan' Bupati Nonaktif Tulungagung, Pj Sekda Diperiksa

KPK Bongkar Modus 'Sandera Jabatan' Bupati Nonaktif Tulungagung, Pj Sekda Diperiksa

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:40 WIB

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:35 WIB