Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18 WIB
Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye]
baca 10 detik
  • Prabowo genjot cetak sawah 1 juta hektare di Papua Selatan.
  • PSN Wanam diproyeksikan jadi pusat cadangan pangan nasional.
  • Warga Papua dukung proyek demi kesejahteraan jangka panjang.

Suara.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah menjalankan strategi besar untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional melalui pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Papua Selatan. Program cetak sawah seluas 1 juta hektare itu disebut menjadi fondasi penting agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor pangan di tengah ancaman krisis global.

Direktur Eksekutif Center of Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa, menilai berbagai kritik terhadap proyek tersebut, termasuk yang muncul melalui film “Pesta Babi”, tidak seharusnya mengaburkan arah besar pembangunan ketahanan pangan nasional.

“Hemat saya, film Pesta Babi sepertinya hanyalah riak wacana yang mencoba meragukan arah besar ketahanan pangan. Saya kira langkah Presiden Prabowo di Papua, termasuk cetak sawah di Wanam, adalah strategi kedaulatan yang harus berlanjut,” ujar Herry, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, program cetak sawah yang masuk dalam PSN itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian bangsa. Jika proyek tersebut terhenti, Indonesia dikhawatirkan kembali terjebak pada ketergantungan impor pangan yang dapat melemahkan ketahanan ekonomi nasional.

“Dalam kondisi global yang penuh krisis, kemandirian pangan bukan pilihan, melainkan keharusan. Ketahanan pangan adalah martabat politik, dan martabat itu hanya bisa dijaga dengan berdiri di atas kaki sendiri,” katanya.

PSN Wanam sendiri menunjukkan perkembangan signifikan. Sejumlah fasilitas utama di kawasan tersebut telah rampung sepenuhnya, mulai dari jetty multipurpose hingga pembangkit tenaga surya atau solar cell. Sementara pembangunan tangki HSD berkapasitas 5.000 metrik ton telah mencapai 97 persen dan warehouse multipurpose mencapai 88 persen.

Kawasan Wanam kini diproyeksikan menjadi pusat cadangan pangan nasional yang tidak hanya berfokus pada pembukaan lahan pertanian, tetapi juga pembangunan ekosistem penunjang seperti jaringan irigasi, industri biodiesel, hingga penguatan konektivitas kawasan.

Proyek yang didanai dan dikerjakan oleh Jhonlin Group milik pengusaha Samsudin Andi Arsyad itu disebut membawa harapan baru bagi masyarakat lokal Papua Selatan.

Salah seorang warga Papua, Tarsan Balagaize, mengaku pembangunan di Wanam mulai memberikan optimisme terhadap masa depan masyarakat setempat.

baca juga

“Kami harus bersyukur karena kapan lagi kami bisa menerima itu? Bukan karena kita saja yang bisa menikmati, tetapi sampai kami punya anak-cucu,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran program pemerintah pusat akan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Masyarakat menerima penuh pembangunan PSN Wanam tersebut. Jadi kami sangat berterima kasih dan kami menerima dengan 100 persen program pembangunan ini,” tuturnya.

Di sisi lain, proyek ini juga dipandang sebagai langkah strategis pemerintah untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru dari wilayah timur Indonesia. Dengan konektivitas dan infrastruktur yang terus dibangun, Wanam diproyeksikan menjadi simbol kemandirian pangan sekaligus penguatan jati diri ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×