Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak

Achmad Fauzi

Minggu, 24 Mei 2026 | 09:32 WIB
Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak
Warga Padang Pariaman, Sumatra Barat menggunakan lilin saat membungkus dagangannya pada Sabtu (23/5/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • Sebanyak 176 gardu induk di Sumatra mengalami pemadaman listrik total pada Jumat, 22 Mei 2026 malam akibat cuaca buruk.
  • Gangguan sistem transmisi tersebut menyebabkan penurunan frekuensi yang memicu efek domino di sejumlah wilayah sistem kelistrikan Sumatra.
  • PLN melakukan pemulihan bertahap pada PLTU dengan durasi 15 hingga 20 jam guna mengembalikan pasokan listrik bagi jutaan pelanggan.

Suara.com - Sejumlah wilayah Sumatra gelap gulita pada Jumat, 22 Mei 2026 malam. Setidaknya, 176 gardu induk di berbagai wilayah Sumatra terdampak, sehingga membuat listrik padam.

PT PLN (Persero) mengakui gangguan listrik mulai terjadi pada pukul 18.44 WIB. Namun, PLN Berdalih padamnya listrik itu, karena cuaca buruk yang kemudian berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatra.

Secara sederhananya, adanya cuaca buruk bikin sistem kelistrikan goyah yang akibatnya aliran listrik dari pembangkit ke gardu tak jalan. Hal ini membuat gardu tak memiliki daya untuk mengalirkan listrik ke rumah masyarakat.

ilustrasi PLTU Sumsel 1, yang merugikan warga.
ilustrasi PLTU Sumsel 1.

"Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatra, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah," ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, di Jakarta yang dikutip Mnggu (24/5/20206).

Namun, pemulihan kelistrikan itu tidak bisa dilakukan secara cepat. Walaupun aliran listrik dari pembangkit ke gardu induk mulai berjalan.

Menurut Darmawan, untuk memulihkan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLT) membutuhkan waktu 15 jam hingga 20 jam.

Hal inilah yang membuat pemadaman listrik itu berangsur lama dan tak kunjung nyala secara kilat.

Memang PLN memanfaatkan pembangkit listrik lain yang bisa mengganti pasokan listrik, tapi itu tidak mencukupi beban listrik masyarakat.

"Proses penyalaan pembangkit dilakukan secara sistematis dan bertahap dengan tetap mengutamakan keamanan sistem. Pembangkit berbasis hidro dan gas dapat langsung membantu menyuplai sistem sebagai fast response untuk mempercepat recovery awal," kata Darmawan

baca juga

"Sementara pembangkit thermal_seperti PLTU membutuhkan waktu lebih lama, antara 15 hingga 20 jam mulai dari start-up, sinkron dan beroperasi penuh," sambungnya.

Meski begitu, PLN mengklaim, hingga Sabtu (23/5) pukul 10.00 WIB, lebih dari 3.192 MW pasokan listrik telah berhasil disalurkan dari total 5.334 MW yang sebelumnya terdampak.

Selain itu, sebanyak 157 gardu induk dari total 176 gardu induk terdampak telah kembali beroperasi. Sehingga, sebanyak 8.351.670 pelanggan terdampak juga kembali mendapat pasokan listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Terkini

Nabung Emas Kini Bisa di Livin by Mandiri

Nabung Emas Kini Bisa di Livin by Mandiri

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:42 WIB

9 HP Murah Rp2 Jutaan Terbaik Oktober 2026, Fitur Canggih Melimpah

9 HP Murah Rp2 Jutaan Terbaik Oktober 2026, Fitur Canggih Melimpah

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Samsung Galaxy A27 5G: HP Rp5 Jutaan dengan Snapdragon 6 Gen 3, Apa Saja Kelebihannya?

Samsung Galaxy A27 5G: HP Rp5 Jutaan dengan Snapdragon 6 Gen 3, Apa Saja Kelebihannya?

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kisah Anak SD Naik Mikrotrans Tiap Subuh Viral, Transjakarta Tingkatkan Layanan dan Perlindungan

Kisah Anak SD Naik Mikrotrans Tiap Subuh Viral, Transjakarta Tingkatkan Layanan dan Perlindungan

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Tawarkan Beasiswa S2 untuk Warga Rempang, Menteri Transmigrasi: Jangan Cuma Mau Jadi Buruh!

Tawarkan Beasiswa S2 untuk Warga Rempang, Menteri Transmigrasi: Jangan Cuma Mau Jadi Buruh!

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Terjebak Situasi Right Person Wrong Time? Film Tune In for Love Punya Jawabannya

Terjebak Situasi Right Person Wrong Time? Film Tune In for Love Punya Jawabannya

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Pemerintah Tawarkan 25 Hektare  Lahan Pertanian ke Warga Rempang

Pemerintah Tawarkan 25 Hektare Lahan Pertanian ke Warga Rempang

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Shin Tae-yong Buat Persija Menggila, PSIM Yogyakarta Dihajar Empat Gol Tanpa Balas

Shin Tae-yong Buat Persija Menggila, PSIM Yogyakarta Dihajar Empat Gol Tanpa Balas

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:53 WIB

You Are The Apple of My Eye: Tentang Cinta Pertama yang Tak Berakhir Sama

You Are The Apple of My Eye: Tentang Cinta Pertama yang Tak Berakhir Sama

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kabut Asap Kepung Palembang: Jarak Pandang Sisa 500 Meter, 15 Penerbangan Lumpuh

Kabut Asap Kepung Palembang: Jarak Pandang Sisa 500 Meter, 15 Penerbangan Lumpuh

Sumsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49 WIB

×