Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya

M Nurhadi

Senin, 25 Mei 2026 | 09:47 WIB
Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya
Ilustrasi perumahan/KPR. [Antara]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25% pada Mei 2026 untuk mengendalikan inflasi dan kurs.
  • Kebijakan ini bertujuan menarik aliran modal asing agar nilai tukar rupiah menguat melalui peningkatan daya tarik instrumen investasi domestik.
  • Kenaikan suku bunga menyebabkan beban cicilan nasabah meningkat karena bank komersial turut menaikkan bunga mengambang pada produk kredit mereka.

Suara.com - Langkah agresif diambil oleh Bank Indonesia (BI) dalam mengawal stabilitas moneter dalam negeri. Otoritas bank sentral memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) hingga menyentuh level 5,25% per Mei 2026.

Kebijakan pengetatan moneter ini sengaja ditempuh sebagai tameng hukum untuk mengintervensi nilai tukar rupiah yang sempat terdepresiasi, sekaligus menjadi langkah preventif demi mencegah lonjakan laju inflasi atau meroketnya harga-harga komoditas di tingkat konsumen.

Melalui skema kenaikan tarif BI-Rate ini, pemerintah berharap kurva imbal hasil (yield) investasi di dalam negeri ikut terkerek naik.

Tingginya margin keuntungan tersebut diharapkan mampu menarik minat para pengelola dana internasional untuk memarkirkan modal mereka di Indonesia lewat berbagai instrumen finansial, seperti Surat Berharga Negara (SBN), deposito perbankan, hingga ekspansi sektor riil.

Saat aliran modal asing (capital inflow) berbondong-bondong mengonversi dolar AS menjadi mata uang rupiah, posisi kurs Garuda secara otomatis akan merangkak menguat.

Dampak Sampingan: Beban Suku Bunga Floating Nasabah Meningkat

Kendati berdampak positif bagi ketahanan ekonomi makro, kebijakan "pindah persneling" oleh bank sentral ini memiliki efek samping yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat umum.

Kenaikan suku bunga acuan dipastikan bakal ditransmisikan oleh perbankan komersial ke dalam komponen bunga mengambang (floating rate) pada produk pembiayaan mereka.

Alhasil, para debitur atau nasabah bank harus bersiap menghadapi tagihan angsuran bulanan yang lebih tinggi dari biasanya, salah satunya pada produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

baca juga

Untuk memberikan gambaran riil mengenai dampak transmisi suku bunga ini di masyarakat, mari kita bedah melalui simulasi pembelian satu unit hunian menggunakan fasilitas KPR konvensional non-subsidi berikut ini:

Nilai Properti: Rp500.000.000
Uang Muka (DP 15%): Rp75.000.000
Total Pokok Utang (Plafon): Rp425.000.000
Jangka Waktu (Tenor): 20 Tahun (240 Bulan)
Suku Bunga Efektif per Tahun: 12%
Biaya Provisi Bank (1%): Rp4.250.000
Biaya Administrasi: Rp500.000

Dengan struktur pembiayaan tersebut, estimasi kuantum angsuran KPR yang wajib disetorkan nasabah berada di kisaran Rp4,68 juta per bulan.

Agar pengajuan kredit ini dinyatakan lolos verifikasi kemampuan bayar pihak bank, sang nasabah disyaratkan harus memiliki pendapatan bulanan bersih minimal sebesar Rp9,36 juta (mengacu pada prinsip batas aman cicilan maksimal 50% dari total penghasilan).

Jika suku bunga terus merangkak naik ke fase floating, nominal cicilan di atas dipastikan akan ikut membengkak.

Sebagai informasi, sesuai dengan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diselenggarakan pada 19-20 Mei 2026, penyesuaian instrumen suku bunga ini tidak hanya menyasar BI-Rate.

Bank sentral juga mengerek suku bunga Deposit Facility sebesar 50 bps menjadi 4,25%, serta suku bunga Lending Facility yang turut naik 50 bps ke level 6%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:16 WIB

Saatnya Wujudkan Rumah, Mobil & Liburan Impian Anda lewat BRI Consumer Expo Jakarta 2026

Saatnya Wujudkan Rumah, Mobil & Liburan Impian Anda lewat BRI Consumer Expo Jakarta 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:09 WIB

Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru

Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:24 WIB

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:31 WIB

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:08 WIB

Terkini

Kabut Asap Belum Reda, Siswa Pekanbaru Masih Belajar dari Rumah

Kabut Asap Belum Reda, Siswa Pekanbaru Masih Belajar dari Rumah

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Anomali Desil Ancam Penerima KIP, Selly Gantina Desak Pembentukan Timsus Evaluasi Data BPS

Anomali Desil Ancam Penerima KIP, Selly Gantina Desak Pembentukan Timsus Evaluasi Data BPS

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Bukan Pendakian Biasa, lni Cara Penyembuhan Luka di The Trouble with Heroes

Bukan Pendakian Biasa, lni Cara Penyembuhan Luka di The Trouble with Heroes

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Korban Gempa NTT Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka

Korban Gempa NTT Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Rekening Botok Diblokir Jelang Demo, Waketum MUI: Itu Langgar Hak Konstitusi

Rekening Botok Diblokir Jelang Demo, Waketum MUI: Itu Langgar Hak Konstitusi

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:39 WIB

32.796 Titik Panas di Kalteng, Walhi Soroti Kerusakan Gambut dan Food Estate

32.796 Titik Panas di Kalteng, Walhi Soroti Kerusakan Gambut dan Food Estate

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla

Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal

Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal

Jogja | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:25 WIB

9 Cara Reapply Skin Tint di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

9 Cara Reapply Skin Tint di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×