Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

M Nurhadi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:54 WIB
Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah Brent dan WTI dunia merosot hampir tujuh persen pada perdagangan Senin akibat optimisme pasar.
  • Pemerintah Amerika Serikat dan Iran melakukan perundingan di Doha untuk mengakhiri konflik serta membuka Selat Hormuz.
  • Meskipun ada kemajuan diplomatik, pemulihan operasional infrastruktur energi di Selat Hormuz diperkirakan masih membutuhkan waktu berbulan-bulan lamanya.

Suara.com - Grafik harga minyak mentah dunia terjun bebas hingga hampir tujuh persen pada sesi perdagangan hari Senin waktu setempat.

Penurunan tajam ini dipicu oleh munculnya sentimen optimisme di kalangan pelaku pasar terkait peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang diharapkan dapat membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz setelah diblokade selama berbulan-bulan.

Melansir laporan dari Reuters, koreksi dalam melanda dua instrumen acuan minyak internasional di tengah volume perdagangan yang cenderung sepi karena bertepatan dengan hari libur Memorial Day di AS:

  • Minyak Mentah Brent: Kontrak berjangka Brent merosot tajam sebesar USD 7,24 atau ambles hampir 7% hingga mendarat di posisi USD 96,30 per barel.
  • Minyak Mentah West Texas Intermediate (WTI): Produk minyak standar AS ini jatuh sebesar USD 6,30 atau susut 6,5% ke level USD 90,88 per barel.

Progres Nota Kesepahaman di Meja Perundingan Doha

Aksi jual masif di bursa komoditas ini terjadi pasca-beredarnya laporan bahwa sejumlah pejabat tinggi Iran telah tiba di Doha untuk menggelar diplomasi intensif dengan Perdana Menteri Qatar.

Pertemuan tersebut murni ditujukan untuk merancang draf perjanjian dengan Washington guna mengakhiri konflik bersenjata yang telah berkecamuk selama tiga bulan terakhir.

Kedua belah pihak dilaporkan menunjukkan kemajuan signifikan dalam penyusunan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU).

Draf kerja sama ini diproyeksikan dapat menghentikan peperangan sekaligus membuka jalan menuju negosiasi kesepakatan final dalam kurun waktu 60 hari ke depan.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa proses diskusi dengan Teheran tengah bergulir dengan "sangat baik". Kendati demikian, Trump tetap melayangkan draf peringatan bahwa opsi aksi militer baru tetap terbuka apabila meja perundingan berakhir buntu.

baca juga

Pada kesempatan itu, Trump juga kembali menyerukan agar lebih banyak negara Arab dan mayoritas Muslim bersedia bergabung dalam Abraham Accords.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran memberikan klarifikasi bahwa ruang lingkup diplomasi saat ini murni difokuskan pada upaya penghentian konflik militer, dan belum menyentuh ranah pembahasan isu nuklir.

Meskipun lantai bursa merespons kabar ini dengan penuh gairah, para analis industri energi mengingatkan agar pelaku pasar tidak bersikap terlalu euforia.

Proses pemulihan arus minyak secara total yang melintasi Selat Hormuz diperkirakan tetap memakan waktu berbulan-bulan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya infrastruktur serta fasilitas energi yang mengalami kerusakan fisik dan membutuhkan renovasi besar sebelum operasional logistik dapat dinormalisasi sepenuhnya.

"Terlepas dari catatan teknis pemulihan kilang, indikator pergerakan kapal kargo mulai memperlihatkan sinyal awal perbaikan lalu lintas di jalur perairan vital tersebut," tulis lembaga pemantau maritim dalam risetnya.

Berdasarkan data pelacakan kapal tanker terbaru, sejumlah armada pengangkut gas alam cair (LNG) dilaporkan telah berhasil berlayar melewati selat strategis tersebut menuju negara tujuan seperti Pakistan, China, dan India.

Selain itu, sebuah kapal supertanker (supertanker) yang membawa pasokan minyak mentah milik Irak dengan tujuan China juga dilaporkan telah melanjutkan pelayarannya setelah sempat tertahan selama hampir tiga bulan akibat konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Tahun Absen, Gasperini Beberkan Kunci AS Roma Kembali ke Liga Champions

7 Tahun Absen, Gasperini Beberkan Kunci AS Roma Kembali ke Liga Champions

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:04 WIB

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:57 WIB

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:53 WIB

AS Tak Peduli Kritik! Petugas ICE Akan Tetap Sweeping Selama Piala Dunia 2026

AS Tak Peduli Kritik! Petugas ICE Akan Tetap Sweeping Selama Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 11:03 WIB

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

News | Senin, 25 Mei 2026 | 10:49 WIB

Timnas Iran Tinggalkan AS Jelang Piala Dunia 2026, Faktor Keamanan Jadi Sorotan

Timnas Iran Tinggalkan AS Jelang Piala Dunia 2026, Faktor Keamanan Jadi Sorotan

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 10:25 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×