Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
lustrasi Perusahaan Manufaktur. Foto ist.
  • Manufaktur RI tetap ekspansif naik 1,81 poin dibanding April 2026 di tengah pelemahan rupiah.
  • Mayoritas industri tumbuh positif, sumbang 57,8% PDB pengolahan nonmigas Triwulan I 2026.
  • Industri pakaian jadi dan barang dari kertas raih nilai indeks kepercayaan tertinggi Mei 2026.

Suara.com - Sektor manufaktur nasional terbukti masih menunjukkan taji dan daya tahan yang luar biasa. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Mei 2026 sukses melesat ke level 53,56, menegaskan posisi industri tanah air yang tetap berada di zona ekspansi.

Performa gemilang ini terjadi di tengah hantaman ketidakpastian ekonomi global serta tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terus membayangi belakangan ini.

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, mengungkapkan bahwa capaian ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 1,81 poin jika dibandingkan dengan IKI pada April 2026 yang berada di level 51,75.

"Nilai ini berarti masih ekspansi di atas 50, dan naik 1,81 poin dibandingkan dengan bulan IKI bulan April 2026 yang sebesar 51,75," ujar Febri dalam konferensi pers IKI Mei 2026 di Kantor Kemenperin, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Optimisme pelaku usaha tidak hanya menguat secara bulanan, melainkan juga menunjukkan grafik positif dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Selain itu, nilai IKI juga naik 1,45 poin dibandingkan nilai IKI Mei tahun 2025 atau tahun lalu yang sebesar 52,11," tambah Febri.

Dari total 23 subsektor industri yang dianalisis secara mendalam oleh Kemenperin, mayoritas atau sebanyak 20 subsektor sukses mencatatkan ekspansi. Sementara itu, hanya tersisa tiga subsektor saja yang dilaporkan masih tertahan dalam fase kontraksi.

Menariknya, 20 subsektor yang bertumbuh positif tersebut memegang peranan krusial karena memberikan kontribusi hingga 57,8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas pada Triwulan I 2026.

Laporan Kemenperin mendeteksi dua subsektor yang mencatatkan nilai IKI tertinggi sekaligus menjadi motor penggerak utama pada Mei 2026, yaitu industri pakaian jadi serta industri kertas dan barang dari kertas.

Sebaliknya, tiga subsektor yang masih mengalami kontraksi dan membutuhkan perhatian ekstra meliputi industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki; industri pengolahan lainnya; serta industri reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan.

Febri menegaskan, lonjakan IKI ini menjadi sinyal kuat bahwa fondasi makroekonomi dan ketahanan mental pelaku industri nasional sangat kokoh. Padahal, faktor eksternal seperti konflik geopolitik dunia dan gangguan rantai pasok energi global belum juga mereda.

"Perlu kami sampaikan, ya, bahwa di tengah ketidakpastian global dan pelemahan nilai tukar rupiah, dengan kenaikan signifikan IKI dari 51,75 pada April menjadi 53,56 pada bulan Mei, ini menunjukkan tingkat kepercayaan pelaku industri manufaktur nasional masih sangat kuat," pungkasnya optimis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara

Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:23 WIB

Terkini

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:57 WIB