Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Liberty Jemadu

Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pelemahan rupiah yang mencapai Rp18.000 per dolar AS tidak masuk akal. [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pelemahan rupiah hingga Rp18.000 per dolar AS tidak masuk akal mengingat fundamental ekonomi nasional.
  • Pemerintah memastikan kondisi APBN tetap aman melalui simulasi ekonomi serta menjaga stabilitas pasar obligasi melalui aksi beli kembali.
  • Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan kebijakan lanjutan untuk memperkuat nilai tukar rupiah dan menjaga minat investasi asing di dalam negeri.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan melemahnya nilai tukar rupiah hingga Rp18.000 per dolar AS tidak masuk akal. Ia mengatakan pelemahan itu tak seharusnya terjadi karena fundamental ekonomi Indonesia bagus.

“Ini terjadi karena fundamentalnya bagus, sebetulnya enggak masuk akal. Biasanya melemah kalau ada gangguan di fundamental ekonomi,” kata Purbaya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Rabu (27/5/2026) seperti dilansir dari Antara.

Rupiah ditutup melemah 0,25 persen di akhir perdagangan Selasa sore kemarin (26/5/2026) ke Rp17.775 per dolar AS. Sementara sejumlah bank sudah menjual dolar di atas Rp18.000 di hari yang sama.

Sementara di non-deliverable forward atau NDF, nilai tukar rupiah sudah menyentuh level Rp18.000 per dolar AS.

NDF, yang tersedia di pusat keuangan internasional seperti New York, Singapura, Hong Kong dan London, adalah instrumen perdagangan mata uang dalam jangka waktu dan patokan kurs tertentu.

Pelemahan rupiah di pasar NDF berpotensi diikuti oleh pelemahan di pasar spot. Karenanya Bank Indonesia selalu melakukan intervensi di pasar NDF untuk menjaga nilai tukar rupiah.

Adapun Purbaya, meski heran, mengaku masih optimistis pelemahan rupiah tak akan memengaruhi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia mengatakan sudah melakukan simulasi terhadap berbagai skenario ekonomi, termasuk memperhitungkan saat harga minyak global mencapai 100 dolar AS per barel dan rupiah melemah.

“Kita udah hitung. Pada waktu simulasi (minyak global) 100 dolar per barel itu, asumsi rupiahnya juga sudah kita perhitungkan. Jadi enggak ada masalah, saya enggak harus hitung ulang APBN-nya,” ujar Purbaya saat ditemui

Selain itu, ia memandang kondisi pasar obligasi masih terkendali meski rupiah mengalami tekanan. Hal itu dibantu dengan strategi pemerintah melakukan langkah stabilisasi melalui pembelian obligasi agar imbal hasil (yield) tetap terjaga.

baca juga

“Tapi gini, walaupun rupiah melemahkan bond, yield-nya turun. Karena aksi dari pemerintah, aksi dari teman-teman kita di bendahara (Direktorat Jenderal Pembendaharaan), untuk sedikit membeli (buyback), supaya yield-nya agak terkendali,” katanya.

Purbaya mengatakan stabilitas pasar obligasi menjadi faktor penting dalam menjaga minat investor asing terhadap aset domestik.

“Jadi selama bond market terkendali, kemampuan investor asing untuk melakukan investasi bond kita akan terjaga juga. Kita sudah mulai melihat ada yang masuk modal asing ke pasar

Selain itu, Bendahara Negara itu juga membeberkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat nilai tukar rupiah.

“Ke depan akan ada tindakan pemerintah lagi yang akan membantu menaikkan rupiah dengan signifikan,” katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×