- IDCloudHost gandeng StormWall tingkatkan kapasitas proteksi Anti-DDoS regional hingga 1 Tbps.
- Proteksi memanfaatkan teknologi AI dan jaringan scrubbing center global untuk cegah downtime.
- Layanan inklusif tanpa batas trafik ini menyasar sektor perbankan, ISP, hingga pemerintah.
Suara.com - Guna menangkal ancaman serangan siber yang kian masif dan kompleks, penyedia layanan cloud infrastructure IDCloudHost resmi memperluas kerja sama internasionalnya dengan StormWall, perusahaan keamanan siber global terkemuka asal Rusia yang berbasis di Slovakia dan Uni Emirat Arab (UEA).
Kolaborasi strategis ini dijalankan melalui entitas bisnis internasionalnya, Cloud Host Pte Ltd. Langkah ini diambil demi menghadirkan perlindungan siber yang jauh lebih kokoh, sekaligus menjawab tingginya kebutuhan pelaku bisnis akan stabilitas layanan digital yang bebas dari gangguan.
Melalui kemitraan ini, IDCloudHost mengintegrasikan langsung infrastrukturnya dengan jaringan scrubbing center global milik StormWall yang tersebar di berbagai belahan dunia. Efeknya, trafik berbahaya akibat serangan siber dapat disaring dan dimitigasi terlebih dahulu sebelum menyentuh server pelanggan. Risiko terjadinya downtime pun dapat ditekan seminimal mungkin.
Tak tanggung-tanggung, merespons melonjaknya permintaan proteksi siber, IDCloudHost langsung menggeber peningkatan kapasitas proteksi regionalnya hingga mencapai 1 Tbps (1.000 Gbps). Kapasitas monster ini sengaja didistribusikan pada node scrubber di tiga titik strategis, yaitu Singapura, Hong Kong, dan Jakarta.
“Serangan DDoS semakin kompleks dan masif. Oleh karena itu, kolaborasi antara IDCloudHost dengan StormWall fokus menghadirkan proteksi dengan kapasitas besar dan respons real-time,” ujar Chief Technology Officer IDCloudHost, Faisal Reza, dalam keterangannya.
Faisal menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen nyata perusahaan dalam memperkuat infrastruktur digital nasional.
“Tujuannya agar pelanggan tetap dapat menjalankan bisnisnya dengan aman dan lancar tanpa gangguan,” tambahnya.
Layanan Anti-DDoS mutakhir ini dirancang dengan pendekatan tiga pilar utama: website protection, server protection, dan network protection. Di tingkat website, sistem akan menyaring trafik secara efisien demi menjaga kecepatan akses. Pada level server, perlindungan mencakup layanan TCP dan UDP tanpa batasan port maupun volume trafik, dengan penyaringan ketat pada layer 3 hingga layer 5 model OSI. Sementara di level jaringan (network), sistem melakukan analisis real-time dan proteksi DNS yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi anomali trafik secara proaktif.
Menariknya, seluruh fasilitas DDoS Protection Network ini bersifat inklusif bagi seluruh pelanggan IDCloudHost. Layanan berjalan otomatis sejak aktivasi tanpa konfigurasi yang rumit, serta tanpa adanya pembatasan jumlah trafik serangan.
“Fokus kami adalah menghadirkan solusi yang siap digunakan dan memberikan dampak nyata bagi bisnis. Dengan kapasitas hingga 1 Tbps di regional dan dukungan teknologi global hingga lebih dari 5 Tbps, pelanggan tidak perlu lagi khawatir terhadap gangguan akibat serangan DDoS,” pungkas Faisal.
Layanan premium Anti-DDoS IDCloudHost bersama StormWall ini dibidik untuk menjadi solusi jitu bagi sektor industri dengan potensi trafik tinggi (high traffic), seperti perbankan (banking), ISP, dunia pendidikan (education), hingga instansi pemerintah (government).