Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

M Nurhadi

Selasa, 02 Juni 2026 | 06:52 WIB
Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi
Sebagai Ilustrasi-IPC TPK Panjang tambah 1 unit Crane Post Panamax dari China untuk genjot kapasitas logistik.
  • Neraca Pembayaran Indonesia mencatat defisit sebesar USD9,1 miliar pada kuartal pertama tahun 2026 akibat tekanan ekonomi domestik.
  • Defisit terjadi karena arus keluar modal asing serta menyusutnya surplus perdagangan barang nasional secara signifikan pada periode tersebut.
  • Tekanan ekonomi diprediksi berlanjut pada kuartal kedua 2026 akibat pembayaran dividen, bunga utang, dan biaya operasional musim haji.

Suara.com - Kinerja makroekonomi domestik menghadapi tantangan berat pada awal tahun ini. Neraca Pembayaran Indonesia (BOP) dilaporkan mencatat defisit dlm sebesar USD9,1 miliar pada kuartal pertama tahun 2026 (1Q26).

Rapor merah ini membalikkan kondisi dari posisi surplus sebesar USD6,1 miliar pada kuartal keempat tahun 2025 (4Q25), sekaligus menandai level defisit terdalam sejak kuartal pertama tahun 2020 saat awal pandemi melanda.

Penurunan drastis posisi BOP ini dipicu oleh hantaman ganda, yakni danya defisit yang melanda neraca modal dan keuangan (KFA), serta kondisi defisit neraca berjalan (Current Account Deficit/CAD) yang terpantau semakin melebar.

Untuk diketahui, Neraca Pembayaran (BOP atau Balance of Payments) adalah catatan statistik yang merangkum seluruh transaksi ekonomi internasional antara penduduk suatu negara dengan negara lain dalam periode tertentu (biasanya satu tahun). Catatan ini memantau aliran dana masuk dan keluar untuk mengetahui posisi keuangan global suatu negara, seperti Indonesia.

Akun Keuangan Tertekan Eksodus Dana ke Luar Negeri

Sorotan utama dalam laporan keuangan makro ini tertuju pada pos akun keuangan yang mencatat defisit sebesar USD4,9 miliar pada kuartal I-2026. Angka tersebut berbalik drastis dari capaian kuartal sebelumnya (4Q25) yang sempat membukukan surplus hingga USD8,8 miliar.

Pendorong utama di balik tren penurunan ini adalah komponen "investasi lain" yang mencatatkan defisit sebesar USD7,8 miliar.

Kondisi tersebut utamanya dpicu oleh aksi entitas atau korporasi Indonesia yang agresif menempatkan dana mereka di luar negeri dengan nilai mencapai USD5,8 miliar. Fenomena ini tercatat sebagai arus modal keluar (outflow) kuartalan terbesar sejak tahun 2019.

Defisit Transaksi Berjalan Melebar Akibat Penurunan Surplus Dagang

Kondisi kurang menggembirakan juga menjalar pada defisit transaksi berjalan yang kian melebar menjadi USD4,0 miliar pada kuartal I-2026, atau setara dengan -1,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Rasio ini membengkak dbandingkan kuartal IV-2025 yang berada di angka USD2,5 miliar atau -0,7 persen dari PDB, sekaligus mencatatkan rekor defisit terdalam sejak kuartal kedua tahun 2020.

Membengkaknya CAD ini murni didorong oleh menyusutnya kinerja surplus perdagangan barang nasional. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, surplus dagang hanya mampu mengumpulkan USD8,0 miliar, turun dbandingkan capaian kuartal sebelumnya yang menyentuh USD10,2 miliar.

Proyeksi Peningkatan Tekanan di Kuartal II

Memasuki periode kuartal kedua (2Q26), tantangan terhadap stabilitas eksternal ekonomi diproyeksikan belum akan mereda.

Analisis dari BNI Sekuritas menunjukkan bahwa tekanan terhadap Neraca Pembayaran Indonesia dan stabilitas nilai tukar rupiah kemungkinan besar akan semakin meningkat.

Peningkatan risiko ini sebagian besar dbiayai oleh faktor musiman tahunan. Beberapa sentimen yang siap menguras likuiditas valuta asing di dalam negeri antara lain adalah jadwal pembayaran dividen korporasi kepada investor asing, pembayaran bunga utang luar negeri, serta besarnya kebutuhan devisa untuk membiayai operasional periode musim haji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:34 WIB

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:31 WIB

Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji

Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:43 WIB

Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel

Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:16 WIB

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:38 WIB

Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!

Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:14 WIB

Terkini

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 21:56 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:22 WIB

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 16:47 WIB

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:53 WIB

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:49 WIB