Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 02 Juni 2026 | 12:31 WIB
Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 3,08%, lebih tinggi dibanding April 2026 yang sebesar 2,42%. Kenaikan harga sejumlah bahan pangan pokok menjadi sinyal bahwa tekanan terhadap daya beli masyarakat masih belum mereda. Foto ist.
baca 10 detik
  • Inflasi Mei 2026 naik ke 3,08%, tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
  • Harga cabai, bawang merah, dan minyak goreng kembali menekan warga.
  • Kenaikan inflasi berisiko menggerus daya beli dan konsumsi rumah tangga.

Suara.com - Laju inflasi nasional kembali menunjukkan tren kenaikan pada Mei 2026. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 3,08%, lebih tinggi dibanding April 2026 yang sebesar 2,42%. Kenaikan harga sejumlah bahan pangan pokok menjadi sinyal bahwa tekanan terhadap daya beli masyarakat masih belum mereda.

Melansir BPS, Selasa (2/6/2026) melaporkan inflasi bulanan (month-to-month/mtm) pada Mei 2026 sebesar 0,28%, sementara inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) mencapai 1,35%.

Lonjakan inflasi terutama dipicu oleh kenaikan harga komoditas pangan yang selama ini menjadi kebutuhan utama rumah tangga. Cabai merah menjadi penyumbang inflasi terbesar secara bulanan dengan andil 0,08%, disusul minyak goreng dan bawang merah yang masing-masing menyumbang 0,04%. Kenaikan harga bahan bakar rumah tangga dan tomat juga ikut memperbesar tekanan inflasi.

Meski angka inflasi tahunan masih berada dalam rentang target pemerintah, tren kenaikan dari 2,42% pada April menjadi 3,08% pada Mei menunjukkan tekanan harga mulai kembali menguat setelah sempat melandai.

Situasi ini berpotensi mempersempit ruang konsumsi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang sebagian besar pengeluarannya dialokasikan untuk kebutuhan pangan. Kenaikan harga cabai, bawang merah, dan minyak goreng merupakan faktor yang sangat sensitif terhadap kondisi keuangan rumah tangga.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 3,08%, lebih tinggi dibanding April 2026 yang sebesar 2,42%. Kenaikan harga sejumlah bahan pangan pokok menjadi sinyal bahwa tekanan terhadap daya beli masyarakat masih belum mereda. Foto BPS.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 3,08%, lebih tinggi dibanding April 2026 yang sebesar 2,42%. Kenaikan harga sejumlah bahan pangan pokok menjadi sinyal bahwa tekanan terhadap daya beli masyarakat masih belum mereda. Foto BPS.

Dari sisi tahunan, emas perhiasan menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil mencapai 0,63%. Kondisi ini mencerminkan tingginya harga emas global yang turut merembet ke pasar domestik. Selain itu, kenaikan harga ikan segar, beras, daging ayam ras, dan tarif angkutan udara juga memperkuat tekanan inflasi sepanjang tahun.

Secara wilayah, inflasi tertinggi tingkat provinsi terjadi di Papua Barat sebesar 5,94%, jauh di atas rata-rata nasional. Sementara inflasi provinsi terendah tercatat di Lampung sebesar 1,94%.

Pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Aceh Tengah mencatat inflasi tertinggi sebesar 6,09%, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,66%.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:39 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Terkini

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo

Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo

Malang | Selasa, 15 September 2026 | 18:48 WIB

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Sinergi untuk Mendukung Ekosistem Petrokimia Nasional

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Sinergi untuk Mendukung Ekosistem Petrokimia Nasional

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:46 WIB

×