Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya

M Nurhadi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 02 Juni 2026 | 17:03 WIB
Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya
Ilustrasi Meteran Listrik PLN. Saldo yang diperoleh dari fitur Dana Kaget kini bisa digunakan untuk membayar berbagai tagihan listrik bulanan [Suara.com/Muhammad Yunus]
baca 10 detik
  • PT PLN (Persero) menegaskan bahwa pemerintah tidak melakukan kenaikan tarif listrik periode April hingga Juni 2026.
  • Lonjakan tagihan listrik pelanggan disebabkan oleh peningkatan konsumsi energi akibat cuaca ekstrem dan aktivitas rumah tangga.
  • PLN mengimbau masyarakat memantau penggunaan listrik secara transparan melalui fitur riwayat pemakaian di aplikasi PLN Mobile.

Suara.com - PT PLN (Persero) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait ramainya keluhan sejumlah pelanggan di media sosial yang mengeluhkan tagihan listrik mereka membengkak secara mendadak.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan dengan porsi rilis resmi bahwa hingga detik ini pemerintah sama sekali tidak melakukan penyesuaian atau kenaikan tarif listrik.

Masyarakat diminta untuk tidak panik dan tidak termakan oleh isu yang kurang akurat di ruang digital. PLN memastikan seluruh perhitungan administrasi beban biaya tetap berjalan normal dan transparan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik, PT PLN (Persero) menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik," ujar Gregorius lewat keterangan tertulisnya pada Selasa (2/6/2026).

Gregorius merinci bahwa besaran tarif yang dibebankan kepada pelanggan saat ini masih sepenuhnya mematuhi ketentuan baku yang telah ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Berdasarkan aturan tersebut, harga per kilowatt-hour (kWh) untuk seluruh golongan pelanggan tidak mengalami pergeseran angka.

"Untuk periode April-Juni 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya," cetus Gregorius secara lugas.

Faktor Cuaca dan Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat

Mengenai fenomena lonjakan tagihan yang dirasakan oleh sebagian masyarakat, PLN mengidentifikasi adanya korelasi kuat dengan perubahan pola konsumsi energi di tingkat rumah tangga.

baca juga

Menurut analisis internal perusahaan, terdapat beberapa faktor eksternal yang memicu peningkatan penggunaan daya tanpa disadari oleh para pelanggan.

Salah satu pemicu utamanya adalah kondisi cuaca ekstrem dan kenaikan suhu udara dalam beberapa waktu terakhir. Suhu lingkungan yang lebih panas secara otomatis memaksa alat pendingin ruangan seperti AC atau kipas angin bekerja jauh lebih keras dan lebih lama, yang berujung pada penyerapan daya listrik yang jauh lebih besar.

"Dan meningkatnya aktivitas di rumah yang menyebabkan peningkatan penggunaan peralatan listrik pelanggan sehari-hari," urai Gregorius mengenai penyebab akumulasi beban biaya tersebut.

Guna memberikan transparansi penuh dan membantu masyarakat mengontrol pengeluaran energi mereka, PLN mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan fitur pemantauan mandiri.

Seluruh catatan transaksi dan volume pemakaian harian dapat divalidasi secara praktis melalui aplikasi resmi PLN Mobile.

Berikut adalah panduan runut untuk memeriksa riwayat pemakaian listrik guna menghindari kesalahpahaman data:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Rekaman CCTV Bocah Rusak Layar Photobox, Teman-temannya Langsung Kabur

Viral Rekaman CCTV Bocah Rusak Layar Photobox, Teman-temannya Langsung Kabur

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:50 WIB

Viral Driver Ojol Dibentak Petugas Keamanan di Konser Reuni F4 di Senayan, Banjir Simpati

Viral Driver Ojol Dibentak Petugas Keamanan di Konser Reuni F4 di Senayan, Banjir Simpati

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:56 WIB

Induk TikTok Mulai Garap Otak Mobil Listrik Lewat Kolaborasi dengan Seres Group

Induk TikTok Mulai Garap Otak Mobil Listrik Lewat Kolaborasi dengan Seres Group

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:26 WIB

Komplotan Maling Durian Diarak Warga Sambil Bawa Barang Curian, Videonya Viral

Komplotan Maling Durian Diarak Warga Sambil Bawa Barang Curian, Videonya Viral

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:21 WIB

Pemilik Mobil Bensin Ramai-Ramai Pindah ke Kendaraan Listrik Saat Harga BBM Kian Mahal

Pemilik Mobil Bensin Ramai-Ramai Pindah ke Kendaraan Listrik Saat Harga BBM Kian Mahal

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:20 WIB

Lampu LED 40 Persen Lebih Terang Resmi Hadir, Tetap Nyaman di Mata dan Hemat Listrik

Lampu LED 40 Persen Lebih Terang Resmi Hadir, Tetap Nyaman di Mata dan Hemat Listrik

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:45 WIB

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

Bogor | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:39 WIB

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:28 WIB

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:17 WIB

×