Rupiah Tembus ke Rp17.910 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Asia Terlemah Pagi Ini

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Rabu, 03 Juni 2026 | 09:59 WIB
Rupiah Tembus ke Rp17.910 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Asia Terlemah Pagi Ini
Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), Rupiah dibuka melemah tajam ke level Rp17.910 per dolar Amerika Serikat (AS), memperpanjang tren pelemahan sejak awal Juni 2026.[Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah anjlok ke Rp17.910 per dolar AS, terlemah di Asia.
  • Konflik Timur Tengah picu lonjakan minyak dan tekan rupiah.
  • Rupiah mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan berat pada pagi ini. Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), mata uang Garuda dibuka melemah tajam ke level Rp17.910 per dolar Amerika Serikat (AS), memperpanjang tren pelemahan sejak awal Juni 2026.

Data Bloomberg menunjukkan posisi tersebut lebih rendah 71 poin atau sekitar 0,40 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.839 per dolar AS. Pelemahan ini sekaligus menempatkan rupiah sebagai mata uang dengan kinerja terburuk di kawasan Asia pada perdagangan pagi hari.

Tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Pasar keuangan kembali dibayangi kekhawatiran atas memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan minat investor terhadap aset-aset aman berbasis dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal dibanding sentimen domestik.

Rupiah melemah terhadap dolar AS oleh eskalasi baru di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap harapan damai serta mendorong kenaikan harga minyak dunia,” kata Lukman saat dihubungi Suara.com.

Menurutnya, ketidakpastian geopolitik membuat investor cenderung mengurangi eksposur pada aset negara berkembang, termasuk Indonesia. Akibatnya, permintaan terhadap dolar AS meningkat dan menekan nilai tukar rupiah.

Rupiah menjadi mata uang paling lemah di antara mata uang negara berkembang lainnya. [Suara.com/Syahda]
Rupiah menjadi mata uang paling lemah di antara mata uang negara berkembang lainnya. [Suara.com/Syahda]

Tidak hanya tertekan, rupiah bahkan mencatat pelemahan paling dalam di antara mata uang utama Asia. Ringgit Malaysia menyusul dengan pelemahan 0,25 persen, disusul baht Thailand yang turun 0,09 persen. Yuan China melemah 0,05 persen, sementara peso Filipina terkoreksi 0,02 persen.

Sebaliknya, sejumlah mata uang Asia lainnya justru berhasil menguat terhadap dolar AS. Dolar Taiwan naik 0,12 persen, won Korea Selatan menguat 0,07 persen, sementara yen Jepang bertambah 0,04 persen. Dolar Singapura dan dolar Hong Kong juga mencatat penguatan tipis masing-masing 0,02 persen dan 0,01 persen.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia berada di level 99,20. Meski sedikit turun dari posisi sebelumnya di 99,22, dominasi dolar di pasar global masih cukup kuat untuk menekan mata uang negara berkembang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:04 WIB

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:44 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Asal Usul Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Terbongkar Usai Longsor Maut

Asal Usul Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Terbongkar Usai Longsor Maut

Sulsel | Sabtu, 05 September 2026 | 17:34 WIB

Jari Lentik Seskab Teddy Mainkan Pulpen saat Putin Bicara Viral Disamakan dengan Britney Spears

Jari Lentik Seskab Teddy Mainkan Pulpen saat Putin Bicara Viral Disamakan dengan Britney Spears

Entertainment | Sabtu, 05 September 2026 | 17:31 WIB

Ribut-ribut Purbaya Vs Pramono Soal Obligasi Jakarta

Ribut-ribut Purbaya Vs Pramono Soal Obligasi Jakarta

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 17:29 WIB

Tak Gentar Kepung 'Kandang' Spanyol, Pembalap Muda Indonesia Panaskan Perebutan Gelar Moto3

Tak Gentar Kepung 'Kandang' Spanyol, Pembalap Muda Indonesia Panaskan Perebutan Gelar Moto3

Sport | Sabtu, 05 September 2026 | 17:23 WIB

Habis 7,2 Triliun! Mampukah Tottenham Atasi Nottingham Malam Ini?

Habis 7,2 Triliun! Mampukah Tottenham Atasi Nottingham Malam Ini?

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 17:20 WIB

Viral Tangis Histeris WN India Jadi Korban Jambret di Gondangdia, Polisi Buru Pelaku

Viral Tangis Histeris WN India Jadi Korban Jambret di Gondangdia, Polisi Buru Pelaku

News | Sabtu, 05 September 2026 | 17:17 WIB

Kebijakan Zero ODOL 2027, Legislator PDIP Minta Pemerintah Rilis Roadmap

Kebijakan Zero ODOL 2027, Legislator PDIP Minta Pemerintah Rilis Roadmap

Jakarta | Sabtu, 05 September 2026 | 17:17 WIB

Pemisahan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan Berpotensi Diabaikan, Pakar UGM Bongkar Risiko Besar

Pemisahan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan Berpotensi Diabaikan, Pakar UGM Bongkar Risiko Besar

News | Sabtu, 05 September 2026 | 17:17 WIB

Ulasan Buku The Littlest Drop: Jangan Remehkan Satu Tindakan Kecil

Ulasan Buku The Littlest Drop: Jangan Remehkan Satu Tindakan Kecil

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 17:15 WIB

Perhutani dan Polres Lamongan Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Hutan

Perhutani dan Polres Lamongan Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Hutan

Jatim | Sabtu, 05 September 2026 | 17:13 WIB

×