Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 02 Juni 2026 | 17:04 WIB
Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok
Ilustrasi wisatawan, traveling, liburan. (Foto: Pexels/Oleksandr)
baca 10 detik
  • Wisata warga RI ke luar negeri anjlok 30,54% pada April 2026.
  • Rupiah melemah ke Rp 17.839 per dolar AS, dekati Rp 18.000.
  • Perjalanan wisata domestik turun, meski kumulatif masih naik.

Suara.com - Pelemahan nilai tukar rupiah yang terus tertekan hingga mendekati level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai berdampak pada perilaku belanja masyarakat. Salah satu yang paling terlihat adalah menurunnya jumlah warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) ke luar negeri pada April 2026 hanya mencapai 644 ribu perjalanan. Angka tersebut merosot 18,85% dibandingkan bulan sebelumnya dan turun lebih dalam, yakni 30,54% secara tahunan.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini mengatakan secara kumulatif sepanjang Januari-April 2026, jumlah perjalanan warga Indonesia ke luar negeri mencapai 3,14 juta perjalanan, turun 3,49% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pelemahan nilai tukar rupiah yang terus tertekan hingga mendekati level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai berdampak pada perilaku belanja masyarakat. Salah satu yang paling terlihat adalah menurunnya jumlah warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri. Infografis BPS.
Pelemahan nilai tukar rupiah yang terus tertekan hingga mendekati level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai berdampak pada perilaku belanja masyarakat. Salah satu yang paling terlihat adalah menurunnya jumlah warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri. Infografis BPS.

Penurunan ini terjadi di tengah tekanan hebat yang dialami rupiah. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda ditutup melemah ke level Rp 17.839 per dolar AS pada perdagangan Selasa (2/6/2026), turun 34 poin atau 0,19% dibandingkan posisi sehari sebelumnya.

Melemahnya rupiah membuat biaya perjalanan ke luar negeri menjadi semakin mahal. Mulai dari tiket pesawat, hotel, hingga kebutuhan konsumsi selama berada di negara tujuan ikut mengalami kenaikan jika dikonversi ke rupiah. Kondisi ini diduga membuat sebagian masyarakat memilih menunda perjalanan internasional atau mengalihkan destinasi liburan ke dalam negeri.

Namun, menariknya, pelemahan daya beli terhadap perjalanan luar negeri belum sepenuhnya menguntungkan sektor pariwisata domestik. BPS juga mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada April 2026 mengalami penurunan.

Sepanjang April 2026, jumlah perjalanan wisatawan domestik tercatat sebanyak 97,55 juta perjalanan, turun 22,79% secara bulanan dan merosot 24,14% dibandingkan April tahun lalu.

Meski demikian, jika dilihat secara kumulatif, aktivitas wisata dalam negeri masih menunjukkan ketahanan. Total perjalanan wisnus selama Januari-April 2026 mencapai 417,06 juta perjalanan, naik 1,48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pudji menyebut capaian tersebut bahkan menjadi yang tertinggi untuk periode Januari-April sejak 2021.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:44 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:57 WIB

Terkini

Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran

Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:58 WIB

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:47 WIB

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:30 WIB

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

×