Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Liberty Jemadu

Selasa, 02 Juni 2026 | 16:44 WIB
Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar
Pengrajin tahu dan tempe tertekan oleh naiknya harga kedelai yang diimpor dari luar negeri. Harga kedelai naik akibat melemahnya rupiah. Foto: Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di salah satu sentra produksi, Kelurahan Jambula, Ternate, Maluku Utara, Rabu (20/5/2026). [Antara]
  • Perajin tahu dan tempe di Kabupaten Lebak terancam gulung tikar akibat kenaikan harga kedelai impor yang signifikan.
  • Lonjakan biaya produksi menyebabkan penurunan omzet serta memaksa para perajin memperkecil ukuran produk demi keberlangsungan usaha.
  • Ketua perajin meminta pemerintah segera menstabilkan harga kedelai untuk menyelamatkan 550 pelaku usaha di wilayah Lebak.

Suara.com - Sejumlah perajin tahu dan tempe di Kabupaten Lebak, Banten terancam gulung tikar akibat semakin mahalnya harga kedelai yang menjadi bahan baku dua sumber protein sejuta umat tersebut.

Para pengrajin tahu dan tempe di Lebak mengatakan harga kedelai, yang mayoritas diimpor dari luar negeri, kini naik menjadi Rp545.000 per 50 kilogram dari sebelumnya hanya Rp300.000.

"Jika harga kedelai tidak dikendalikan, (kami) dipastikan menghentikan produksi, " kata Ujang (50), pengrajin tahu di Rangkasbitung, Lebak pada akhir pekan kemarin.

Sementara menurut Mad Soleh (58), pengrajin tahu lain di Rangkasbitung, mengatakan bukan hanya harga kedelai. Naiknya harga minyak goreng dan kayu bakar juga menambah biaya produksi mereka.

"Kami sekarang terpaksa mengurangi ukuran menjadi lebih kecil agar bisa bertahan, karena harga kedelai melambung," kata Mad Soleh dilansir dari Antara.

Dalam dua pekan terakhir ini, kata dia, terhitung hampir setiap hari terjadi kenaikan dan dipastikan berdampak terhadap omzet. Akibat kenaikan kedelai itu, kata dia, produksi tahu menurun hingga 50 kilogram (kg) dari sebelumnya 100 kg.

"Kita sekarang dari produksi 50 kg bisa meraup kebersihan sekitar Rp110.000 dari sebelumnya Rp220.000 per hari," katanya menjelaskan.

Begitu juga perajin tempe Yanto mengatakan pihaknya tidak bisa menaikkan harga satuan tempe ke pelangganya, meski ada kenaikan harga kedelai.

"Kami memperkecil ukuran agar produksi tetap berjalan dan pekerja sebanyak tiga orang tidak dirumahkan," katanya menjelaskan.

Menurut Ketua Perajin Tahu Tempe Kabupaten Lebak, Liri saat ini harga kedelai impor melambung dan perlu pemerintah turun tangan untuk mengatasi lonjakan harga kedelai. Ia mengatakan ada sekitar 550 pengrajin tahu dan tempe di Lebak yang terancam gulung tikar jika harga kedelai terus melambung.

"Kami ingin harga kedelai kembali normal dan mereka perajin bisa tumbuh dan berkembang juga menyerap tenaga kerja," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:57 WIB

Menkeu Mengaku Stres Rupiah Rp17.800: Bagaimana Nasib Dompet Rakyat?

Menkeu Mengaku Stres Rupiah Rp17.800: Bagaimana Nasib Dompet Rakyat?

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:52 WIB

Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Pintu PHK 20 Persen Karyawan, Industri Kripto RI Mulai Goyang?

Pintu PHK 20 Persen Karyawan, Industri Kripto RI Mulai Goyang?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:27 WIB

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:14 WIB

BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran

BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:05 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:02 WIB

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:44 WIB

Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?

Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Gencar Ekspansi Jadi Modal TMAS Bidik Pendapatan Rp 5,53 Triliun di 2026

Gencar Ekspansi Jadi Modal TMAS Bidik Pendapatan Rp 5,53 Triliun di 2026

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:51 WIB

Full Surcharge Resmi Naik hingga 50%, Warganet Mulai Menangis Lihat Harg Tiket Pesawat

Full Surcharge Resmi Naik hingga 50%, Warganet Mulai Menangis Lihat Harg Tiket Pesawat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:36 WIB

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:01 WIB