Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Mendag 'Senang' Rupiah Melemah, Bisa Cuan dari Ekspor

Achmad Fauzi

Kamis, 04 Juni 2026 | 15:15 WIB
Mendag 'Senang' Rupiah Melemah, Bisa Cuan dari Ekspor
Menteri Perdagangan Budi Santoso. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pelemahan rupiah hingga Rp18.000 per dolar AS menjadi peluang meningkatkan keuntungan nilai ekspor.
  • Kementerian Perdagangan mencatat kenaikan ekspor sebesar 5,48 persen pada April 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok dan bahan baku impor tetap aman serta terkendali untuk kebutuhan dalam negeri.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso merespon santai pelemahan nilai tukar rupiah yang mencapai level Rp 18.000 dolar AS. Menurutnya, pelemahan rupiah ini justru menjadi peluan cuan bagi ekspor.

Apalagi saat ini, nilai ekspor Indonesia mengalami kenaikan pada bulan April 2026 ini.

Sehingga, dengan rupiah yang semakin tinggi dan transaksi ekspor menggunakan dolar AS, maka imbal devisanya bisa lebih besar.

"Kalau sekarang ini sebenarnya kesempatan ekspor kita makin bagus, kita kan surplus (ekspor naik) 5,48 persen, kita naik 5,48 persen yang dibanding tahun lalu," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemendag, Jakarta, Senin (4/6/2026).

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun demikian, Mendag tetap risau terhadap harga barang impor di tengah pelemahan rupiah. Akan tetapi, ia melihat harga barang impor masih aman, salah satunya harga kedelai sesiao data sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Meski begitu, dia tidak menampik memang harga barang impor akan melonjak ke depannya.

"Ya, karena memang kondisinya lagi begini ya, lagi kondisi lagi," ungkapnya.

Bahan Baku Aman

Terlepas dari hal ini, Mendag menjamin, bahan baku barang impor masih tersedia. Dirinya akan memelotototi para produsen dalam melakukan operasional produksi.

"Ya pertama dari distribusi, kemudian dari importasi bahan baku itu kita monitor, kita terus komunikasi dengan para produsen, jangan sampai, itu pun terganggu gitu kan ya, jangan sampai stok nggak ada," jelasnya.

Mendag juga memastikan, bahan pokok impor juga masih tersedia dan memehui konsumsi dalam negeri.

"Jadi sekarang saya sampaikan ke temen-temen, stok bahan pokok normal, artinya bahkan tadi telur aja surplus kan gitu ya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat

Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:14 WIB

Waspada Gejolak Ekonomi, BI Siapkan Amunisi Cadangan Devisa USD 146 Miliar

Waspada Gejolak Ekonomi, BI Siapkan Amunisi Cadangan Devisa USD 146 Miliar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:58 WIB

Rupiah Rp18.000 per Dolar: Apakah Indonesia Sedang Mengulang Krisis 1998?

Rupiah Rp18.000 per Dolar: Apakah Indonesia Sedang Mengulang Krisis 1998?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:07 WIB

Terkini

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:41 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:27 WIB

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan

Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:48 WIB

Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina

Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:20 WIB

Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat

Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:14 WIB

Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini

Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:07 WIB

Rupiah Rp18.000 per Dolar: Apakah Indonesia Sedang Mengulang Krisis 1998?

Rupiah Rp18.000 per Dolar: Apakah Indonesia Sedang Mengulang Krisis 1998?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:07 WIB