Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

M Nurhadi

Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
Ilustrasi emas batangan. (Unsplash/rc.xyz NFT gallery)
  • Harga emas dan perak di pasar spot meningkat signifikan pada Kamis pagi akibat melemahnya indeks dolar Amerika Serikat.
  • Lonjakan harga logam mulia terjadi setelah data klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat melampaui prediksi pasar sebesar 225.000 klaim.
  • Sentimen pasar turut dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik di Selat Hormuz serta pergerakan variatif pada bursa saham Wall Street.

Suara.com - Pasar logam mulia bergerak atraktif pada perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi waktu Amerika Serikat. Harga emas di pasar spot terpantau bergerak menguat, sementara harga perak spot melesat jauh lebih tinggi.

Pergerakan positif ini ditenagai oleh kombinasi melunaknya indeks dolar AS, koreksi pada harga minyak mentah dunia, serta bervariasinya pergerakan kontrak berjangka (futur) bursa saham AS menjelang rilis data ketenagakerjaan resmi.

Dikutip via Kitco, emas spot diperdagangkan di kisaran $4.505,90 per ons, mencatatkan kenaikan sebesar 1,63 persen. Di sisi lain, perak spot menunjukkan performa yang jauh lebih agresif dengan melonjak 2,44 persen dan bertengger di level $74,390 per ons.

Aksi beli pada aset aman (safe haven) ini dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan AS terbaru. Jumlah klaim pengangguran mingguan AS merosot ke bawah ekspektasi dengan adanya kenaikan sebesar 13.000 menjadi 225.000 klaim untuk pekan yang berakhir 30 Mei.

Angka ini berada di atas prediksi pasar yang mematok 215.000 klaim. Sementara itu, klaim berkelanjutan turun tipis ke angka 1,78 juta untuk pekan yang berakhir 23 Mei.

Data ini melengkapi laporan ketenagakerjaan swasta versi ADP pada hari Rabu yang menunjukkan penambahan 122.000 pekerjaan pada bulan Mei, sedikit di atas konsensus awal sebesar 110.000.

Pelaku pasar kini menanti rilis data resmi ketenagakerjaan (Non-Farm Payroll) bulan Mei dari pemerintah AS yang dijadwalkan keluar pada Jumat pagi waktu setempat.

Dari panggung geopolitik, Selat Hormuz masih menjadi saluran transmisi utama yang menggerakkan pasar logam, energi, suku bunga, dan valuta asing.

Kesultanan Oman dilaporkan tengah berupaya mempertahankan posisi netral di tengah tekanan AS terkait usulan manajemen pengelolaan jalur air oleh Iran.

Washington sendiri tetap menaruh kecurigaan tinggi terhadap struktur apa pun yang menyerupai sistem pengenaan tarif tol atau biaya transit di perairan internasional tersebut.

Meskipun demikian, dampak geopolitik terhadap pasar finansial pagi ini cenderung terlokalisasi dan tidak menimbulkan kepanikan massal. Harga minyak mentah jenis Brent tetap tertahan di bawah level $100 per barel meskipun arus pelayaran di Selat Hormuz dibatasi.

Harga minyak melunak karena adanya harapan de-eskalasi konflik, situasi yang kemudian menguntungkan emas akibat melemahnya dolar AS serta sisa-sisa permintaan portofolio lindung nilai. Perak pun mendapatkan dorongan ekstra dari momentum kebangkitan sektor logam mulia secara keseluruhan.

Sebelum bel pembukaan, kontrak berjangka ekuitas Wall Street bergerak variatif. Kontrak berjangka S&P 500 melemah 0,4 persen dan Nasdaq anjlok 1,2 persen akibat tertekan oleh penurunan saham sektor teknologi. Penurunan ini dipicu oleh saham Broadcom yang ambles lebih dari 15 persen di pasar pre-market pasca rilis laporan keuangan.

Sebaliknya, kontrak berjangka Dow Jones mampu menguat 0,7 persen karena tertopang oleh sentimen penurunan harga minyak. Sementara itu, aktivitas perdagangan saham di bursa Eropa dan Asia terpantau bergerak variatif.

Di pasar komoditas luar, minyak mentah bervariasi dengan jenis Nymex diperdagangkan lebih rendah di kisaran $93,72 per barel, sementara minyak mentah Brent berada di dekat $95,39 per barel. Indeks dolar AS melunak namun posisinya masih mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Di sektor obligasi, tingkat imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS tenor 10 tahun bergerak turun pada perdagangan awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas

Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:19 WIB

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:50 WIB

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:47 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:50 WIB

Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!

Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:35 WIB

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:44 WIB

Terkini

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:51 WIB

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:10 WIB

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:51 WIB

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:41 WIB