Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 04 Juni 2026 | 09:19 WIB
Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas
Ketegangan di Teluk kembali meningkat kemarin ketika serangan Iran terhadap Kuwait merusak bandara dan melukai puluhan orang. [GulfTimes/AP]
  • Serangan drone dan rudal Iran terhadap Bandara Internasional Kuwait pada 4 Juni 2026 menewaskan satu orang dan melukai enam puluh orang.
  • Pemerintah Kuwait merespons serangan tersebut dengan melayangkan nota protes resmi serta mengusir dua diplomat Iran dari wilayah negaranya.
  • Militer AS melancarkan serangan balasan di sekitar Selat Hormuz setelah Iran menargetkan fasilitas militer dan sipil di kawasan Teluk.

Suara.com - Ketegangan di Teluk kembali meningkat kemarin ketika serangan Iran terhadap Kuwait merusak bandara dan melukai puluhan orang.

Sementara militer Amerika Serikat melakukan serangan di dekat Selat Hormuz, dengan diplomasi untuk menghentikan perang menunjukkan sedikit kemajuan.

Melansir laman Gulf Times, Kamis (4/6/2026), Penerbangan di Bandara Internasional Kuwait ditangguhkan setelah serangan drone dan rudal Iran merusak fasilitas bandara dan misi diplomatik, menewaskan satu orang dan melukai lebih dari 60 lainnya, kata otoritas Kuwait dan media pemerintah.

Kuwait Airways dan Jazeera Airways kemudian melanjutkan penerbangan setelah mengambil langkah-langkah keselamatan, kata otoritas penerbangan sipil.

Kemudian, Kementerian Luar Negeri Kuwait menyerahkan nota protes resmi kepada kedutaan Iran, mengutuk serangan Iran yang berkelanjutan.

Menurut pernyataan Kuwait yang disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Duta Besar Hamad al-Meshan, keputusan tersebut juga mengumumkan langkah-langkah untuk mengurangi jumlah misi diplomatik Iran, termasuk menyatakan dua diplomat sebagai persona non grata.

Sebelumnya, media Iran melaporkan bahwa Garda Revolusi Iran (IRGC) telah menyerang markas Armada Kelima AS di Bahrain dan pangkalan udara AS, serta sebuah kapal yang diidentifikasi sebagai Panaya. Komando Pusat AS membantah pangkalan mereka telah diserang dan mengatakan rudal balistik Iran gagal mengenai targetnya di wilayah tersebut.

Namun, IIGC mengatakan mereka tidak menembak bandara Kuwait dan menyalahkan kerusakan tersebut pada rudal pencegat AS yang gagal mengenai targetnya, menurut media pemerintah Iran.

Militer AS mengatakan itu tidak akurat, dan bahwa drone Iran sengaja menargetkan bandara tersebut.

CENTCOM mengatakan telah melakukan serangkaian "serangan defensif" baru di Iran selatan, menargetkan lokasi peluncuran rudal dan kapal-kapal Iran yang berupaya memasang ranjau, dan melakukan serangan di Pulau Qeshm dekat Selat Hormuz setelah upaya serangan Iran.

"serangan pertahanan diri di lokasi yang diizinkan AS untuk digunakan untuk menyerang kapal sipil dan melanggar gencatan senjata. Setiap tindakan permusuhan akan ditanggapi dengan respons langsung dan tegas," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi.

Sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari, Teheran telah berulang kali menyerang target di wilayah Teluk yang merupakan lokasi pangkalan militer AS, mengenai target sipil dan militer.

Permusuhan sesekali kembali memanas dalam beberapa pekan terakhir meskipun gencatan senjata telah disepakati pada awal April, karena AS telah berupaya membuka kembali Selat Hormuz, jalur yang menangani sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas alam cair global sebelum perang.

Pekan lalu, Iran dan AS mengisyaratkan kemajuan menuju kesepakatan awal sementara untuk menghentikan perang dan membuka kembali selat tersebut, tetapi kedua pihak belum menandatangani kesepakatan tersebut, yang akan menyisakan negosiasi yang lebih kompleks untuk kemudian hari.

Mohsen Rezaei, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengatakan Iran tidak akan membiarkan AS "melampaui batas" baik dalam negosiasi maupun pengaturan gencatan senjata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:01 WIB

Penampakan Bandara Internasional Kuwait Luluh Lantak Dihantam Drone Iran

Penampakan Bandara Internasional Kuwait Luluh Lantak Dihantam Drone Iran

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:04 WIB

Timnas Iran Segera Kantongi Visa Jelang Piala Dunia 2026

Timnas Iran Segera Kantongi Visa Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:39 WIB

Terkini

Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri

Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:09 WIB

Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?

Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:46 WIB

Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan

Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:25 WIB

Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan

Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:22 WIB

Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis

Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:11 WIB

'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs

'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:09 WIB

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:56 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB