Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar

Dythia Novianty, Novian Ardiansyah

Jum'at, 05 Juni 2026 | 06:53 WIB
Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. [Suara.com/ Novian Adriansyah]
baca 10 detik
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski nilai tukar rupiah mencapai Rp18.000 per dolar AS.
  • Pemerintah bersama Bank Indonesia dan OJK terus berkoordinasi untuk memonitor serta menangani dampak pelemahan nilai tukar rupiah tersebut.
  • Indikator inflasi yang terkendali serta pertumbuhan ekonomi yang positif menjadi penopang stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global.

Suara.com - Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat.

Penegasan itu disampaikan Pras merespons nilai tukar rupiah yang kini menyentuh Rp18.000 per dolar AS.

"Tetapi yang pasti bisa kami sampaikan bahwa kita harus yakin bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi, kemudian dari inflasi yang masih terjaga, insyaAllah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat gitu," kata Pras di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Pras mengatakan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berkoordinasi, melakukan pengawasan dan tindakan.

"Berkenaan dengan masalah rupiah, kami pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, kemudian Bank Indonesia, kemudian juga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berkoordinasi secara intens untuk terus memonitor dan kemudian melakukan langkah-langkah," kata Pras.

Rupiah Jadi Sorotan Pasar

Ilustrasi Mata Uang Rupiah (Pexels/Robert Lens)
Ilustrasi Mata Uang Rupiah (Pexels/Robert Lens)

Pergerakan rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar AS menjadi perhatian karena merupakan salah satu titik psikologis penting bagi pasar keuangan.

Sejumlah analis menilai, pelemahan mata uang domestik tidak hanya dipengaruhi faktor internal, tetapi juga tekanan eksternal seperti penguatan dolar AS, kenaikan harga energi global, hingga meningkatnya ketegangan geopolitik di berbagai kawasan.

Meski demikian, pemerintah menilai kondisi ekonomi nasional masih memiliki daya tahan yang cukup kuat untuk menghadapi tekanan tersebut.

baca juga

Indikator makroekonomi seperti inflasi yang relatif terkendali, konsumsi domestik yang tetap tumbuh, serta aktivitas ekonomi yang masih bergerak positif menjadi faktor yang menopang stabilitas ekonomi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! Mata Uang Garuda Babak Belur, Dolar AS dan Singapura Kompak Hajar Rupiah Hari Ini

Gawat! Mata Uang Garuda Babak Belur, Dolar AS dan Singapura Kompak Hajar Rupiah Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:12 WIB

Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit

Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:30 WIB

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:03 WIB

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:59 WIB

Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768

Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:07 WIB

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:57 WIB

Terkini

Cuaca Semarang Diprakirakan Panas hingga 36 Derajat Celsius, Warga Diminta Waspada

Cuaca Semarang Diprakirakan Panas hingga 36 Derajat Celsius, Warga Diminta Waspada

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:44 WIB

Ulasan Mini Series Carrie: Ketika Perundungan Digital Membangkitkan Teror

Ulasan Mini Series Carrie: Ketika Perundungan Digital Membangkitkan Teror

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:43 WIB

4 Zodiak yang Paling Tidak Cocok dengan Scorpio, Musuh Alami dalam Asmara

4 Zodiak yang Paling Tidak Cocok dengan Scorpio, Musuh Alami dalam Asmara

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:40 WIB

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

×