Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Kata Toko Ritel Mewah Milik Djarum Soal Kehadiran Kopdes Merah Putih

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:02 WIB
Kata Toko Ritel Mewah Milik Djarum Soal Kehadiran Kopdes Merah Putih
Ranch Market - RanchGroup (Dok. Ranch Market)
  • Kopdes Merah Putih belum berdampak pada bisnis Ranch Market.
  • Tidak ada penutupan gerai maupun gangguan rantai pasok.
  • RANC yakin pasar produk premium tetap kuat dan bertumbuh.

Suara.com - Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang tengah didorong pemerintah belum membuat pelaku ritel premium khawatir. PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), pengelola jaringan supermarket premium Ranch Market dan Farmers Market milik Grup Djarum, menegaskan bahwa ekspansi KDMP sejauh ini belum memberikan dampak material terhadap bisnis perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 3 Juni 2026, manajemen RANC menyatakan bahwa koperasi Merah Putih dan bisnis ritel modern yang dijalankan perseroan menyasar segmen konsumen yang berbeda. Karena itu, keduanya dinilai dapat tumbuh berdampingan tanpa saling menggerus pasar.

Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa peta persaingan di industri ritel modern belum mengalami perubahan signifikan meski pemerintah gencar mengembangkan jaringan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Perseroan menegaskan hingga saat ini tidak ada penutupan gerai maupun gangguan operasional yang dipicu oleh kehadiran KDMP. Selain itu, RANC juga belum menemukan dampak berarti terhadap rantai pasok yang selama ini menopang bisnisnya.

RANC mengandalkan strategi pengadaan yang terdiversifikasi dengan dominasi produk lokal, sekaligus memperkuat kemitraan bersama UMKM dan pemasok dalam negeri. Strategi tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas pasokan di tengah berbagai perubahan lanskap perdagangan ritel nasional.

Dari sisi ekspansi, manajemen mengungkapkan wilayah pedesaan bukan menjadi fokus utama pengembangan gerai perusahaan. Dengan demikian, keberadaan KDMP tidak memengaruhi target pertumbuhan maupun proyeksi bisnis jangka menengah perseroan.

Menariknya, hingga kini belum ada komunikasi ataupun penjajakan kerja sama strategis antara RANC dan pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Meski demikian, perusahaan tetap membuka peluang untuk terus memantau perkembangan model bisnis koperasi tersebut.

Ke depan, RANC memilih fokus memperkuat fundamental usaha melalui peningkatan layanan, diferensiasi produk, dan pengalaman berbelanja bagi konsumen. Manajemen meyakini permintaan terhadap produk premium dan berkualitas masih memiliki ceruk pasar yang kuat di Indonesia, sehingga perseroan tetap optimistis menjaga pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri ritel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stop MBG dan KDMP! Niluh Djelantik Bongkar Gaji Guru PAUD 'Dipotong' Demi Program Baru Pemerintah

Stop MBG dan KDMP! Niluh Djelantik Bongkar Gaji Guru PAUD 'Dipotong' Demi Program Baru Pemerintah

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:20 WIB

5 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic TH-65NX600G: Smart TV Premium Terjangkau Layar 65 Inci

5 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic TH-65NX600G: Smart TV Premium Terjangkau Layar 65 Inci

Tekno | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:54 WIB

Smartwatch Premium, Amazfit Balance 3 Hadir dengan Layar 3.000 Nits dan Memori Lega

Smartwatch Premium, Amazfit Balance 3 Hadir dengan Layar 3.000 Nits dan Memori Lega

Tekno | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:24 WIB

Terkini

Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:57 WIB

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:52 WIB

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:14 WIB

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:03 WIB

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp 2,77 Juta/Gram, Tahan untuk Beli?

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp 2,77 Juta/Gram, Tahan untuk Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:57 WIB

Harga Emas Turun Berjamaah di Hari Jumat, Boleh Serok Sekarang?

Harga Emas Turun Berjamaah di Hari Jumat, Boleh Serok Sekarang?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:35 WIB

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:18 WIB