Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Irwan Febri

Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:24 WIB
Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP
Kebun lidah buaya KWT Sumber Boga di Padukuhan Tamanan, Kalasan, Sleman. (Dok. KWT Sumber Boga)
  • Kelompok Wanita Tani Sumber Boga mengelola kebun lidah buaya di lahan bekas klinik peninggalan Belanda, Padukuhan Tamanan, Sleman.
  • Sejak 2019, lahan seluas 1.000 meter persegi tersebut dimanfaatkan untuk membudidayakan 1.200 tanaman lidah buaya secara berkelompok.
  • Bantuan teknologi pengairan IoT dari BRI pada 2024 mempermudah perawatan tanaman serta mendukung pengembangan UMKM produk olahan warga.

"Sebelum ada pengairan itu, kami menggerakkan ibu-ibu. Hampir satu atau dua minggu sekali, bawa ember nanti jejer-jejer deket selokan itu. Diranting, satu planter bag itu satu ember kecil," kenang Nurul.

"Selama ini gitu, manual. Capek iya. Capek tanaga, capek perkewuh mengumumkan juga," lanjutnya.

Perubahan besar akhirnya datang pada 2024. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimanfaatkan KWT Sumber Boga untuk meningkatkan sarana dan prasarana kebun.

Sistem pengairan otomatis  KWT Sumber Boga di Padukuhan Tamanan, Kalasan, Sleman. (Dok. KWT Sumber Boga)
Sistem pengairan otomatis KWT Sumber Boga di Padukuhan Tamanan, Kalasan, Sleman. (Dok. KWT Sumber Boga)

Sebagian dana CSR BRI dialihkan untuk membuat Irigasi IoT (Internet of Things), sistem pengairan cerdas yang memanfaatkan sensor dan perangkat terhubung untuk penyiraman otomatis.

Sehingga, kini KWT Sumber Boga tidak angkat-angkat ember lagi. Cukup lewat handphone atau HP, kebun seluas 1.000 meter persegi itu bisa sirami dengan mudah dan efisien.

"Pakai smart IoT, tinggal pencet saja. Saya sambil masak saja nyalakan bisa, sudah mengalir. Saya mau di Semarang, mau di Jakarta juga bisa langsung," ujar Nurul.

"Jadi, sangat bermanfaat. Apalagi kalau musim kemarau sangat bermanfaat," imbuhnya.

Kebun Terawat, Ekonomi Warga Meningkat

Adanya teknologi penyiraman otomatis membuat tenaga ibu-ibu KWT Sumber Boga bisa teralihkan ke kegiatan lainnya, seperti pembuatan produk-produk untuk dipasarkan.

Saat ini, produk unggulan KWT Sumber Boga adalah minuman lidah buaya dengan aneka rasa. Kemudian, ada permen, keripik, hingga sabun.

Contoh produk dari KWT Sumber Boga. (Suara.com/Irwan Febri)
Contoh produk dari KWT Sumber Boga. (Suara.com/Irwan Febri)

Kepala Dukuh Tamanan, Hasto Sri Wibowo, menjelaskan bahwa UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) berkembang di bawah pengelolaan KWT Sumber Boga dengan jumlah saat ini mencapai 22.

Warga diberikan kesempatan untuk membuat produk. Kemudian, KWT Sumber Boga nantinya akan membantu dalam hal pemasaran dan lain sebagainya.

Kepala Dukuh Tamanan, Hasto Sri Wibowo, ketika ditemui di kediamannya. (Suara.com/Irwan Febri)
Kepala Dukuh Tamanan, Hasto Sri Wibowo, ketika ditemui di kediamannya. (Suara.com/Irwan Febri)

"Dengan adanya KWT ini sekarang sudah terkumpul sekitar 22 UMKM di Tamanan. Tadinya kan enggak ada," kata Hasto.

"Yang usaha-usaha kami kumpulkan, mau buat kripik dan lainnya, kami bantu pemasaran. Ada event-event kami munculkan semua," imbuhnya.

Berkembangnya UMKM di bawah KWT Sumber Boga turut diakui berdampak pada geliat ekonomi warga desa. Sehingga diharapkan mampu menciptakaan masyarakat yang semakin mandiri secara ekonomi.

"Iya berdampak ke ekonomi warga itu jelas," tegas Hasto.

"Saya harapannya simpel, warga saya tumbuh mandiri. Tidak kebergantungan dengan bantuan. Biar mereka usaha dan kita ikhtiar," lanjut pria asal Sleman itu.

Dari halaman klinik peninggalan Belanda yang pernah terbengkalai, kini tumbuh ribuan tanaman lidah buaya yang memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Jejak sejarah yang nyaris terlupakan perlahan menemukan kehidupan baru melalui tangan-tangan ibu rumah tangga KWT Sumber Boga yang merawatnya setiap hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya

Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:12 WIB

Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United

Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:53 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah

Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:52 WIB

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:14 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:42 WIB

OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1,2 Kuadriliun pada April 2026, Tumbuh 3,39 Persen

OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1,2 Kuadriliun pada April 2026, Tumbuh 3,39 Persen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:51 WIB

Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun hingga Mei 2026, Tumbuh 34,4 Persen

Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun hingga Mei 2026, Tumbuh 34,4 Persen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:30 WIB

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 23:33 WIB

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB