Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB
Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa malah menyudutkan Bloomberg saat media tersebut melaporkan soal hilangnya kepercayaan investor pada pemerintah Indonesia. [Antara]
  • Bloomberg melaporkan investor global ramai-ramai Sell Indonesia  akibat menurunnya kepercayaan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum fokus untuk menjawab masalah turunnya kepercayaa investor dan masih bicara soal kondisi fiskal serta ekonomi nasional yang tetap stabil.
  • Pemerintah bersama Bank Indonesia meningkatkan koordinasi fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan menarik modal.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terus saja denial menanggapi tren Sell Indonesia yang dilaporkan oleh media ekonomi terkemuka dunia Bloomberg pada pekan ini.

Dalam laporan itu Bloomberg melaporkan bahwa para investor global kini ramai-ramai melepas saham, surat berharga dan aset lain yang berkaita dengan Indonesia. Alhasil aliran modal asing yang keluar dari Indonesia sangat besar; rupiah kini menjadi salah satu mata uang dengan penurunan nilai tukar paling besar di dunia; dan IHSG terus saja anjlok.

Dijelaskan pula dalam artikel tersebut, alasan utama adanya tren melepas saham-saham dan aset Indonesia lain oleh para investor lebih kepada tergerusnya kepercayaan pada pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Tapi alih-alih fokus pada isi laporan - misalnya membeberkan langkah untuk mengembalikan kepercayaan investor ke rezim dan kebijakan ekonomi Presiden Prabowo - Purbaya malah menuding para jurnalis media tersebut "tidak mengenal Indonesia."

"Itu trend jual Indonesia saya baca di Bloomberg ya. Itu salah satu penulis mungkin yang enggak tahu keadaan Indonesia seperti apa," kata Purbaya saat ditemui wartawan di Jakarta pada Sabtu (6/6/2026).

Purbaya merujuk pada laporan APBN Kita yang baru dirilis pada Jumat (5/6/2026). Ia menegaskan bahwa kondisi perekonomian nasional saat ini tetap aman dan terkendali.

"Makanya kemarin saya percepat itu APBN kita untuk penyelidikan ke pasar, bahwa kondisi fiskal kita baik, ekonominya kita juga cukup kuat, sehingga nanti lama-lama sentiment negatif itu bisa hilang," kata dia.

Purbaya meminta para investor untuk melihat situasi secara lebih mendalam dan memahami kondisi ekonomi riil yang terjadi. Ia menegaskan bahwa saat ini kondisi fiskal dan perekonomian nasional berada dalam keadaan yang baik.

"Kepemimpinan Bapak Presiden (Prabowo) masih cukup kuat untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan strategi pembangunan," katanya.

Sebelumnya pada Sabtu pagi di Gedung DPR, Jakarta Purbaya dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengumumkan akan meningkatkan koordinasi fiskal dan moneter untuk menjaga nilai tukar rupiah.

Pemerintah dan BI akan melakukan dua langkah untuk mendukung stabilitas rupiah.‎ Pertama adalah meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan domestik guna mendorong kembali masuknya aliran modal asing (inflow).‎

Kedua adalah menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan melalui pengelolaan kas pemerintah yang tetap ditempatkan di Bank Indonesia, disertai peningkatan remunerasi yang dibayarkan BI kepada pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:54 WIB

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:08 WIB

Terkini

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:09 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:54 WIB