- Kelompok Usaha Bersama Sejahtera di Sidoarjo berdiri tahun 2017 untuk mengatasi keterbatasan modal usaha konveksi lokal.
- Bantuan sarana produksi dari PT PLN melalui program TJSL berhasil meningkatkan kapasitas produksi secara sangat signifikan.
- Peningkatan produksi tersebut mendorong omzet bulanan kelompok usaha hingga mencapai tiga puluh juta rupiah per bulan.
Akumulasi omzet usaha kelompok yang awalnya hanya berkisar di angka empat juta rupiah per bulan, kini meroket hingga menyentuh level tiga puluh juta rupiah per bulan. Realisasi ini secara nyata meningkatkan standar kesejahteraan finansial para keluarga anggota kelompok di perdesaan.
Ketua KUB Sejahtera, Putri Windawati, menjelaskan bahwa dukungan dari pihak PLN merupakan pilar utama yang mengubah daya saing usaha mereka di industri garmen lokal.
"Bantuan peralatan dan pelatihan dari PLN membuat proses produksi kami menjadi jauh lebih lancar. Kami tidak lagi cemas menghadapi pesanan dalam jumlah besar yang datang mendadak," ujar Putri.
Saat ini, portofolio produk kain hasil produksi KUB Sejahtera telah berhasil memperluas penetrasi pasar ke luar wilayah kecamatan. Berbagai pusat grosir komersial utama di kota Surabaya dan Sidoarjo kini telah menjadi mitra penampung tetap produk mereka.
Diversifikasi produk juga terus dikembangkan, di mana saat ini mereka tidak hanya memproduksi jilbab, melainkan sudah mampu memproduksi gamis, kaos, hingga seragam kerja yang dilengkapi dengan bordir komputer.
General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, mengutarakan bahwa orientasi utama dari implementasi program TJSL adalah untuk menstimulasi kemandirian ekonomi berbasis komunitas.