Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 08 Juni 2026 | 10:25 WIB
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan hari ini. Mata uang Garuda dibuka melemah ke level Rp18.126 per dolar Amerika Serikat (AS), menandai tekanan yang masih kuat di pasar keuangan domestik. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka melemah 0,50% ke Rp18.126 per dolar AS.
  • Data tenaga kerja AS dan Timur Tengah dorong dolar menguat.
  • Rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp18.000-Rp18.150.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan hari ini. Mata uang Garuda dibuka melemah ke level Rp18.126 per dolar Amerika Serikat (AS), menandai tekanan yang masih kuat di pasar keuangan domestik.

Berdasarkan data Bloomberg, Senin (8/6/2026), rupiah turun 90 poin atau 0,50% dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp18.036 per dolar AS. Pelemahan tersebut membuat rupiah kembali masuk zona merah di tengah penguatan dolar AS secara global.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah berasal dari kombinasi sentimen eksternal dan domestik yang mendorong investor kembali memburu dolar AS.

"Rupiah melemah terhadap dolar AS yang menguat tajam setelah data pekerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan dan sentimen domestik menekan rupiah," kata Lukman.

Menurutnya, penguatan dolar semakin didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang membuat pelaku pasar cenderung mencari aset safe haven. Kondisi tersebut memberikan tekanan tambahan bagi mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Lukman memperkirakan rupiah masih berpotensi bergerak melemah hingga penutupan perdagangan sore nanti. Dia memproyeksikan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp18.000 hingga Rp18.150 per dolar AS.

"Rupiah sampai sore ini akan melemah ke level 18.000-18.150," ujarnya.

Tak hanya rupiah, sejumlah mata uang Asia juga berada dalam tekanan terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah merosot 0,92%.

Di posisi berikutnya, dolar Taiwan terkoreksi 0,44%, peso Filipina melemah 0,33%, dan baht Thailand turun 0,17%. Yen Jepang juga tergelincir 0,02%, sementara dolar Hong Kong melemah tipis 0,003%.

baca juga

Di sisi lain, won Korea Selatan justru menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di Asia setelah menguat 0,58%. Yuan China naik 0,07%, sedangkan dolar Singapura menguat tipis 0,01% terhadap dolar AS.

Pergerakan rupiah saat ini menjadi perhatian pelaku pasar mengingat level Rp18.000 per dolar AS merupakan area psikologis penting yang dapat memengaruhi sentimen investor maupun aktivitas ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan

Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:18 WIB

Terdampak Rupiah Melemah, Baskara Putra Ngeri Harga Kebutuhan Makin Mahal

Terdampak Rupiah Melemah, Baskara Putra Ngeri Harga Kebutuhan Makin Mahal

Entertainment | Minggu, 07 Juni 2026 | 22:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18 Ribu dan IHSG Anjlok, Denny Sumargo Curhat Lewat AI

Rupiah Tembus Rp18 Ribu dan IHSG Anjlok, Denny Sumargo Curhat Lewat AI

Entertainment | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

×