Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 09 Juni 2026 | 08:20 WIB
Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains
Beberapa sample produk dari STIG POD ditampilkan pada acara "Vape Fair" di JCC, Jakarta, Sabtu (7/9). (Suara.com/Angga Budhiyanto)
baca 10 detik
  • Nikotin berpotensi meningkatkan fokus dan memperbaiki mood.
  • Rokok elektrik bernikotin efektif menekan keinginan merokok.
  • AKVINDO dorong edukasi nikotin berbasis sains dan fakta.

Suara.com - Nikotin Disebut Berpotensi Tingkatkan Fokus, Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains

Kemampuan menjaga fokus dan stabilitas suasana hati menjadi modal penting dalam meningkatkan produktivitas di tengah tuntutan aktivitas yang semakin tinggi. Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa nikotin berpotensi memberikan manfaat kognitif bagi perokok dewasa, termasuk membantu mempertahankan konsentrasi dan memperbaiki mood.

Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Harm Reduction Journal melalui studi yang melibatkan 40 perokok dewasa sehat. Para peserta diminta menghentikan konsumsi nikotin selama 12 jam sebelum mengikuti serangkaian pengujian yang membandingkan penggunaan rokok konvensional, rokok elektrik dengan berbagai kadar nikotin, serta kondisi tanpa penggunaan produk nikotin.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang mengandung nikotin berpotensi meningkatkan kemampuan mempertahankan perhatian dan fokus dibandingkan kondisi tanpa konsumsi nikotin. Selain itu, penggunaan rokok elektrik bernikotin juga terbukti mampu menekan keinginan merokok secara signifikan.

Penulis utama penelitian, Harry J. Green, menilai temuan tersebut mengindikasikan bahwa rokok elektrik berpotensi menjadi alternatif bagi perokok dewasa yang ingin mengurangi konsumsi rokok konvensional.

"Ini menunjukkan bahwa rokok elektrik berpotensi menjadi alternatif yang dapat diterima bagi perokok dewasa yang apabila tidak memiliki pilihan produk lain kemungkinan akan tetap melanjutkan kebiasaan merokok," ujarnya.

Temuan tersebut dinilai membuka ruang diskusi baru mengenai peran nikotin dalam pendekatan pengurangan risiko (harm reduction) di sektor tembakau. Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, mengatakan masyarakat perlu memperoleh informasi yang lebih komprehensif dan berbasis bukti ilmiah terkait nikotin.

Menurut Paido, selama ini banyak masyarakat yang menyamakan nikotin dengan seluruh risiko kesehatan akibat merokok. Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dampak kesehatan berasal dari proses pembakaran tembakau yang menghasilkan tar, karbon monoksida, dan ribuan senyawa berbahaya lainnya.

Ia juga menyoroti penjelasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) yang menyebut nikotin memang bersifat adiktif, namun asap hasil pembakaran rokok menjadi faktor utama penyebab berbagai penyakit serius pada perokok.

baca juga

Meski demikian, Paido menegaskan hasil penelitian mengenai manfaat kognitif nikotin tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan bagi non-perokok atau kelompok usia muda untuk mulai menggunakan produk nikotin. Menurutnya, edukasi publik harus disampaikan secara seimbang dengan tetap menekankan bahwa nikotin merupakan zat adiktif yang penggunaannya hanya diperuntukkan bagi konsumen dewasa.

Di tengah berkembangnya industri produk tembakau alternatif, temuan ilmiah seperti ini dinilai dapat menjadi dasar bagi pembentukan kebijakan dan edukasi publik yang lebih berbasis sains, sekaligus mendukung upaya pengurangan risiko bagi perokok dewasa yang mencari pilihan selain rokok konvensional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Tahun Ketiga, CFX Fokus Perkuat Pilar Kepercayaan Industri Kripto Nasional

Masuk Tahun Ketiga, CFX Fokus Perkuat Pilar Kepercayaan Industri Kripto Nasional

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 19:53 WIB

Gegara Kebijakan Rokok Baru, RI Berpotensi Kehilangan Pendapatan Negara

Gegara Kebijakan Rokok Baru, RI Berpotensi Kehilangan Pendapatan Negara

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 19:02 WIB

Bahlil: Harga LNG Naik Bukan Hanya di Indonesia

Bahlil: Harga LNG Naik Bukan Hanya di Indonesia

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:49 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×