Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi Masih Rp 18.000

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 09 Juni 2026 | 15:53 WIB
Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi Masih Rp 18.000
Rupiah bernasib baik hari ini tapi masih di level Rp 18.000. [Antara
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah menguat 0,72 persen ke level Rp 18.058 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari Selasa.
  • Bank Indonesia menaikkan suku bunga menjadi 5,5 persen yang menjadi faktor pendukung utama penguatan mata uang rupiah tersebut.
  • Meredanya ketegangan politik di Timur Tengah serta koreksi dolar AS turut mendorong penguatan rupiah dan berbagai mata uang Asia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berotot pada penutupan perdagangan sore ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda naik usai Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan suku bunga menjadi 5,5 persen.

Mengacu pada data kompilasi pasar spot Bloomberg, rupiah menguat ke level Rp 18.058 per dolar AS atau naik 129 poin atau setara 0,72 persen.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah menguat dikarenakan meredanya tensi politik di Timur Tengah.

"Walau memang perkembangan eksternal juga sangat positif, sentimen risk on, meredanya ketegangan di Timur Tengah , menurunya harga minyak mentah dunia, koreksi pada dolar AS," katanya saat dihubungi Suara.com, Selasa (9/6/2026).

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Lukman, penguatan rupiah juga didukung oleh keputusan BI yang tiba-tiba menaikkan suku bunga menjadi 5,5 persen.

"Namun kenaikan ini memberikan dukungan yang paling besar terhadap rupiah hari ini," katanya.

Sebagai informasi, mayoritas mata uang Asia menguat, won Korea Selatan berada satu level di bawah rupiah setelah melesat 0,42 persen. Lalu ada ringgit Malaysia yang terangkat 0,28 persen, dan peso Filipina ditutup menanjak 0,22 persen.

Diikuti, yuan China terkerek 0,16 persen. Berikutnya, rupee India terapresiasi 0,13 persen serta dolar Singapura naik 0,12 persen dan, dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,003 persen.

Berikut daftar mata uang lain yang menguat:

baca juga
  • Won Korea Selatan menguat 0,42 persen
  • Ringgit Malaysia naik 0,28 persen
  • Peso Filipina menguat 0,22 persen
  • Yuan China naik 0,16 persen
  • Rupee India terapresiasi 0,13 persen
  • Dolar Singapura menguat 0,12 persen
  • Dolar Hong Kong naik tipis 0,003 persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000

Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:41 WIB

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:02 WIB

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:02 WIB

Terkini

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

×