Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi Masih Rp 18.000

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 09 Juni 2026 | 15:53 WIB
Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi Masih Rp 18.000
Rupiah bernasib baik hari ini tapi masih di level Rp 18.000. [Antara
  • Nilai tukar rupiah menguat 0,72 persen ke level Rp 18.058 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari Selasa.
  • Bank Indonesia menaikkan suku bunga menjadi 5,5 persen yang menjadi faktor pendukung utama penguatan mata uang rupiah tersebut.
  • Meredanya ketegangan politik di Timur Tengah serta koreksi dolar AS turut mendorong penguatan rupiah dan berbagai mata uang Asia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berotot pada penutupan perdagangan sore ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda naik usai Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan suku bunga menjadi 5,5 persen.

Mengacu pada data kompilasi pasar spot Bloomberg, rupiah menguat ke level Rp 18.058 per dolar AS atau naik 129 poin atau setara 0,72 persen.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah menguat dikarenakan meredanya tensi politik di Timur Tengah.

"Walau memang perkembangan eksternal juga sangat positif, sentimen risk on, meredanya ketegangan di Timur Tengah , menurunya harga minyak mentah dunia, koreksi pada dolar AS," katanya saat dihubungi Suara.com, Selasa (9/6/2026).

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Lukman, penguatan rupiah juga didukung oleh keputusan BI yang tiba-tiba menaikkan suku bunga menjadi 5,5 persen.

"Namun kenaikan ini memberikan dukungan yang paling besar terhadap rupiah hari ini," katanya.

Sebagai informasi, mayoritas mata uang Asia menguat, won Korea Selatan berada satu level di bawah rupiah setelah melesat 0,42 persen. Lalu ada ringgit Malaysia yang terangkat 0,28 persen, dan peso Filipina ditutup menanjak 0,22 persen.

Diikuti, yuan China terkerek 0,16 persen. Berikutnya, rupee India terapresiasi 0,13 persen serta dolar Singapura naik 0,12 persen dan, dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,003 persen.

Berikut daftar mata uang lain yang menguat:

  • Won Korea Selatan menguat 0,42 persen
  • Ringgit Malaysia naik 0,28 persen
  • Peso Filipina menguat 0,22 persen
  • Yuan China naik 0,16 persen
  • Rupee India terapresiasi 0,13 persen
  • Dolar Singapura menguat 0,12 persen
  • Dolar Hong Kong naik tipis 0,003 persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000

Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:41 WIB

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:02 WIB

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:02 WIB

Terkini

Cadev Turun 1,3 Miliar Dolar AS, Gubernur BI Singgung IMF

Cadev Turun 1,3 Miliar Dolar AS, Gubernur BI Singgung IMF

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:49 WIB

Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000

Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:41 WIB

Masih Menarikkah Investasi Saham BBCA? Tengok Strateginya

Masih Menarikkah Investasi Saham BBCA? Tengok Strateginya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:34 WIB

Daftar Saham Paling Laris Hari Ini: BBCA Transaksi Jumbo, BUMI Tembus Volume Besar

Daftar Saham Paling Laris Hari Ini: BBCA Transaksi Jumbo, BUMI Tembus Volume Besar

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:40 WIB

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:35 WIB

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:02 WIB

Menaker Paparkan Program Prabowo terkait Tenaga Kerja di Konferensi Perburuhan Internasional

Menaker Paparkan Program Prabowo terkait Tenaga Kerja di Konferensi Perburuhan Internasional

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:25 WIB

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:17 WIB

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:08 WIB

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:02 WIB