Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 09 Juni 2026 | 15:41 WIB
Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000
Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di pabrik kawasan Duren Tiga, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan menetapkan subsidi kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram untuk menjaga stabilitas harga bahan baku tahu tempe.
  • Kebijakan yang diputuskan di Jakarta ini bertujuan memitigasi dampak lonjakan kurs dolar AS terhadap ketergantungan impor kedelai nasional.
  • Pemerintah menugaskan Perum Bulog mendistribusikan subsidi bagi 250.000 ton kedelai pertama untuk melindungi daya beli masyarakat serta UMKM.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas, mengumumkan bahwa negara akan menggelontorkan subsidi harga kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram.

Kebijakan darurat ini diambil guna mengamankan stabilitas harga bahan baku industri tahu dan tempe yang kian tertekan oleh lonjakan mata uang dolar AS.

Keputusan strategis tersebut disepakati dalam forum rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Jakarta. Pertemuan itu secara khusus membedah grafik pergerakan harga komoditas pangan pokok nasional bersama jajaran perwakilan kementerian dan lembaga sektor terkait.

Zulhas memaparkan bahwa intervensi berupa pemberian subsidi kompensasi ini sangat mendesak, mengingat struktur pemenuhan kebutuhan kedelai di dalam negeri masih didominasi oleh jalur impor.

Ketergantungan yang teramat tinggi tersebut otomatis membuat harga tebus kedelai di tingkat pengrajin menjadi sangat sensitif terhadap gejolak kurs valuta asing.

"Kedelai yang hampir 100 persen impor itu tentu akan terkait harganya. Mungkin enggak naik, tapi ukurannya kurang. Nah, oleh karena itu tadi kita putuskan disubsidi Rp2.000 per kilo, pemerintah menyediakan untuk 250.000 ton pertama melalui Bulog," jelas Zulhas saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Menko Pangan tidak menampik bahwa melemahnya performa mata uang Garuda menjadi pemicu utama merangkaknya harga modal kedelai impor.

Kendati demikian, otoritas eksekutif memilih jalur pemberian insentif fiskal agar beban kenaikan biaya logistik tersebut tidak langsung menghantam daya beli masyarakat luas maupun menggerus margin laba para pelaku UMKM produsen tahu dan tempe.

"Ya, kan dolar kan 16 setengah (ribu) jadi 18 ribu sebetulnya enggak sampai 2.000 kan, tapi kita tadi kasih Rp2.000 per kilo untuk 250.000 ton pertama," imbuhnya merinci kalkulasi selisih kurs.

baca juga

Terkait teknis operasional di lapangan, pemerintah secara resmi menugaskan Perum Bulog sebagai instrumen tunggal yang memegang kendali atas distribusi kedelai bersubsidi tersebut. Sementara untuk aspek legalitas penganggaran dan pembiayaan program akan dimatangkan lebih lanjut bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta Kementerian Keuangan.

"Nanti Bulog yang akan teknisnya seperti apa, ya," tutur Zulhas.

Sebagai langkah formal, jajaran Kemenko Pangan bakal segera melayangkan dokumen usulan tertulis kepada instrumen kementerian teknis pengelola keuangan negara untuk melegalkan kebijakan ini. Zulhas memastikan bahwa rencana perlindungan ketahanan pangan ini telah mendapatkan restu langsung dari Kepala Negara.

"Dan kita putuskan di sini, nanti akan diusulkan, nanti yang teknis selanjutnya tentu Menteri Perekonomian bersama Kementerian Keuangan kita akan buat surat ke sana. Tapi ini sudah lapor ke Bapak Presiden," pungkas Zulhas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:02 WIB

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:02 WIB

Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:57 WIB

Rupiah Melemah Harga Suku Cadang Motor di Indonesia Naik 20 Persen

Rupiah Melemah Harga Suku Cadang Motor di Indonesia Naik 20 Persen

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:34 WIB

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24 WIB

Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?

Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:55 WIB

Terkini

Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag

Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:00 WIB

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK

Foto | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:00 WIB

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Entertainment | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

×