Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 09 Juni 2026 | 18:11 WIB
Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi
Harga makanan di warung tegal (warteg) yang selama ini dikenal sebagai pilihan paling ramah kantong bagi pekerja dan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah mulai merangkak naik. Foto Dhia Sukmahadi Putra Nugraha Suara.com
  • Harga ayam warteg naik 25%, dari Rp8.000 menjadi Rp10.000.
  • Konsumen mulai pesan setengah porsi untuk tekan pengeluaran.
  • Kenaikan bahan baku tekan warteg di tengah persaingan ketat.

Suara.com - Harga makanan di warung tegal (warteg) yang selama ini dikenal sebagai pilihan paling ramah kantong bagi pekerja dan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah mulai merangkak naik. Kenaikan harga lauk, khususnya ayam dan usus, menjadi sinyal bahwa tekanan biaya hidup masih membayangi konsumsi harian masyarakat.

Di Warteg Indrajaya Bahar, Jakarta Barat, harga ayam naik dari Rp8.000 menjadi Rp10.000 per potong. Sementara lauk usus yang sebelumnya dijual Rp3.000 kini menjadi Rp4.000. Kenaikan tersebut terjadi setelah harga bahan baku mengalami penyesuaian dalam beberapa bulan terakhir akibat rupiah yang terus melemah ke Rp18.000.

"Kalau ayam dari Rp8.000 jadi Rp10.000, usus dari Rp3.000 jadi Rp4.000. Yang lain masih sama, sayur masih Rp2.000 dan ikan Rp8.000," ujar Suri kepada Suara.com, pemilik Warteg Indrajaya Bahar.

Warteg Tak Lagi Semurah Dulu

Kenaikan harga lauk mungkin terlihat kecil, namun bagi pelanggan warteg yang mengandalkan anggaran makan harian terbatas, tambahan Rp2.000 per porsi bisa berdampak signifikan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa makanan rakyat yang selama ini menjadi benteng terakhir konsumsi murah mulai ikut terdorong oleh kenaikan biaya produksi. Kondisi tersebut berpotensi menggerus daya beli kelompok pekerja informal dan buruh harian yang sangat sensitif terhadap perubahan harga makanan.

Di sisi lain, persaingan bisnis warteg juga semakin ketat. Pemilik Warteg Nahda, Faiqo, mengaku jumlah pelanggan belum sepenuhnya pulih sejak pandemi Covid-19. Bahkan jumlah warteg di sekitar lokasi usahanya terus bertambah.

Akibatnya, pelaku usaha harus mencari cara agar pelanggan tetap bertahan meski harga bahan baku meningkat.

"Kadang ada pelanggan yang beli setengah porsi nasi Rp10.000, kalau satu porsi sekitar Rp15.000," kata Faiqo.

Menurutnya, perubahan pola konsumsi pelanggan mulai terlihat. Sebagian konsumen memilih mengurangi porsi makan dibanding harus mengeluarkan uang lebih banyak.

Konsumen Mulai Berhemat

Fenomena pelanggan membeli setengah porsi nasi menjadi indikasi bahwa tekanan ekonomi mulai dirasakan di level paling bawah. Ketika harga makanan naik, strategi pertama yang dilakukan masyarakat umumnya adalah mengurangi kuantitas konsumsi.

Meski demikian, belum semua warteg mengalami penurunan transaksi.

Di Warteg Grand Bahari, harga nasi ayam masih bertahan di Rp15.000 dan nasi telur Rp10.000. Kenaikan hanya terjadi pada menu nasi ikan yang kini mencapai Rp17.000 per porsi akibat lonjakan biaya minyak goreng dan bahan baku lainnya.

Pemilik Warteg Grand Bahari, Surinah, mengaku kenaikan harga tidak bisa dihindari jika ingin menjaga keberlangsungan usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:40 WIB

Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping

Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:15 WIB

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:01 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana

Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:45 WIB

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:40 WIB

Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?

Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:32 WIB

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:26 WIB

Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung

Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:02 WIB

IHSG Terlalu Perkasa Hari Ini Naik 7%, Saham BBCA dan BBRI Jadi Buruan

IHSG Terlalu Perkasa Hari Ini Naik 7%, Saham BBCA dan BBRI Jadi Buruan

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:52 WIB

BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri

BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:39 WIB

Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya

Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:38 WIB

Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana

Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:26 WIB