Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping

Liberty Jemadu, Novian Ardiansyah

Selasa, 09 Juni 2026 | 16:15 WIB
Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping
Ekonom Muhammad Chatib Basri dan Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026. [Suara.com/Novian Ardiansyah]
baca 10 detik
  • Ekonom Muhammad Chatib Basri dan Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026.
  • Pertemuan tersebut memicu spekulasi publik mengenai potensi pergantian posisi Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa.
  • Chatib Basri dikenal sebagai ekonom berpengalaman yang pernah berhasil membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi masa lalu.

Suara.com - Ekonom Muhammad Chatib Basri mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (9/6/2026). Chatib, yang dikenal sebagai menteri keuangan yang pernah membawa Indonesia keluar dari bibir jurang krisis ekonomi pada 2013, datang bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

Kedatangan Chatib di Istana menjadi sorotan di tengah santernya rumor bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan di tengan kondisi perekonomian yang lesu.

Chatib sendiri, kepada wartawan, mengaku kehadirannya di Istana untuk bertemu secara langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.

"Iya," kata Chatib singkat kepada wartawan di Istana, Selasa (9/6/2026).

Chatib menjelaskan pertemuan dengan Prabowo tidak dilakukan secara empat mata, melainkan bersama dengan Luhut. Meski demikian, terkait apa pembahasan dalam pertemuan, Chatib tidak menjawab.

"Tanya Pak Luhut," kata Chatib saat ditanya siapa saja yang akan hadir dalam pertemuan tersebut.

Chatib sekaligus menanggapi ihwal namanya yang santer disebut bakal menggantikan Purbaya sebagai Menkeu.

"Saya enggak tahu," kata Chatib.

Ia tidak menjelaskan gambalang saat ditanya kepulangannya ke tanah air dari Amerika Serikat perihal rumor bakal menjadi bendahara negara.

baca juga

"Enggak, baru diurus sekarang," kata Chatib.

Ekonom Muhammad Chatib Basri dan Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026. [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Ekonom Muhammad Chatib Basri dan Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Menkeu Spesialis Krisis

Chatib Basri sendiri sudah tidak asing di pemerintahan. Ia pernah mengemban tanggung jawab sebagai Kepala BKPM (2012-2013) dan Menteri Keuangan (2013-2014).

Saat menjabat sebagai Menkeu itulah Chatib dikenal sebagai spesialis krisis ekonomi. Karena ketika itu, dia ditugaskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi Taper Tantrum.

Saat itu Indonesia bersama lima negara berkembang lainnya masuk dalam kelompok negara paling rentan terperosok dalam krisis akibat Taper Tantrum - gejolak pasar keuangan global yang dipicu oleh rencana bank sentral Amerika Serikat, untuk mengurangi program stimulus Quantitative Easing.

Keputusan ini memicu kepanikan investor global yang kemudian menarik modal besar-besaran dari negara berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia. Adapun Indonesia sangat tergantung pada investasi asing untuk membiayai transaksi berjalan saat itu dan hingga saat ini.

Chatib, seperti yang dijelaskannya di X, pada saat itu menjadi salah satu tokoh kunci untuk membawa Indonesia keluar dari krisis.

"Saat itu rupiah melemah dan kekhawatiran krisis keuangan terjadi. Indonesia dikategorikan masuk ke dalam fragile five. Namun dengan kombinasi pengetatan fiskal, BI menaikkan suku bunga dan expenditure switching policy, Indonesia bersama India berhasil keluar dari fragile five dalam waktu tujuh bulan," terang Chatin.

Salah satu langkah berani Chatib ketika itu adalah mengurangi subsidi BBM dan menggunakan anggarannya untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Berkat langkah-langkah itu, investasi asing pun kembali ke Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:35 WIB

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:02 WIB

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:17 WIB

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24 WIB

Purbaya Ogah Ungkap Anggaran Dinas Luar Negeri Prabowo: Rahasia Presiden, Enggak Boleh

Purbaya Ogah Ungkap Anggaran Dinas Luar Negeri Prabowo: Rahasia Presiden, Enggak Boleh

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 19:23 WIB

Terkini

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

×