Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah

Liberty Jemadu, Novian Ardiansyah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:56 WIB
MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah
Survei Dewan Ekonomi Nasional menemukan bahwa program Makan Bergizi Gratis berhasil membentuk ekosistem rantai pasok baru di berbagai daerah Indonesia. [Antara]
baca 10 detik
  • Dewan Ekonomi Nasional melaporkan program Makan Bergizi Gratis berhasil membentuk ekosistem rantai pasok baru di berbagai daerah Indonesia.
  • Sebanyak 86,9 persen dapur Makan Bergizi Gratis telah bermitra dengan UMKM lokal sebagai pemasok utama bahan baku pangan.
  • Survei menunjukkan program tersebut berhasil menyerap tenaga kerja lokal dan mendapatkan tingkat kepuasan publik mencapai 70 persen.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis atau MBG, salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, sukses menciptakan ekosistem rantai pasok baru di daerah, demikian hasil temuan survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN).

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hasil survei yang menunjukkan keberhasilan MBG itu sudah disampaikan pihaknya kepada Prabowo dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (6/9/2026).

"Tadi saya jelaskan mengenai makan bergizi, karena MBG ini memang program yang sangat baik. Hanya pengelolaannya memang perlu ditata dengan rapi," terang Luhut usai bertemu Prabowo bersama ekonom Chatib Basri.

Sementara anggota (DEN) Septian Hario Seto, dalam kesempatan yang sama menguraikan lebih rinci hasil survei yang dibiayai sendiri oleh DEN tersebut. Ia mengatakan survei digelar di 800 titik - dari Nias hingga Papua - yang dipilih dengan metode random sampling.

"Kami ingin melihat apakah ada ekosistem supply chain baru yang terbentuk ketika program ini dijalankan" jelas dia.

Hasilnya ditemukan, ada 86,9 persen SPPG atau dapur MBG yang memiliki setidaknya satu supplier atau pemasok bahan baku lokal yang merupakan UMKM setempat.

Rata-ratanya, lanjut Seto, setiap SPPG yang disurvei menggandeng tiga UMKM sebagai pemasok untuk dapur mereka.

Survei Dewan Ekonomi Nasional menemukan bahwa program Makan Bergizi Gratis berhasil membentuk ekosistem rantai pasok baru di berbagai daerah Indonesia. Foto: Peternakan ayam ras di Palu, Sulawesi Tengah memproduksi telur untuk kebutuhan program MBG. [Antara]
Survei Dewan Ekonomi Nasional menemukan bahwa program Makan Bergizi Gratis berhasil membentuk ekosistem rantai pasok baru di berbagai daerah Indonesia. Foto: Peternakan ayam ras di Palu, Sulawesi Tengah memproduksi telur untuk kebutuhan program MBG. [Antara]

"Jadi ini membuktikan bahwa program MBGB ini, selain mencapai tujuan Bapak Presiden untuk perbaikan gizi dari anak-anak Indonesia, juga menciptakan ekosistem supply chain yang baru," tegas Seto.

Lebih lanjut ia menyampaikan ada sekitar 65 UMKM yang memasok bahan baku berada di satu kabupaten dengan dapur atau SPPG yang mereka pasok. Seto menyimpulkan, data ini menunjukkan bahwa UMKM-UMKM tersebut bukan perusahaan besar dari luar yang tetapi bisnis lokal yang diberdayakan.

baca juga

"Yang ketiga temuan kita adalah tenaga kerja (UMKM) itu hampir 99 persen memang dari warga sekitar," ia membeberkan.

Terakhir, survei DEN menemukan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap program MBG mencapai 70 persen.

Dari survei itu, DEN juga menghasilkan usulan untuk perbaikan ke depannya. Salah satunya, kata Seto, adalah dibutuhkan bantuan modal untuk UMKM pemasok bahan baku SPPG. Modal diperlukan agar mereka bisa mengembangkan bisnis lebih besar dan akhirnya bisa lebih banyak memasok bahan baku untuk dapur MBG.

Seto menilai, hasil survei ini juga mengonfirmasi laporan Badan Pusat Statistik atau BPS tentang sumbangsih atau kontribusi program MBG yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen pada Kuartal I kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:57 WIB

Luhut Menghadap Prabowo, Respons Kenaikan Suku Bunga BI Curi Perhatian

Luhut Menghadap Prabowo, Respons Kenaikan Suku Bunga BI Curi Perhatian

Video | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:00 WIB

Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG

Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:27 WIB

MBG Sampai ke Raja Ampat, tapi Siapa yang Mau Bayar?

MBG Sampai ke Raja Ampat, tapi Siapa yang Mau Bayar?

Your Say | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:23 WIB

Kasus di BGN dan Ancaman Korupsi MBG: Di Mana Celahnya?

Kasus di BGN dan Ancaman Korupsi MBG: Di Mana Celahnya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:52 WIB

Terkini

Wisata Kuliner Dunia Sambil Belanja, Tren Baru yang Makin Diminati Masyarakat Serang

Wisata Kuliner Dunia Sambil Belanja, Tren Baru yang Makin Diminati Masyarakat Serang

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:36 WIB

Bagaimana Cara Mengatasi Bedak yang Terlalu Putih? Akali dengan Produk Ini

Bagaimana Cara Mengatasi Bedak yang Terlalu Putih? Akali dengan Produk Ini

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:35 WIB

Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!

Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:30 WIB

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:15 WIB

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

×