Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Tak Cukup Melek Digital, Gen Z Harus Kuasai AI untuk Investasi Saham

Achmad Fauzi

Rabu, 10 Juni 2026 | 12:43 WIB
Tak Cukup Melek Digital, Gen Z Harus Kuasai AI untuk Investasi Saham
Ilustrasi perdagangan saham memanfaatkan AI. [ist].
  • PT Indo Premier Sekuritas menekankan pentingnya penguasaan AI bagi generasi muda untuk mengelola keuangan dan investasi secara optimal.
  • Pemanfaatan AI dinilai menjadi kompetensi dasar yang krusial guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan digital.
  • IPOT meluncurkan gerakan edukasi untuk meningkatkan pemahaman generasi muda dalam memanfaatkan teknologi AI secara produktif dan bertanggung jawab.

Suara.com - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai akan mengubah cara generasi muda dalam mengelola keuangan dan berinvestasi di pasar modal.

Di tengah pesatnya transformasi digital, kemampuan memanfaatkan AI kini dianggap sama pentingnya dengan literasi finansial.

PT Indo Premier Sekuritas melalui platform investasi IPOT menilai penguasaan AI menjadi kompetensi baru yang harus dimiliki generasi muda Indonesia, khususnya Generasi Z yang saat ini menjadi salah satu penentu arah ekonomi nasional.

IPOT menyebut Indonesia tengah memasuki fase percepatan transformasi digital yang ditandai dengan semakin luasnya adopsi AI di berbagai sektor kehidupan. Teknologi tersebut kini tidak hanya digunakan untuk mendukung produktivitas, tetapi juga membantu masyarakat dalam mengambil keputusan finansial dan investasi.

Ilustrasi Teknologi Kecerdasan Buatan. (Pixabay/tungnguyen0905)
Ilustrasi Teknologi Kecerdasan Buatan. (Pixabay/tungnguyen0905)

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The mengatakan, AI telah berkembang menjadi infrastruktur baru yang mengubah berbagai aspek kehidupan, mulai dari bekerja, belajar hingga berinvestasi.

"Dengan total dana kelolaan nasabah (Asset Under Management) mencapai sekitar Rp312 triliun dan didukung oleh lebih dari satu juta nasabah, IPOT hadir menghubungkan aset terbesar bangsa, yaitu generasi muda dengan kompetensi masa depan melalui pemanfaatan AI yang bertanggung jawab," ujarnya di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, dunia saat ini sedang memasuki era baru yang ditentukan oleh kecerdasan buatan. Karena itu, AI tidak lagi bisa dipandang sebagai teknologi masa depan, melainkan teknologi yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Terlebih, Gen Z saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya.

Selain menghadapi tekanan ekonomi dan inflasi, mereka juga berhadapan dengan ancaman digital seperti penipuan siber, judi online, hingga fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang kerap memengaruhi pengambilan keputusan keuangan.

IPOT menilai kondisi tersebut membuat literasi finansial dan penguasaan AI menjadi kombinasi penting untuk membangun ketahanan ekonomi generasi muda.

Perusahaan bahkan merumuskan formula transformasi yang menggabungkan Generasi Muda Indonesia, Literasi Finansial, dan Artificial Intelligence sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional.

Moleonoto menegaskan, AI seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman yang dapat menghilangkan lapangan pekerjaan. Sebaliknya, teknologi tersebut harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, termasuk dalam pengelolaan keuangan dan investasi.

Transformasi ekonomi nasional tidak dimulai dari saham atau trading, melainkan dari cara berpikir (mindset). IPOT hadir untuk memastikan AI tidak dipandang sebagai ancaman hilangnya pekerjaan, melainkan sebagai sarana peningkatan kualitas keputusan hidup dan proteksi finansial.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, IPOT menghadirkan berbagai teknologi berbasis AI yang dapat dimanfaatkan investor ritel. Perusahaan juga meluncurkan gerakan edukasi bertajuk "Cerdas Finansial Bersama IPOT" yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai investasi dan pemanfaatan AI secara produktif.

Melalui program tersebut, IPOT ingin menegaskan bahwa AI bukan hanya milik para insinyur, programmer, atau perusahaan teknologi besar. AI dinilai telah menjadi kompetensi dasar yang perlu dimiliki generasi muda untuk mengelola, mengembangkan, dan melindungi masa depan finansial mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Sesi I Melonjak 2,34% ke Level 5.881, BBCA Jadi Bintang

IHSG Sesi I Melonjak 2,34% ke Level 5.881, BBCA Jadi Bintang

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:30 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:06 WIB

Pasar Makin Tak Pasti, Ini Cara Investor Mengubah Kepanikan Jadi Cuan

Pasar Makin Tak Pasti, Ini Cara Investor Mengubah Kepanikan Jadi Cuan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:46 WIB

Terkini

Siap-siap! Rokok Ilegal Bakal Merajalela Setelah Kebijakan Kemasan Polos

Siap-siap! Rokok Ilegal Bakal Merajalela Setelah Kebijakan Kemasan Polos

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:39 WIB

IHSG Sesi I Melonjak 2,34% ke Level 5.881, BBCA Jadi Bintang

IHSG Sesi I Melonjak 2,34% ke Level 5.881, BBCA Jadi Bintang

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:30 WIB

Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan

Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:12 WIB

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:45 WIB

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:07 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:06 WIB

Pertamax Melonjak, SPBU Swasta Ikut Kerek Naik Harga BBM Hingga Tembus Rp17.000 per Liter

Pertamax Melonjak, SPBU Swasta Ikut Kerek Naik Harga BBM Hingga Tembus Rp17.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:57 WIB

Pasar Makin Tak Pasti, Ini Cara Investor Mengubah Kepanikan Jadi Cuan

Pasar Makin Tak Pasti, Ini Cara Investor Mengubah Kepanikan Jadi Cuan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:46 WIB

Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian - Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan & Digital

Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian - Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan & Digital

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:39 WIB