Tak Cukup Melek Digital, Gen Z Harus Kuasai AI untuk Investasi Saham

Achmad Fauzi

Rabu, 10 Juni 2026 | 12:43 WIB
Tak Cukup Melek Digital, Gen Z Harus Kuasai AI untuk Investasi Saham
Ilustrasi perdagangan saham memanfaatkan AI. [ist].
baca 10 detik
  • PT Indo Premier Sekuritas menekankan pentingnya penguasaan AI bagi generasi muda untuk mengelola keuangan dan investasi secara optimal.
  • Pemanfaatan AI dinilai menjadi kompetensi dasar yang krusial guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan digital.
  • IPOT meluncurkan gerakan edukasi untuk meningkatkan pemahaman generasi muda dalam memanfaatkan teknologi AI secara produktif dan bertanggung jawab.

Suara.com - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai akan mengubah cara generasi muda dalam mengelola keuangan dan berinvestasi di pasar modal.

Di tengah pesatnya transformasi digital, kemampuan memanfaatkan AI kini dianggap sama pentingnya dengan literasi finansial.

PT Indo Premier Sekuritas melalui platform investasi IPOT menilai penguasaan AI menjadi kompetensi baru yang harus dimiliki generasi muda Indonesia, khususnya Generasi Z yang saat ini menjadi salah satu penentu arah ekonomi nasional.

IPOT menyebut Indonesia tengah memasuki fase percepatan transformasi digital yang ditandai dengan semakin luasnya adopsi AI di berbagai sektor kehidupan. Teknologi tersebut kini tidak hanya digunakan untuk mendukung produktivitas, tetapi juga membantu masyarakat dalam mengambil keputusan finansial dan investasi.

Ilustrasi Teknologi Kecerdasan Buatan. (Pixabay/tungnguyen0905)
Ilustrasi Teknologi Kecerdasan Buatan. (Pixabay/tungnguyen0905)

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The mengatakan, AI telah berkembang menjadi infrastruktur baru yang mengubah berbagai aspek kehidupan, mulai dari bekerja, belajar hingga berinvestasi.

"Dengan total dana kelolaan nasabah (Asset Under Management) mencapai sekitar Rp312 triliun dan didukung oleh lebih dari satu juta nasabah, IPOT hadir menghubungkan aset terbesar bangsa, yaitu generasi muda dengan kompetensi masa depan melalui pemanfaatan AI yang bertanggung jawab," ujarnya di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, dunia saat ini sedang memasuki era baru yang ditentukan oleh kecerdasan buatan. Karena itu, AI tidak lagi bisa dipandang sebagai teknologi masa depan, melainkan teknologi yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Terlebih, Gen Z saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya.

Selain menghadapi tekanan ekonomi dan inflasi, mereka juga berhadapan dengan ancaman digital seperti penipuan siber, judi online, hingga fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang kerap memengaruhi pengambilan keputusan keuangan.

baca juga

IPOT menilai kondisi tersebut membuat literasi finansial dan penguasaan AI menjadi kombinasi penting untuk membangun ketahanan ekonomi generasi muda.

Perusahaan bahkan merumuskan formula transformasi yang menggabungkan Generasi Muda Indonesia, Literasi Finansial, dan Artificial Intelligence sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional.

Moleonoto menegaskan, AI seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman yang dapat menghilangkan lapangan pekerjaan. Sebaliknya, teknologi tersebut harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, termasuk dalam pengelolaan keuangan dan investasi.

Transformasi ekonomi nasional tidak dimulai dari saham atau trading, melainkan dari cara berpikir (mindset). IPOT hadir untuk memastikan AI tidak dipandang sebagai ancaman hilangnya pekerjaan, melainkan sebagai sarana peningkatan kualitas keputusan hidup dan proteksi finansial.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, IPOT menghadirkan berbagai teknologi berbasis AI yang dapat dimanfaatkan investor ritel. Perusahaan juga meluncurkan gerakan edukasi bertajuk "Cerdas Finansial Bersama IPOT" yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai investasi dan pemanfaatan AI secara produktif.

Melalui program tersebut, IPOT ingin menegaskan bahwa AI bukan hanya milik para insinyur, programmer, atau perusahaan teknologi besar. AI dinilai telah menjadi kompetensi dasar yang perlu dimiliki generasi muda untuk mengelola, mengembangkan, dan melindungi masa depan finansial mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Sesi I Melonjak 2,34% ke Level 5.881, BBCA Jadi Bintang

IHSG Sesi I Melonjak 2,34% ke Level 5.881, BBCA Jadi Bintang

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:30 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:06 WIB

Pasar Makin Tak Pasti, Ini Cara Investor Mengubah Kepanikan Jadi Cuan

Pasar Makin Tak Pasti, Ini Cara Investor Mengubah Kepanikan Jadi Cuan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:46 WIB

Terkini

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×