Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB
Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite
Ilustrasi Kurir paket. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Rahmat, seorang kurir paket di Jakarta, mempertimbangkan beralih ke Pertalite akibat kenaikan harga BBM Pertamax pada Juni 2026.
  • Kenaikan harga BBM meningkatkan beban operasional harian yang harus ditanggung sendiri oleh para kurir sepeda motor.
  • Dampak kenaikan harga BBM menyebabkan penurunan pendapatan bersih yang dapat dibawa pulang pekerja untuk kebutuhan rumah tangga.

Suara.com - Kenaikan harga Pertamax mulai membuat sejumlah pekerja lapangan menghitung ulang pengeluaran hariannya.  Salah satunya dirasakan Rahmat (33), kurir paket yang setiap hari mengandalkan sepeda motor untuk mengantarkan barang ke pelanggan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Rahmat mengaku selama ini menggunakan BBM Pertamax untuk menunjang mobilitasnya saat bekerja. Namun setelah harga BBM tersebut kembali naik, ia mulai mempertimbangkan beralih ke Pertalite demi menekan biaya operasional.

"Saya biasanya pakai Pertamax karena motor lebih enak dipakai keliling seharian. Tarikannya juga lebih ringan. Tapi kalau harganya naik begini, saya mulai mikir pindah ke Pertalite," kata Rahmat kepada Suara.com, Rabu (10/6/2026).

Antrean pengisian BBM di SPBU menjelang harga naik, Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Fakhri]
Masyarakat mulai beralih ke Pertalite setelah harga Pertamax naik. [Suara.com/Fakhri]

Sebagai kurir yang menggunakan kendaraan pribadi, biaya bahan bakar menjadi tanggungannya sendiri. Karena itu, setiap kenaikan harga BBM akan langsung memengaruhi jumlah uang yang bisa dibawa pulang setelah bekerja.

Dalam sehari, Rahmat bisa menempuh jarak puluhan hingga lebih dari 100 kilometer tergantung jumlah paket yang harus diantarkan. Frekuensi pengisian bahan bakar pun cukup tinggi sehingga perubahan harga BBM langsung terasa.

"Kalau cuma naik sedikit mungkin masih bisa ditahan. Tapi kalau selisihnya sudah besar, pasti kepikiran juga. Apalagi saya isi bensin rutin," ujarnya.

Menurut Rahmat, beralih ke jenis BBM yang lebih murah bukan pilihan ideal. Namun langkah tersebut menjadi salah satu cara untuk menjaga pengeluaran tetap terkendali di tengah biaya hidup yang terus meningkat.

"Sebenarnya saya maunya tetap pakai Pertamax. Cuma sekarang jadi mikir-mikir. Kalau pakai Pertalite bisa lebih hemat, ya mungkin itu yang nanti saya pilih walaupun ngantrenya panjang," tuturnya.

Ia mengatakan pendapatan yang diterima kurir tidak otomatis naik ketika harga BBM mengalami kenaikan. Akibatnya, beban tambahan dari biaya bahan bakar harus ditanggung sendiri oleh pekerja.

baca juga

"Penghasilan tetap segitu-segitu saja. Jadi kalau bensin naik, ya otomatis uang yang tersisa buat kebutuhan rumah jadi berkurang," katanya.

Rahmat mengaku bukan satu-satunya kurir yang mulai mempertimbangkan penghematan biaya operasional.

Di kalangan rekan sesama kurir, topik kenaikan harga BBM juga menjadi bahan pembicaraan karena berpengaruh langsung terhadap pengeluaran harian.

"Banyak teman-teman yang mulai ngitung lagi biaya bensinnya. Karena yang paling sering keluar uang ya untuk bensin sama perawatan motor," ucapnya.

Meski demikian, Rahmat tetap berharap pekerjaannya bisa terus berjalan lancar. Ia hanya berharap kenaikan harga BBM tidak terus berlanjut agar beban yang ditanggung pekerja lapangan tidak semakin berat.

"Kalau bisa jangan naik lagi. Soalnya kami kerja di jalan setiap hari, jadi perubahan harga bensin itu paling cepat terasa buat kami," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:34 WIB

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:19 WIB

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:58 WIB

Terkini

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×