Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:06 WIB
Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter
Penjual bensin eceran atau Pertamini. (Suara.com/Muslimin)
  • PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM Pertamax menjadi Rp16.250 dan Pertamax Green 95 menjadi Rp17.000 per liter.
  • Kenaikan harga tersebut memaksa pedagang eceran di Jakarta Selatan menyesuaikan harga jual hingga mencapai Rp18.000 per liter.
  • Pedagang eceran mengurangi stok dan modal operasional karena khawatir kenaikan harga akan menurunkan daya beli masyarakat setempat.

Suara.com - Keputusan PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM Pertamax tidak hanya memukul daya beli masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap para pedagang eceran atau yang dikenal sebagai Pertamini.

Kini para pengecer juga mulai memperlakukan harga baru untuk Pertamax (RON 92).

Diketahui Pertamina naikkan Pertamax (92) menjadi menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300, dan Pertamax Green 95  dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sebelum penyesuaian harga berlaku, para pedagang eceran biasanya menjajakan Pertamax di kisaran Rp14.500 hingga Rp15.000 per liter.

Alex (29), salah satu pengecer BBM di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan sudah mulai memberlakukan harga baru. Saat ini, ia menjual Pertamax seharga Rp18.000 per liter.

"Ini saya kan stok baru, jadi ngikutin harga yang sekarang," kata Alex saat ditemui Suara.com di lapaknya pada Rabu (10/9/2026). 

Pedagang BBM Eceran mulai jual harga Pertamax Rp 18.000 per liter. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
Pedagang BBM Eceran mulai jual harga Pertamax Rp 18.000 per liter. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].

Dia mengaku sebelum terjadi kenaikan harga, ia menjual Pertamax seharga Rp14.500 per liter. Dengan harga baru yang melonjak saat ini, Alex mengaku khawatir apakah harga Rp 18.000 per liter masih tetap terjangkau. 

"Nah hari ini saya mau ngetes dulu, apakah laku atau enggak. Saya juga nyetoknya enggak sebanyak sebelumnya. Takutnya enggak laku, apalagi ini bensin bisa menguap," katanya. 

Keputusan Alex untuk tidak memasok BBM sebanyak biasanya juga didasari oleh pertimbangan modal. Pasalnya, seiring dengan melonjaknya harga beli, ia otomatis harus merogoh kocek lebih dalam untuk menambah modal operasionalnya.

Sementara itu, Haekal, pengecer BBM lainnya, mengaku masih mempertahankan harga jual Pertamax di angka Rp 15.000 per liter. Hal ini lantaran pasokan Pertamax miliknya  merupakan stok lama yang dibeli sebelum terjadi kenaikan harga.

"Masih jual Rp 15.000, karena stok lama," katanya. 

Haekal masih belum dapat memastikan berapa harga Pertamax yang akan dijualnya, jika stoknya telah habis. Dia mengaku masih menghitung harga yang tepat, dengan mempertimbangkan harga beli, dan jasa antar dan lain-lain. 

"Nah saya belum tahu nih, nanti mau jual berapa? Saya lihat yang (pengecer) lain dulu, jualnya berapa," kata Haekal. 

Adapun Muryati, pengecer lainnya, mengaku bahwa stok Pertamax miliknya telah habis. Dia menyebut masih memberlakukan harga lama. 

"Masih jual Rp 15.000 tadi. Makanya langsung habis," katanya. 

Namun selanjutnya Muryati mengaku akan menjual Rp 18.000 per liter. 

"Kemungkinan Rp 18.000 ribu. Karena masih ada untungnya, meski seribu dua ribu," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:34 WIB

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:19 WIB

Terkini

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI

Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB

Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI

Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:40 WIB

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:34 WIB

Usai Isu Reshuffle Menkeu, Purbaya Kini Janji Lakukan Penghematan Belanja Besar-besaran

Usai Isu Reshuffle Menkeu, Purbaya Kini Janji Lakukan Penghematan Belanja Besar-besaran

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:24 WIB

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:19 WIB

BI Rate Naik, Bank Mandiri Segera Sesuaikan Bunga Kredit dan Tabungan

BI Rate Naik, Bank Mandiri Segera Sesuaikan Bunga Kredit dan Tabungan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:10 WIB

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:58 WIB

Indonesia Dua Tahun Bebas dari Daftar Kasus ILC, Menaker Soroti Kuatnya Dialog Sosial

Indonesia Dua Tahun Bebas dari Daftar Kasus ILC, Menaker Soroti Kuatnya Dialog Sosial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:52 WIB