Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:06 WIB
Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter
Penjual bensin eceran atau Pertamini. (Suara.com/Muslimin)
baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM Pertamax menjadi Rp16.250 dan Pertamax Green 95 menjadi Rp17.000 per liter.
  • Kenaikan harga tersebut memaksa pedagang eceran di Jakarta Selatan menyesuaikan harga jual hingga mencapai Rp18.000 per liter.
  • Pedagang eceran mengurangi stok dan modal operasional karena khawatir kenaikan harga akan menurunkan daya beli masyarakat setempat.

Suara.com - Keputusan PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM Pertamax tidak hanya memukul daya beli masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap para pedagang eceran atau yang dikenal sebagai Pertamini.

Kini para pengecer juga mulai memperlakukan harga baru untuk Pertamax (RON 92).

Diketahui Pertamina naikkan Pertamax (92) menjadi menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300, dan Pertamax Green 95  dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sebelum penyesuaian harga berlaku, para pedagang eceran biasanya menjajakan Pertamax di kisaran Rp14.500 hingga Rp15.000 per liter.

Alex (29), salah satu pengecer BBM di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan sudah mulai memberlakukan harga baru. Saat ini, ia menjual Pertamax seharga Rp18.000 per liter.

"Ini saya kan stok baru, jadi ngikutin harga yang sekarang," kata Alex saat ditemui Suara.com di lapaknya pada Rabu (10/9/2026). 

Pedagang BBM Eceran mulai jual harga Pertamax Rp 18.000 per liter. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
Pedagang BBM Eceran mulai jual harga Pertamax Rp 18.000 per liter. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].

Dia mengaku sebelum terjadi kenaikan harga, ia menjual Pertamax seharga Rp14.500 per liter. Dengan harga baru yang melonjak saat ini, Alex mengaku khawatir apakah harga Rp 18.000 per liter masih tetap terjangkau. 

"Nah hari ini saya mau ngetes dulu, apakah laku atau enggak. Saya juga nyetoknya enggak sebanyak sebelumnya. Takutnya enggak laku, apalagi ini bensin bisa menguap," katanya. 

Keputusan Alex untuk tidak memasok BBM sebanyak biasanya juga didasari oleh pertimbangan modal. Pasalnya, seiring dengan melonjaknya harga beli, ia otomatis harus merogoh kocek lebih dalam untuk menambah modal operasionalnya.

Sementara itu, Haekal, pengecer BBM lainnya, mengaku masih mempertahankan harga jual Pertamax di angka Rp 15.000 per liter. Hal ini lantaran pasokan Pertamax miliknya  merupakan stok lama yang dibeli sebelum terjadi kenaikan harga.

"Masih jual Rp 15.000, karena stok lama," katanya. 

baca juga

Haekal masih belum dapat memastikan berapa harga Pertamax yang akan dijualnya, jika stoknya telah habis. Dia mengaku masih menghitung harga yang tepat, dengan mempertimbangkan harga beli, dan jasa antar dan lain-lain. 

"Nah saya belum tahu nih, nanti mau jual berapa? Saya lihat yang (pengecer) lain dulu, jualnya berapa," kata Haekal. 

Adapun Muryati, pengecer lainnya, mengaku bahwa stok Pertamax miliknya telah habis. Dia menyebut masih memberlakukan harga lama. 

"Masih jual Rp 15.000 tadi. Makanya langsung habis," katanya. 

Namun selanjutnya Muryati mengaku akan menjual Rp 18.000 per liter. 

"Kemungkinan Rp 18.000 ribu. Karena masih ada untungnya, meski seribu dua ribu," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:34 WIB

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:19 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×